Pembahasan RUU Cipta Kerja Sudah Rampung 75%
INDEX

BISNIS-27 446.563 (0.9)   |   COMPOSITE 5038.4 (20.82)   |   DBX 922.546 (11.18)   |   I-GRADE 135.148 (0.22)   |   IDX30 424.72 (2.48)   |   IDX80 110.692 (0.82)   |   IDXBUMN20 282.764 (1.87)   |   IDXG30 117.102 (1.3)   |   IDXHIDIV20 380.385 (2.52)   |   IDXQ30 124.37 (0.98)   |   IDXSMC-COM 213.267 (2.27)   |   IDXSMC-LIQ 240.075 (3.67)   |   IDXV30 104.022 (1.02)   |   INFOBANK15 809.007 (-5.39)   |   Investor33 370.782 (0.4)   |   ISSI 146.581 (1.48)   |   JII 534.734 (4.37)   |   JII70 181.171 (1.51)   |   KOMPAS100 994.168 (2.43)   |   LQ45 775.543 (4.77)   |   MBX 1400.42 (4.19)   |   MNC36 279.01 (-0.17)   |   PEFINDO25 262.474 (3.1)   |   SMInfra18 238.826 (3.53)   |   SRI-KEHATI 314.013 (-0.58)   |  

Pembahasan RUU Cipta Kerja Sudah Rampung 75%

Rabu, 12 Agustus 2020 | 18:16 WIB
Oleh : Herman / JAS

Jakarta, Beritasatu.com – Di tengah fokus Pemerintah dalam menghadapi pandemi Covid-19, pembahasan Rancangan Undang-Undang (RUU) Cipta Kerja terus berjalan. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan pembahasan RUU Cipta Kerja saat ini telah mencapai lebih dari 75 persen.

Pemerintah menurutnya juga telah mengantongi kesepakatan dengan pengusaha dan asosiasi pekerja terkait RUU tersebut. Berbagai masukan yang telah disampaikan akan dibahas oleh Panja RUU Cipta Kerja.

"Untuk RUU Cipta Kerja, pembahasannya sudah melebihi 75 persen. Tentu diharapkan pembahasannya akan terus dilanjutkan," kata Airlangga Hartarto saat menyampaikan pidato kunci dalam Rapat Kerja Nasional Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) secara virtual, Rabu (12/8/2020).

Kehadiran RUU Cipta Kerja ini menurutnya sangat dinantikan oleh para investor. RUU Cipta Kerja dinilainya sebagai kebijakan yang sangat strategis, ditujukan untuk mampu memulihkan dan memperbaiki perekonomian nasional, terutama pada masa pandemi dan pasca-Covid-19.

"Ini jadi catatan karena sangat ditunggu oleh berbagai investor, termasuk di dalamnya ada (ketentuan tentang) Sovereign Wealth Fund, jaminan kehilangan pekerjaan, kemudian juga hal-hal yang terkait dengan meluruskan obesitas regulasi,” kata Airlangga.

Melalui RUU Cipta Kerja, lanjut Airlangga, harapannya berbagai hal yang selama ini menjadi penghambat investasi bisa diminimalisasi, mulai dari obesitas regulasi, hingga peraturan yang tumpang tindih yang kerap menghambat proses perizinan.

Namun selain upaya percepatan perizinan, penyederhanaan birokrasi serta reformasi birokrasi yang akan diakomodasi dalam RUU Cipta Kerja, Airlangga juga menyinggung pentingnya peran dari teknologi informasi, terlebih di masa pandemi Covid-19.

“Pandemi Covid-19 mendorong dilakukannya transformasi ekonomi. Ini adalah kesempatan untuk mereset ekonomi, menghentikan penurunan deselerasi daripada pertumbuhan. Untuk mengakselerasi dan mereset ini, beberapa hal yang perlu dilakukan adalah digitalisasi, perubahan pekerjaan masa depan, perubahan preferensi konsumen, dan ketahanan bisnis," kata Airlangga.

"Secara geo politik, kita juga harus melihat trade war(perang dagang) antara Tiongkok dan Amerika Serikat ada potensi untuk Indonesia,” kata Airlangga.

Menteri Tenaga Kerja Ida Fauziah dalam kesempatan yang sama juga menyampaikan, melalui RUU Cipta Kerja, sasaran kebijakan ketenagakerjaan yang ingin disasar yaitu terbukanya kesempatan kerja yang lebih luas, keberlangsungan bekerja dan peningkatan perlindungan pekerja atau buruh, serta peningkatan perlindungan hak dalam hal terjadi pemutusan hubungan kerja (PHK).

“Saya berterima kasih sekali keterlibatan yang aktif dari Apindo dan Kadin bersama-sama dengan teman-teman serikat pekerja untuk bertemu dalam sebuah kesepahaman, untuk membangun sistem ketenagakerjaan yang lebih bagus lagi melalui RUU Cipta Kerja,” kata Ida.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI

BERITA LAINNYA

Golkar Sah Dukung Gibran-Teguh

Pemberian SK diserahkan langsung oleh Ketua Umum PG Airlangga Hartarto di kantor DPP Golkar, Jakarta Barat.

POLITIK | 12 Agustus 2020

Akan Ubah Peta Politik, Kode Keras PDIP Soal Paslon Pilkada Surabaya

Hasto memberi sinyal bahwa pasangan calon (paslon) yang hendak diusung PDIP akan mengubah konstelasi politik di Surabaya.

POLITIK | 11 Agustus 2020

Hasto: Bobby Pernah Belajar Best Practices Pemerintahan Sampai ke Banyuwangi

PDIP juga akan memantapkan kemampuan pemerintahan Bobby-Aulia bersama para calon kepala daerah lain dari PDIP melalui program Sekolah Partai.

POLITIK | 11 Agustus 2020

Pemimpin Milenial Untuk 2024? Ini Kata Megawati

Pilkada serentak harus menjadi momentum bagi para kader untuk bergerak cepat turun ke bawah.

POLITIK | 11 Agustus 2020

PDIP Tak Berikan Perlakuan Khusus Terhadap Bobby dan Gibran

Djarot menegaskan, tak ada perlakuan khusus dari DPP PDIP saat mengusung Bobby Nasution sebagai calon wali Kota Medan dan Gibran Rakabuming di Solo.

POLITIK | 11 Agustus 2020

Bobby: Pilwakot Medan Momentum Persatuan Masyarakat

Pasangan ini berjanji akan memgembalikan kejayaan Medan sebagai kota yang penuh keberkahan.

POLITIK | 11 Agustus 2020

Bara JP Optimistis Jokowi Bawa Indonesia Lewati Krisis

Bara JP optimistis Jokowi akan mampu membawa bangsa ini keluar dari krisis.

POLITIK | 11 Agustus 2020

Komisi VI DPR Dukung Bio Farma Genjot Produksi Vaksin Covid-19

Wakil Ketua Komisi VI DPR RI Aria Bima menyambut baik langkah Bio Farma untuk terus menggenjot produksi vaksin Covid-19.

POLITIK | 11 Agustus 2020

Megawati Minta Kepala Daerah PDIP Sanggup Jadi Pemimpin di Masa Covid-19

Kepatuhan masyarakat dalam protokol kesehatan adalah tanggung jawab kepala daerah.

POLITIK | 11 Agustus 2020

Megawati: Jadi Bupati, Wali Kota, Gubernur Maunya Apa? Mau Cari Duit?

Megawati mengatakan para calon kepala daerah partainya harus menjadi seorang patriot sekaligus memiliki kemampuan mengelola pemerintah.

POLITIK | 11 Agustus 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS