JPU Minta Hakim Tolak Eksepsi Jaksa Pinangki Malasari
INDEX

BISNIS-27 503.122 (2.53)   |   COMPOSITE 5724.74 (34.65)   |   DBX 1066.46 (7.43)   |   I-GRADE 166.255 (1.2)   |   IDX30 491.004 (3.33)   |   IDX80 129.735 (1)   |   IDXBUMN20 364.991 (2.72)   |   IDXG30 133.352 (1.17)   |   IDXHIDIV20 441.973 (3.03)   |   IDXQ30 143.512 (0.58)   |   IDXSMC-COM 247.38 (1.99)   |   IDXSMC-LIQ 301.054 (3.63)   |   IDXV30 127.096 (0.98)   |   INFOBANK15 976.214 (3.63)   |   Investor33 422.656 (2.46)   |   ISSI 167.54 (1.16)   |   JII 607.336 (4.26)   |   JII70 209.626 (1.47)   |   KOMPAS100 1162.4 (7.58)   |   LQ45 904.834 (6.16)   |   MBX 1587.29 (9.39)   |   MNC36 315.598 (1.88)   |   PEFINDO25 317.232 (-0.01)   |   SMInfra18 287.626 (2.61)   |   SRI-KEHATI 361.444 (2.06)   |  

JPU Minta Hakim Tolak Eksepsi Jaksa Pinangki Malasari

Rabu, 21 Oktober 2020 | 14:39 WIB
Oleh : Fana Suparman / JAS

Jakarta, Beritasatu.com - Jaksa Penuntut Umum (JPU) meminta Majelis Hakim Pengadilan Tipikor Jakarta untuk menolak eksepsi atau nota keberatan mantan Kepala Sub Bagian Pemantauan dan Evaluasi II pada Biro Perencanaan Jaksa Agung Muda Pembinaan Kejaksaan Agung, Pinangki Sirna Malasari. Jaksa meyakini surat dakwaan terhadap Pinangki telah memenuhi syarat formal dan materiel.

"Memohon kepada Majelis Hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat untuk memutuskan, menolak keseluruhan keberatan atau eksepsi yang diajukan tim penasihat hukum terdakwa Pinangki Sirna Malasari. Menyatakan bahwa surat dakwaan yang telah kami bacakan telah memenuhi syarat sebagaimana yang ditentukan Pasal 143 ayat (2) huruf a dan b KUHAP," kata Jaksa Penuntut Umum saat membacakan tanggapan atas eksepsi Pinangki di Pengadilan Tipikor Jakarta, Rabu (21/10/2020).

Jaksa membeberkan, surat dakwaan telah mengurai secara lengkap rangkaian perbuatan Pinangki terkait dugaan penerimaan suap, pemufakatan jahat dan tindak pidana pencucian uang, termasuk mengenai keterangan waktu dan lokasi terjadinya pidana.

Mengenai dakwaan penerimaan suap misalnya, surat dakwaan telah menguraikan perbuatan Pinangki menerima uang sebesar USD 500.000 dari terpidana perkara pengalihan hak tagih atau cessie Bank Bali Djoko Soegiarto Tjandra (Djoko Tjandra) melalui pengusaha Andi Irfan Jaya.

Uang itu merupakan uang muka fee dari yang dijanjikan Djoko Tjandra sebesar USD 1 juta terkait pengurusan fatwa ke Mahkamah Agung (MA) melalui Kejaksaan Agung (Kejagung) agar pidana penjara yang dijatuhkan pada Djoko Tjandra berdasarkan putusan PK (Peninjauan Kembali) Nomor 12 Tanggal 11 Juni 2009 tidak bisa dieksekusi, sehingga Joko Tjandra bisa kembali ke Indonesia tanpa harus menjalani hukuman pidana.

Selain itu, Jaksa mengklaim, surat dakawaan juga telah menguraikan perbuatan Pinangki bermufakat jahat dengan Andi Irfan Jaya dan Djoko Tjandra untuk memberi hadiah atau janji sebesar USD 10 juta kepada pejabat di Kejaksaan Agung dan Mahkamah Agung.

Terkait pencucian uang, Jaksa mengklaim surat dakwaan juga telah membeberkan perbuatan Pinangki menggunakan untuk menyembunyikan atau menyamarkan uang USD 500.000 yang diterimanya dari Djoko Tjandra.

Untuk itu, Jaksa menilai pernyataan penasihat hukum Pinangki yang dalam eksepsinya menyebut surat dakwaan tidak cermat, jelas dan lengkap dalam menguraikan perbuatan Pinangki tidak berdasar. Apalagi, setelah dakwaan dibacakan, Pinangki dan kuasa hukumnya mengaku telah mengerti dakwaan yang disampaikan Jaksa. Bahkan, dalam eksepsinya Pinangki dan kuasa hukum tidak menyangkal pertemuan-pertemuan yang dilakukan Pinangki.

Atas dasar itu, Jaksa meminta Majelis Hakim melanjutkan persidangan dengan agenda pemeriksaan pokok perkara. Jaksa berjanji akan membuktikan perbuatan yang didakwakan kepada Pinangki dalam proses persidangan berikutnya. "Melanjutkan pemeriksaan terhadap perkara atas nama terdakwa Pinangki Sirna Malasari," kata Jaksa.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Pakar: Revisi UU Kejaksaan, Momentum Ciptakan Penegakan Hukum Berkeadilan

Secara substansi revisi UU Kejaksaan harus dapat memerkuat lembaga Kejaksaan Agung.

NASIONAL | 21 Oktober 2020

Eddy Soeparno: Potensi Energi Baru dan Terbarukan Baru Dimanfaatkan 2,5%

Potensi Energi Baru dan Terbarukan (EBT) sangat besar mencapai 418 GW tapi yang saat ini termanfaatkan hanya 2,5 %.

NASIONAL | 21 Oktober 2020

Pembahasan UU Cipta Kerja Sangat Transparan dan Sesuai Ketentuan UU

Pemerintah melalui Kementerian Hukum dan HAM kembali menegaskan bahwa proses panjang pembahasan UU Cipta Kerja yang sudah dimulai sejak Januari 2020 sudah sangat transparan

NASIONAL | 21 Oktober 2020

DWP Kemhub: SDM di Danau Toba Perlu Dikembangkan

Penasihat DWP Kemhub Endang Budi Karya menekankan Danau Toba sebagai destinasi super prioritas juga perlu mengembangkan SDMnya.

NASIONAL | 21 Oktober 2020

Ratusan Influencer Dunia, Termasuk Indonesia, Dukung Kampanye No Small Plan

Dalam dua pekan, kampanye ini berhasil mendapat dukungan dari hampir 400 influencer global secara daring, termasuk Indonesia.

NASIONAL | 21 Oktober 2020

Presiden Terima Surat Kepercayaan Dubes 7 Negara

Saat foto bersama, terlihat Jokowi maupun tujuh dubes itu tidak melepaskan masker dan tetap menjaga jarak.

NASIONAL | 21 Oktober 2020

Menpora: Sinergi Pelayanan Kepemudaan Mampu Cetak Wirausahawan

Menpora mendorong sinergi lintas sektor untuk menumbuhkan jiwa kewirausahaan sehingga mampu membentuk lapangan kerja baru.

NASIONAL | 21 Oktober 2020

Wali Kota Malang Waspadai Lonjakan Covid-19 Saat Libur Panjang

Sampai dengan Selasa, jumlah total kasus positif Kota Malang tercatat 1.946 orang.

NASIONAL | 21 Oktober 2020

BNPT Ajak Ulama Ikut Tangkal Radikalisme

Pesantren dinilainya sebagai tolok ukur kondisi keumatan, karena kiai yang dianggap sebagai ulama menjadi pusat rujukan umat dalam mencari teladan.

NASIONAL | 21 Oktober 2020

Digelar, Kompetisi Media Sosial Berbasis Software Simulasi

Aplikasi tersebut nantinya tidak hanya menghadirkan sekadar simulator.

NASIONAL | 20 Oktober 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS