Waketum Gerindra Sebut Sistem Demokrasi Indonesia Kesasar
INDEX

BISNIS-27 503.122 (7.61)   |   COMPOSITE 5724.74 (89.25)   |   DBX 1066.46 (9.81)   |   I-GRADE 166.255 (3.05)   |   IDX30 491.004 (8.8)   |   IDX80 129.735 (2.65)   |   IDXBUMN20 364.991 (9.26)   |   IDXG30 133.352 (2.1)   |   IDXHIDIV20 441.973 (8.53)   |   IDXQ30 143.512 (2.54)   |   IDXSMC-COM 247.38 (3.5)   |   IDXSMC-LIQ 301.054 (8.02)   |   IDXV30 127.096 (4)   |   INFOBANK15 976.214 (12.27)   |   Investor33 422.656 (6.59)   |   ISSI 167.54 (3)   |   JII 607.336 (12.69)   |   JII70 209.626 (4.39)   |   KOMPAS100 1162.4 (23.4)   |   LQ45 904.834 (17.52)   |   MBX 1587.29 (26.24)   |   MNC36 315.598 (5.98)   |   PEFINDO25 317.232 (4.1)   |   SMInfra18 287.626 (7.78)   |   SRI-KEHATI 361.444 (5.7)   |  

Waketum Gerindra Sebut Sistem Demokrasi Indonesia Kesasar

Jumat, 19 Juli 2019 | 15:49 WIB
Oleh : Hotman Siregar / JAS

Jakarta, Beritasatu.com - Wakil Ketua Umum DPP Partai Gerindra Arief Puyuono menyebut sistem demokrasi Indonesia sudah kesasar. Menurutnya, para politisi sering mengucapkan kalau sistem demokrasi Indonesia mengenal oposisi padahal itu keliru.

"Padahal sudah jelas-jelas di konstitusi kita bukan sistem parlementer. Supaya pada melek semua ya, yang namanya anggota DPR dari mulai pusat hingga kabupaten/kota ya harus selalu berseberangan dengan pemerintah untuk menjadi pengawas jalan pemerintahan dan mitra kerja pemerintah," kata Arief di Jakarta, Jumat (19/7/2019).

Menurut Arief, yang namanya Dewan Perwakilan Rakyat harus mewakili suara rakyat bukan suara pemerintah. Menurutnya, pemerintah memiliki tugas mengurus negara dan rakyat yang harus diawasi oleh DPR.

"Kalau di legislatif itu dikenal adanya oposisi, ya DPR diganti saja jadi Dewan Perwakilan Rakyat yang saat ini 40 persen kursinya dan Dewan Perwakilan Pemerintah yang 60 persen kursinya," ucapnya.

Ia mencontohkan pemerintah dalam hal penggunaan APBN melewati batasan defisit anggaran yang ditentukan tidak akan bisa dimakjulkan oleh DPR karena di badan legislatif karena suara "Dewan Perwakilan Pemerintah" lebih banyak .

"Jadi tambah kesasar tuh sistem demokrasi kita," tandasnya.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Penggunaan Politik Identitas di Indonesia Dinilai Kebablasan

Penggunaan politik identitas berlabelkan agama menyebabkan persoalan toleransi dan kemajemukan.

POLITIK | 19 Juli 2019

Rapat Dewan Pembina Gerindra Bahas Evaluasi Internal Partai

Rapat juga menyetujui rekomendasi untuk dilakukannya konsolidasi partai secara menyeluruh, baik di tingkat legislatif, kader dan struktur partai.

POLITIK | 19 Juli 2019

Wujud Rekonsiliasi, Gerindra Inginkan Kursi Ketua MPR

"Komposisi terbaik adalah Ketua MPR dari Gerindra, dan Ketua DPR dari PDIP," kata Sodik.

POLITIK | 19 Juli 2019

Prabowo Akan Jelaskan Langkah Rekonsiliasi

Prabowo akan menjelaskan langkah rekonsiliasi yang sudah dilakukan pasca-Pemilu Presiden (Pilpres) 2019.

POLITIK | 19 Juli 2019

PSI Berkomitmen Dukung Jokowi "Sampai Titik Darah Penghabisan"

Grace Natalie memperkenalkan anak-anak muda yang selama ini membantu kampanye Jokowi-Ma'ruf.

POLITIK | 19 Juli 2019

Prabowo Akan Pimpin Rapat Dewan Pembina Gerindra

"Rapat besok adalah bagian dari rapat rutin biasa yang diselenggarakan oleh dewan pembina,” kata Ahmad Muzani, Kamis (18/7/2019).

POLITIK | 19 Juli 2019

Temui Jokowi, Grace Natalie Bantah Bahas Calon Menteri

Ketua Umum PSI Grace Natalie membantah pertemuan membahas kandidat calon menteri.

POLITIK | 19 Juli 2019

Parpol Diminta Umumkan Nama Calon Menteri ke Publik

Publik perlu dilibatkan dalam proses pengisian kabinet Jokowi-Ma'ruf dengan mengetahui nama calon-calon menteri di dalamnya.

POLITIK | 18 Juli 2019

DPD RI Akan Kawal Aspirasi Daerah Sampai Masa Bakti Berakhir

DPD akan terus produktif dalam menghasilkan output lembaga di sisa pengabdian.

POLITIK | 18 Juli 2019

PSI: Preseden Buruk, PAN Pertahankan Taufik Kurniawan di DPR

Rekan-rekan di PAN sama sekali tidak sensitif pada isu korupsi.

POLITIK | 18 Juli 2019


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS