Anggota Komisi I DPR: Prabowo Harus Hati-hati Beli Jet Tempur Bekas
INDEX

BISNIS-27 503.107 (8.47)   |   COMPOSITE 5679.25 (80.67)   |   DBX 1039.52 (14.71)   |   I-GRADE 166.189 (3.47)   |   IDX30 492.322 (9.09)   |   IDX80 129.082 (2.66)   |   IDXBUMN20 363.759 (7.86)   |   IDXG30 133.243 (2.59)   |   IDXHIDIV20 440.08 (10.13)   |   IDXQ30 143.762 (2.86)   |   IDXSMC-COM 242.127 (2.51)   |   IDXSMC-LIQ 293.644 (5.57)   |   IDXV30 123.61 (3.35)   |   INFOBANK15 979.67 (10.23)   |   Investor33 423.592 (6.88)   |   ISSI 165.745 (2.98)   |   JII 604.859 (14.26)   |   JII70 207.745 (4.44)   |   KOMPAS100 1155.02 (20.8)   |   LQ45 903.46 (17.32)   |   MBX 1578.72 (22.44)   |   MNC36 316.411 (5.51)   |   PEFINDO25 310.113 (3.58)   |   SMInfra18 286.549 (5.46)   |   SRI-KEHATI 362.507 (5.51)   |  

Anggota Komisi I DPR: Prabowo Harus Hati-hati Beli Jet Tempur Bekas

Jumat, 24 Juli 2020 | 22:33 WIB
Oleh : Robertus Wardi / JAS

Jakarta, Beritasatu.com - Anggota Komisi I DPR Willy Aditya meminta Menteri Pertahanan Prabowo Subianto agar rencana membeli pesawat tempur bekas Eurofighter jenis Thypoon harus prudent atau hati-hati. Pasalnya, rencana penambahan alat utama sistem persenjataan (alutsista) harus menyesuaikan sistem pertahanan komprehensif yang menjadi kebijakan umum pertahanan negara.

“Pembelian alutsista tanpa dasar kebijakan pertahanan justru akan terlihat sebagai belanja serampangan,” kata Willy di Jakarta, Jumat (24/7/2020).

Sebagaimana diketahui, Prabowo sedang melakukan negosiasi resmi langsung dengan pihak Austria mendapat sejumlah catatan dari wakil rakyat di DPR. Rencana pembelian jet tempur Typhoon ini hampir sejenis dengan Sukhoi-35.

Willy menjelaskan membeli pesawat, tank, senjata serbu, dan sebagainya harus ada dasarnya. Apalagi yang dibeli pesawat tempur udara jenis superfighter.

“Salah-salah kita bisa dilihat sedang mengubah strategi defensif aktif menjadi ovensif. Ini bisa jadi soal pertahanan dan politik luar negeri yang terlihat oleh negara lain,” jelas politisi dari Partai Nasdem ini.

Dia mengkritik adanya kesan tergesa-gesanya pembelanjaan APBN Kementerian Pertahanan. Menurutnya belanja alutsista apapun sah saja jika didahului dengan kajian komprehensif sistem pertahanan yang akan dibangun. DPR pun menurutnya tentu akan mendukung jika belanja alutsista memang merupakan hal yang mendasar dalam rangka pertahanan negara.

“Belanja alutsista semacam pesawat tempur ini bukan seperti belanja rutin lainnya. Ini adalah belanja strategis karenanya harus sangat hati-hati, disesuaikan dengan doktrin pertahanan dan politik luar negeri Indonesia. Tidak bisa cuma dengan alasan peremajaan atau alasan pembinaan trimatra,” ujarnya.

Willy melihat pembelian jenis pesawat tempur yang serupa namun dengan model yang berbeda akan menjadi tidak efisien dan akan membengkakkan anggaran.

“Dari jenis Thpoon yang mau dibeli ini kan sebenarnya kita sudah punya Sukhoi 35. Sistem perawatan, peralatan, suku cadang dan kebutuhan Sukhoi pun sudah disiapkan, kenapa justru beli yang berbeda lagi. Kalau beli yang berbeda, maka belanja lainnya untuk perbaikan, perawatan, suku cadang dan lainnyapun akan beda. Dampaknya akan juga berkenaan dengan APBN nantinya. Pak Prabowo harus pikirkan juga hal ini. Lebih baik beli dari model yang sama saja,” tutur Willy.

Willy menegaskan sebagai mantan komandan Kopassus, Prabowo tentu sangat memahami ancaman pertahanan negara, khususnya di matra darat. Namun kelebihan Prabowo harus diperkuat dengan kajian-kajian stretegis pertahanan negara yang lebih komprehensif.

“Kalau Amerika punya Network Centric Warfare (NCF) sebagai doktrin perangnya agar dapat menyesuaikan dengan kondisi dan perkembangan teknologi informasi. Lantas bagaimana dengan kita menghadapi perang asimetris. Ini yang harus dipikirkan lebih matang selain belanja 'rutin' alutsista. Pak Prabowo bisa memulai hal strategis ini. Jangan sampai dia dikerjain oleh anak buahnya dengan paksaan belanja alutsista,” tutup Willy.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Puan: Peran Perempuan di Perpolitikan Nasional Terus Meningkat

Jumlah anggota perempuan di DPR RI pada periode 2019-2024 mencapai 21%.

POLITIK | 24 Juli 2020

Bukan Hanya Gibran yang Disudutkan karena Usia Muda, Ini Cerita Pak Kembang dari Jembrana

Calon Bupati Jembrana dari PDIP, I Made Kembang Hartawan, mengaku juga merasakan apa yang dialami Gibran

POLITIK | 24 Juli 2020

PDIP Sebut Tudingan Politik Dinasti untuk Gibran Tidak Berdasar

Menurut PDIP, masyarakat yang akan menentukan keterpilihan sosok berdasarkan kinerja, pengalaman, dan kepemimpinannya.

POLITIK | 24 Juli 2020

Gibran dan Dhito Dicibir Bakal Lawan Kotak Kosong, Ini Respons PDIP

Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto mengatakan, bahwa sebenarnya ini menunjukkan bahwa basis legitimasi yang dimiliki Gibran dan Dhito kuat.

POLITIK | 24 Juli 2020

Bawaslu: Proses Pencoblosan di Setiap TPS Butuh Waktu 16 Jam

Waktu 16 jam berdasarkan simulasi yang dilakukan oleh Bawaslu dengan jumlah pemilih di setiap TPS mencapai 500 orang.

POLITIK | 24 Juli 2020

Rutin Jalani Tes Kesehatan, Presiden Tunggu Hasil Swab Test

Presiden Jokowi langsung menjalani swab test usai mendengar berita bahwa Wakil Wali Kota Surakarta Achmad Purnomo positif Covid-19.

POLITIK | 24 Juli 2020

Ini Jawaban Gibran Soal Tuduhan Politik Dinasti

Menjawab pertanyaan diskusi di Kantor DPP PDIP, Gibran menjawab soal politik dinasti yang banyak ditanyakan kepadanya.

NASIONAL | 24 Juli 2020

Majunya Gibran, Dhito, dan Kembang Bukti Keterbukaan PDIP untuk Kepemimpinan Muda

Sosok seperti Gibran, Dhito, dam Kembang, seharusnya menjadi inspirasi bagi kaum muda Indonesia agar berpolitik. Bahwa politik itu luas, tidak hanya kekuasaan.

NASIONAL | 24 Juli 2020

KIPP Usulkan Satu TPS Maksimal 350 Pemilih

Pembatasan jumlah pemilih untuk mengurangi waktu antrean dan disesuaikan dengan jangka waktu pencoblosan.

POLITIK | 24 Juli 2020

Legislator KPP-RI Diminta Bantu Masyarakat Terdampak Pandemi

Ratu Hemas berharap legislator yang tergabung dalam Kaukus Perempuan Parlemen RI (KPP-RI) dapat membantu masyarakat yang membutuhkan pada pandemi Covid-19 ini.

POLITIK | 24 Juli 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS