Gubernur Sumut Kembali Tegaskan Bakal Bubarkan Kerumunan Massa
INDEX

BISNIS-27 511.575 (-1.4)   |   COMPOSITE 5759.92 (23.42)   |   DBX 1054.23 (9.81)   |   I-GRADE 169.662 (-0.8)   |   IDX30 501.412 (-1.48)   |   IDX80 131.739 (0.17)   |   IDXBUMN20 371.622 (2.16)   |   IDXG30 135.832 (0.63)   |   IDXHIDIV20 450.213 (0.05)   |   IDXQ30 146.619 (-0.52)   |   IDXSMC-COM 244.641 (3.77)   |   IDXSMC-LIQ 299.216 (4.65)   |   IDXV30 126.958 (1.03)   |   INFOBANK15 989.895 (-6.43)   |   Investor33 430.473 (-1.37)   |   ISSI 168.725 (1.07)   |   JII 619.114 (0.96)   |   JII70 212.184 (1.01)   |   KOMPAS100 1175.82 (1.47)   |   LQ45 920.779 (-0.67)   |   MBX 1601.16 (5.3)   |   MNC36 321.923 (-0.8)   |   PEFINDO25 313.689 (3.18)   |   SMInfra18 292.004 (3.49)   |   SRI-KEHATI 368.014 (-1.81)   |  

Gubernur Sumut Kembali Tegaskan Bakal Bubarkan Kerumunan Massa

Minggu, 22 November 2020 | 18:25 WIB
Oleh : Arnold H Sianturi / JAS

Medan, Beritasatu.com - Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Edy Rahmayadi kembali menegaskan akan membubarkan aksi kerumunan massa di tengah pandemi Covid-19. Pasalnya, kerumunan massa bakal mengganggu penanganan Covid-19 di daerah itu.

"Saya selaku Ketua Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Sumut tidak akan pernah membiarkan terjadinya kerumunan massa di daerah ini. Jangan sampai terjadi kerumunan massa," ujar Edy Rahmayadi, Minggu (22/11/2020).

Mantan Pangkostrad ini mengatakan, Pemerintah Provinsi (Pemprov Sumut) bersama dengan TNI dan Polri sedang bekerja keras untuk terus menekan angka penyebaran virus corona di tengah masyarakat. Penekanan dilakukan dengan operasi yustisi.

"Jadi jangan pernah melakukan kerumunan di tengah pandemi ini. Saya tidak akan mengizinkan adanya keraiamaian. Saya minta kepada pemerintah kabupaten/kota di Sumut, juga harus bersikap tegas, melarang adanya kerumunan di tengah pandemi," katanya.

Menurutnya, larangan adanya kerumunan iti ada dalam aturan yang sudah ditetapkan dalam peraturan gubernur. Selain itu, ada Undang - undang tentang karantina dan kesehatan yang dapat diterapkan jika terjadinya kerumunan massa.

"Kita minta kepada semua pihak termasuk masyarakat supaya bisa memahami kondisi pandemi ini. Aturan itu dibuat bukan karena berdasarkan suka - suka melainkan untuk menyelamatkan masyarakat. Ini demi kepentingan bersama," sebutnya.

Disebutkan, angka penyebaran Covid-19 di Sumut mulai menurun dari sebelumnya di peringkat ketujuh di Indonesia, kini menurun di peringkat kedelapan. Sampai saat ini, penyebaran virus corona masih cukup terkendali. Dari posisi 260 terkonfirmasi Covid-19 kini menurun sekitar 70 orang per harinya.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

UMK Seluruh Kabupaten/Kota di Banten Naik 1,5%

Gubernur Banten Wahidin Halim telah resmi menerbitkan Surat Keputusan (SK) penetapan UMK 2021.

NASIONAL | 22 November 2020

Pengungsi Merapi Akan Jalani Rapid Test

Rapid test antigen akan dilakukan kepada seluruh pengungsi, relawan dan petugas yang berada di lokasi pengungsi Merapi.

NASIONAL | 22 November 2020

Sungai Cimanggu Meluap, Sejumlah Rumah di Lebak Rusak

Curah hujan akan meningkat pada November-Desember 2020.

NASIONAL | 22 November 2020

3M dan 3T, Cara Memutuskan Penularan Covid-19

Penerapan praktik 3T (Tracing, Testing, Treatment) sama pentingnya dengan penerapan perilaku 3M (menggunakan masker, mencuci tangan, menjaga jarak). Kedua hal tersebut adalah upaya untuk memutus mata rantai penularan Covid-19

NASIONAL | 22 November 2020

IPW: Di Luar Operasi Perang TNI Bisa Bergerak Mengendalikan Situasi Demi Keutuhuhan NKRI

Ketika Satpol PP dan Polri tidak berani bertindak mencabut baliho Rizieq, sangat wajar TNI bergerak melakukannya.

NASIONAL | 22 November 2020

Tekan Penyebaran Covid-19, Habib di Solo Lakukan Ini

Pengurus masjid memiliki risiko tinggi terpapar Covid-19 karena didatangi jemaah dari berbagai kota.

NASIONAL | 22 November 2020

Bupati Puncak Minta Penembak Pelajar Segera Ditemukan Agar Tak Ada Kebingungan

Bupati Puncak Williem Wandik meminta aparat segera menemukan pelaku penembakan dua pelajar yang terjadi Sabtu (20/11/2020), agar tidak ada kebingungan.

NASIONAL | 22 November 2020

Pemerintah Pusat Bisa Proses Pemberhentian Kepala Daerah

Pemerintah pusat dapat memroses pemberhentian kepala daerah, di mana aturan tersebut terdapat dalam UU Nomor 23 Tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah.

NASIONAL | 22 November 2020

Debat Pilwalkot Medan: Akhyar Singgung Nama Jokowi, Bobby Nasution Langsung Ngegas

Debat publik kedua Pilwalkot Medan antara Akhyar Nasution-Salman Alfarisi dan Bobby Nasution-Aulia Rachman berlangsung alot.

NASIONAL | 22 November 2020

Polisi Seiidiki Penembakan Dua Pelajar di Puncak Jaya

Polda Papua menyelidiki pelaku penembakan terhadap dua korban pelajar SMK dan SMA di kota Ilaga Kabupaten Puncak.

NASIONAL | 22 November 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS