Pandemi Covid-19, UMKM Kuliner Andalkan Layanan Pesan Antar
INDEX

BISNIS-27 446.563 (0.9)   |   COMPOSITE 5038.4 (20.82)   |   DBX 922.546 (11.18)   |   I-GRADE 135.148 (0.22)   |   IDX30 424.72 (2.48)   |   IDX80 110.692 (0.82)   |   IDXBUMN20 282.764 (1.87)   |   IDXG30 117.102 (1.3)   |   IDXHIDIV20 380.385 (2.52)   |   IDXQ30 124.37 (0.98)   |   IDXSMC-COM 213.267 (2.27)   |   IDXSMC-LIQ 240.075 (3.67)   |   IDXV30 104.022 (1.02)   |   INFOBANK15 809.007 (-5.39)   |   Investor33 370.782 (0.4)   |   ISSI 146.581 (1.48)   |   JII 534.734 (4.37)   |   JII70 181.171 (1.51)   |   KOMPAS100 994.168 (2.43)   |   LQ45 775.543 (4.77)   |   MBX 1400.42 (4.19)   |   MNC36 279.01 (-0.17)   |   PEFINDO25 262.474 (3.1)   |   SMInfra18 238.826 (3.53)   |   SRI-KEHATI 314.013 (-0.58)   |  

Pandemi Covid-19, UMKM Kuliner Andalkan Layanan Pesan Antar

Kamis, 9 April 2020 | 21:36 WIB
Oleh : Jayanty Nada Shofa / JNS

Jakarta, Beritasatu.com - Dengan diberlakukannya pembatasan jarak fisik (physical distancing) untuk melawan virus corona (Covid-19), para pelaku UMKM bidang kuliner kini mengandalkan teknologi layanan pesan antar.

Pada tahun 2018, UMKM menyumbang sekitar 60 persen terhadap PDB dan menyerap sekitar 121 juta tenaga kerja, sehingga disebut sebagai tulang punggung perekonomian Indonesia. Namun, memburuknya pandemi virus coronayang kini telah mencapai 3.293 kasus mengakibatkan pendapatan mereka merosot tajam.

Menurut penyedia jasa analisis keuangan Moody's, perekonomian Tanah Air diprediksikan akan melambat hingga 3 persen pada tahun 2020 sebelum kembali meningkat di tahun berikutnya.

Penerapan physical distancing juga mengharuskan para pelaku UMKM kuliner untuk mengubah pola usaha. Sebab, kini pelanggan tidak dapat menikmati hidangan di tempat. Agar tetap bertahan di tengah pandemi viruscorona, para pelaku UMKM harus mengandalkan teknologi untuk menjangkau para pelanggan yang kini dianjurkan untuk tidak keluar rumah.

Salah satunya adalah Muhammad Muhlis selaku Manager Pemasaran Wingz O Wingz yang berlokasi di Bandung.

"Dampak yang paling terasa adalah pada transaksi makan di tempat yang sekarang hanya tinggal 5 persen saja. Sesuai imbauan pemerintah, kami membatasi kunjungan pelanggan untuk makan di tempat dengan mengutamakan take away atau order melalui aplikasi," ujar Muhlis di Bandung pada Kamis (9/4/2020).

Untuk menghidupi 250 orang karyawan, usaha kuliner ayamnya yang sebelumnya berawal dari sebuah outlet kecil kini hanya dapat mengandalkan penjualan online.

"Dalam situasi saat ini ketika semua orang diam di rumah saja, aplikasi Grab sangat membantu bisnis kami untuk bertahan. Mereka tetap bisa memesan lewat GrabFood. Saat ini, yang paling saya syukuri bahwa usaha yang saya kembangkan ini sekarang tak hanya menghidupi ratusan karyawan tapi juga membantu para pengemudi ojol di tengah situasi sulit ini," jelasnya.

Mengedepankan Kebersihan

Untuk menekan angka penyebaran virus corona, peningkatan standar prosedur keamanan penyiapan makanan menjadi sebuah kewajiban.

"Standar yang dimaksud antara lain menghadirkan opsi pengantaran tanpa kontak, menyertakan kartu keterangan pengiriman GrabFood yang berisi catatan tanggal, waktu, nama dan suhu tubuh karyawan yang menyiapkan makanan pada setiap kemasan makanan yang dipesan dan pemeriksaan suhu tubuh pelanggan, karyawanserta mitra pengantaran secara rutin,” ujar Neneng Goenadi selaku Managing Director Grab Indonesia.

Apabila mitra pengantar memiliki gejala serupa virus corona seperti demam tinggi, pihak merchant dapat langsung melaporkan ke tim layanan Grab untuk meminta mitra pengantaran lainnya. Tak hanya itu, area persiapan makanan seperti dapur wajib dibersihkan setidaknya empat jam sekali.

Adapun standar keamanan lainnya meliputi wajib menggunakan masker, sarung tangan dan tutup kepala ketika menyiapkan makanan hingga penyegelan pesanan makanan.

Neneng menambahkan, pihaknya juga akan mendanai secara langsung, serta bermitra dengan pihak ketiga terkait program pemasaran GrabFood untuk merchant terpilih agar dapat menjangkau lebih banyak pelanggan.



Sumber:PR


BAGIKAN


REKOMENDASI

BERITA LAINNYA

Citilink Optimalkan Penerbangan Kargo dan Carter

Citilink terus mengembangkan layanan penerbangan tidak berjadwal (carter) dan kargo sebagai upaya diversifikasi lini layanan bisnis.

EKONOMI | 9 April 2020

Intiland Kembangkan Konsep Rumah Tumbuh di Talaga Bestari

Intiland luncurkan dua tipe rumah baru di perumahan Talaga Bastari.

EKONOMI | 9 April 2020

PSBB, KAI Sesuaikan Jadwal KA Dari dan Menuju Jakarta

Terdapat 44 perjalanan KA dari dan menuju wilayah DKI Jakarta yang dibatalkan perjalanannya mulai 10 April-

EKONOMI | 9 April 2020

BI: Penguatan Rupiah karena Mekanisme Pasar

BI tidak perlu terlalu banyak melakukan intervensi

EKONOMI | 9 April 2020

Railink Hentikan Operasional KA Bandara

Antisipasi penyebaran Covid- 19 dan mendukung penerapan PSBB di DKI Jakarta

EKONOMI | 9 April 2020

Pelemahan Rupiah Tidak Pengaruhi Inflasi

Kami meyakini dampak dari nilai tukar terhadap inflasi itu rendah

EKONOMI | 9 April 2020

Rupiah Menguat, Ditutup di Posisi Rp 15.880/Dolar AS

Optimistis bahwa rupiah akhir tahun ini bisa terus menguat di Rp 14.000-14.500 per dolar AS.

EKONOMI | 9 April 2020

Kepanikan Global Berangsur Membaik, Rupiah Menguat

Kecenderungannya masih bisa terus menguat hingga mendekati Rp 15.000 di akhir 2020.

EKONOMI | 9 April 2020

Jokowi Imbau Pengusaha Tidak Melakukan PHK

Mengajak para pengusaha untuk berusaha keras dapat mempertahankan para pekerjanya ditengah pandemi Covid-19 ini.

EKONOMI | 9 April 2020

IHSG Berhasil Naik 0,48 Persen

Selama seminggu perdagangan ini, IHSG masih mentorehkan kenaikan 2,59 persen

EKONOMI | 9 April 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS