Luar Biasa, Laba Bersih Tugu Insurance Naik 174% di Triwulan III
INDEX

BISNIS-27 426.538 (11.39)   |   COMPOSITE 4842.76 (103.04)   |   DBX 923.5 (7.76)   |   I-GRADE 127.867 (3.45)   |   IDX30 404.318 (11.17)   |   IDX80 105.647 (2.92)   |   IDXBUMN20 263.312 (10.37)   |   IDXG30 113.239 (2.36)   |   IDXHIDIV20 361.834 (9.72)   |   IDXQ30 118.461 (3.18)   |   IDXSMC-COM 206.934 (3.31)   |   IDXSMC-LIQ 229.9 (5.97)   |   IDXV30 99.778 (3.02)   |   INFOBANK15 760.318 (27.06)   |   Investor33 353.585 (10.19)   |   ISSI 142.238 (2.46)   |   JII 514.346 (9.5)   |   JII70 174.038 (3.75)   |   KOMPAS100 945.162 (25.96)   |   LQ45 740.002 (20.32)   |   MBX 1338.07 (31.05)   |   MNC36 264.409 (7.18)   |   PEFINDO25 251.635 (8.18)   |   SMInfra18 228.656 (4.87)   |   SRI-KEHATI 297.818 (8.93)   |  

Luar Biasa, Laba Bersih Tugu Insurance Naik 174% di Triwulan III

Kamis, 14 November 2019 | 17:34 WIB
Oleh : Jayanty Nada Shofa / JNS

JAKARTA, Beritasatu.com - Sebuah pencapaian luar biasa bagi PT Asuransi Tugu Pratama Indonesia Tbk (Tugu Insurance) pada Triwulan III 2019.

Pada Public Expose Tahun 2019 Tugu Insurance di gedung Bursa Efek Indonesia, Kamis (14/11), emiten anak BUMN PT Pertamina (Persero) yang memiliki kode saham TUGU ini memaparkan kinerja perseroannya. Serentak takjub, Tugu Insurance tercatat meraih laba bersih konsolidasian setelah hak minoritas sebesar Rp 285,90 miliar; sebuah peningkatan sebesar 174% dari Rp 104,23 miliar di tahun sebelumnya.

Presiden Direktur Tugu Insurance Indra Baruna menjelaskan, kenaikan laba bersih itu ditopang oleh peningkatan sebesar 45% pada pendapatan premi konsolidasiannya yang kini tercatat Rp 4,94 triliun dari Rp 3,41 triliun.

"Peningkatan pendapatan premi bruito ini terjadi hampir di seluruh sektor, mulai dari sektor energi, non-energi, komersil serta bisnis ritel. Selain peningkatan pada sisi pendapatan premi, Tugu Insurance juga berhasil meningkatkan kinerja hasil underwriting," jelas Indra. Secara konsolidasian, hasil underwriting konsolidasian yang sebelumnya Rp 462,26 miliar meningkat menjadi Rp 492,74 miliar.

Direktur Keuangan dan Jasa Korporat Tugu Insurance Muhammad Syahid menambahkan, peningkatan laba bersih ini tidak terlepas dari kemampuan perseroan untuk meningkatkan hasil investasi dan hasil usaha lainnya. Per 30 September 2019, hasil investasi konsolidasian sebesar Rp 273,96 miliar -- sebuah kenaikan signifikan sebesar 277% dari Rp 72,68 miliar yang didukung oleh peningkatan aset investasi. Tak hanya itu, perubahan mata uang fungsional dari USD ke IDR juga menyebabkan peningkatan ini.

"Peningkatan laba bersih konsolidasian itu juga turut dikontribusikan dari perolehan hasil usaha lainnya dengan kenaikan sebesar 44% yakni Rp 284,63 miliar dari Rp 197,34 miliar," ujar Syahid.

Karena pencapaian ini, aset Tugu Insurance melonjak 21% dari Rp 17,74 triliun menjadi Rp 21,48 triliun. Terdapat pula peningkatan ekuitas perseroan sebesar 10% dari Rp 7,45 triliun menjadi Rp 8,19 triliun. Tugu Insurance juga mencatat tingkat Risk Based Capital (RBC) 398% yang berada jauh di atas ketentuan batas minimum 120% oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Deretan penghargaan Tugu Insurance pun terus bertambah terlepas dari tantangan ketidakpastian ekonomi global. Tugu Insurance berhasil mempertahankan peringkat Global Rating A- (Excellent) dari lembaga pemeringkat global bidang perasuransian A.M. Best. Dengan kinerja keuangan, operasional bisnis dan manajemen risiko yang baik, Tugu Insurance berhasil menjadi satu-satunya perusahaan asuransi umum nasional dengan predikat ini.

Sebagai perusahaan asuransi, Tugu Insurance senantiasa menjalankan pengelolaan risiko dengan prinsip kehati-hatian baik dari aspek underwriting maupun pengelolaan investasi.

Namun bagi Tugu Insurance, prestasi-prestasi ini akan terus dijadikan sebagai motivasi untuk selangkah lebih maju. Inovasi produk dan layanan akan terus dikembangkan untuk menjawab kebutuhan masyarakat atas kebutuhan perlindungan mereka. Setiap produk dan layanan yang dikembangkan akan selalu memperhatikan fairness, simplicity dan kecepatan. Tak hanya itu, Tugu Insurance kini berupaya optimalisasi untuk mencangkup pasar yang lebih luas seperti bank, broker ataupun perusahaan BUMN lainnya. Aplikasi T-Drive yang menekankan pada keselamatan berkendara juga akan terus dikembangkan.

“Saat ini kehadiran kami semakin mudah dijangkau oleh masyarakat luas melalui bauran saluran distribusi kami mulai dari cabang konvensional, Point of Sales and Service, Agen hingga saluran distibusi lainnya berbasiskan digital. Produk unggulan asuransi ritel Tugu Insurance juga telah tersedia di berbagai digital marketplace”, tambah Indra.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI

BERITA LAINNYA

Mbizmarket Beri Solusi Total E-Procurement Bagi UMKM

sudah ada lebih dari 1.000 perusahaan yang terdaftar di Mbizmarket.

EKONOMI | 14 November 2019

Royal Resort Residences Genjot Pembangunan Fasilitas

Hingga saat ini, pembangunan fasilitas di perumahan Royal Resort Residences mencapai 90 persen.

EKONOMI | 14 November 2019

Bayar Listrik Semakin Mudah di Cermati.com

Membayar tagihan listrik pascabayar kini semakin mudah dengan adanya situs cermati.com

EKONOMI | 14 November 2019

OVO Terus Berinovasi Tingkatkan Pangsa Pasar

OVO sebagai perusahaan keuangan digital memiliki roadmap yang jelas untuk menuju profitabilitas.

EKONOMI | 14 November 2019

Rupiah Ditutup Melemah Tipis di Rp 14.087,5

Rupiah berada di level Rp 14.087,5 per dolar AS atau terdepresiasi 9 poin (0,06 persen).

EKONOMI | 14 November 2019

IHSG Kembali Ditutup Melemah 0,7% ke 6.099 Hari ini

Investor asing mencatat aksi jual sebesar Rp 222,61 miliar, dengan rincian beli Rp 1,9 triliun dan jual Rp 2,1 triliun.

EKONOMI | 14 November 2019

Ketat, Kompetisi Apartemen di Kawasan CBD Jakarta

Proyek apartemen The Newton 2 membidik kalangan milenial dan profesional muda.

EKONOMI | 14 November 2019

Jokowi: Infrastruktur Jadi Fondasi Menuju Indonesia Emas 2045

Infrastruktur dan terus dilanjutkan masuk ke agenda besar kedua, yakni SDM

EKONOMI | 14 November 2019

Kuartal III, Laba Tugu Insurance Melonjak 174%

Kenaikan pendapatan premi menjaid pemicu melonjaknya laba anak usaha PT Pertamina (Persero) ini.

EKONOMI | 14 November 2019

Presiden Jokowi: Segera Belanja Modal!

Presiden Jokowi mengatakan, bulan Januari adalah waktu paling ideal untuk memulai proyek, sehingga pembangunan dapat selesai pada bulan Agustus atau September.

EKONOMI | 14 November 2019


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS