Kemperin Latih Anggota Colombo Plan Terapkan Teknologi di Sektor IKM
INDEX

BISNIS-27 491.129 (11.99)   |   COMPOSITE 5612.42 (112.33)   |   DBX 1062.36 (4.11)   |   I-GRADE 161.886 (4.37)   |   IDX30 478.794 (12.21)   |   IDX80 126.714 (3.02)   |   IDXBUMN20 355.426 (9.57)   |   IDXG30 131.028 (2.32)   |   IDXHIDIV20 432.126 (9.85)   |   IDXQ30 139.823 (3.69)   |   IDXSMC-COM 243.691 (3.69)   |   IDXSMC-LIQ 294.252 (6.8)   |   IDXV30 122.487 (4.61)   |   INFOBANK15 946.8 (29.41)   |   Investor33 412.464 (10.19)   |   ISSI 165.112 (2.43)   |   JII 597.802 (9.53)   |   JII70 206.187 (3.44)   |   KOMPAS100 1134.88 (27.52)   |   LQ45 883.061 (21.77)   |   MBX 1552.46 (34.83)   |   MNC36 308.511 (7.09)   |   PEFINDO25 308.232 (9)   |   SMInfra18 281.756 (5.87)   |   SRI-KEHATI 352.482 (8.96)   |  

Kemperin Latih Anggota Colombo Plan Terapkan Teknologi di Sektor IKM

Sabtu, 14 November 2020 | 17:55 WIB
Oleh : Jayanty Nada Shofa / JNS

Jakarta, Beritasatu.com - Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Perindustrian (Kemperin) bersama Kementerian Sekretariat Negara (Kemsetneg) kembali menjalin kerja sama dengan organisasi Colombo Plan.

Diketahui, Colombo Plan merupakan organisasi regional yang berperan untuk memperkuat ekonomi dan sosial negara-negara anggotanya di wilayah Asia-Pasifik. Kolaborasi lanjutan ini adalah pelaksanaan program pelatihan dalam kerangka Kerja Sama Teknik Selatan-Selatan dan Triangular (KTSST) di sektor industri kecil menengah (IKM).

“Program ini telah dilaksanakan sejak tahun 2016. Berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, pelaksanaan kegiatan di tahun ini dilakukan secara virtual karena dampak pandemi Covid-19,” kata Direktur Jenderal Industri Kecil, Menengah dan Aneka (IKMA) Kemperin Gati Wibawaningsih dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Sabtu (14/11/2020).

Adapun pelatihan ini fokus pada pengembangan penggunaan teknologi bagi IKM.

Menurut Gati, literasi digital adalah hal yang sangat penting bagi setiap industri termasuk IKM agar bisa bertahan di tengah pandemi. Penerapan teknologi juga membantu IKM termasuk sektor logam berdaya saing dalam menghadapi revolusi 4.0.

“Oleh karena itu, pemerintah Indonesia telah meluncurkan peta jalan Making Indonesia 4.0 yang berisi berbagai aspirasi, strategi, dan wawasan untuk mendukung sektor industri di Indonesia, terutama sektor IKM yang selama ini telah menjadi tulang punggung perekonomian nasional,” kata Gati.

Ia menjelaskan, sektor IKM berperan besar terhadap PDB nasional, terlihat dari sisi jumlah unit usaha atau serapan tenaga kerja. Tercatat dari total 16,5 juta tenaga kerja di sektor industri, sebenyak 10,5 juta berasal dari IKM yang tersebar di 4,2 juta unit usaha.

Gati kemudian memberikan sejumlah contoh pelaku industri yang telah menerapkan industri 4.0.

Contohnya adalah PT. Sinar Mulia Teknalum, perusahaan yang dirintis sejak awal tahun 2010 di Sleman ini dipercaya menjadi pemasok pada industri lokal yang meliputi produk otomotif, sparepart mesin, alat-alat rumah tangga dan barang-barang mebel.

Pemanfaatan industri 4.0 di PT. Sinar Mulia Teknalum, antara lain adalah penggunaan sistem enterprise resource planning (ERP).

“Penerapan industri 4.0 itu setelah melalui pendampingan dari Kemperin bekerjasama dengan PT. Arkana Solusi Digital. Implementasi sistem ini akan memudahkan dalam perencanaan dan pengelolaan sumber daya perusahaan serta mengintegrasikan semua divisi di dalam perusahaan,” papar Gati.

Menurut Staf Ahli Menteri Sekretaris Negara Bidang Politik, Pertahanan, dan Keamanan Kemsetneg Gogor Oko Nurhayoko, dalam kaitannya dengan pandemi, ia meyakini saat ini momentum yang sangat tepat untuk mempelajari penerapan industri 4.0 bagi sektor IKM di Indonesia.

“Program pelatihan ini merupakan wadah bagi para peserta untuk berbagi pengetahuan dan pengalaman mengenai kondisi, tantangan, dan kesempatan khususnya di sektor IKM,” ujarnya.

Sementara itu, Sekretaris Jenderal Colombo Plan, Phan Kieu Thu mengapresiasi pemerintah Indonesia atas komitmennya untuk terus mengimplementasikan program KTSST di tengah pandemi Covid-19.

Dia menegaskan, sejak menjadi anggota Colombo Plan pada tahun 1953, Indonesia terus berpartisipasi aktif dalam program kerja sama dengan Colombo Plan melalui pelaksanaan program pelatihan bagi negara anggota Colombo Plan.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

5 Cara UMKM Bertahan di Masa Pandemi

Tokopedia konsisten mengakselerasi adopsi platform digital bagi pelaku UMKM di seluruh Indonesia.

EKONOMI | 14 November 2020

Perumahan Pertama Karya Delution Land Raih Penghargaan Dunia

Linaya Community Living merebut perhatian dunia melalui desain unit rumah compact, tetapi sarat unsur estetika.

EKONOMI | 14 November 2020

Accial Capital Kucurkan US$ 15 Juta ke UKM Indonesia

Lembaga keuangan Accial Capital mengucurkan dana sebesar US$ 15 juta untuk mendukung pemberdayaan Usaha Kecil dan Menengah (UKM) di Indonesia melalui Investree.

EKONOMI | 14 November 2020

Jokowi: ASEAN-Australia Perkuat Integrasi Ekonomi

Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengangkat dua isu utama saat menghadiri secara virtual Konferesi Tingkat Tinggi (KTT) ke-2 ASEAN-Australia.

EKONOMI | 14 November 2020

Pebisnis Karet dan Plastik Perluas Pasar Lewat Platform Digital

Dilengkapi Artificial Intelligence (AI), platform ini secara otomatis ‘menjodohkan’ para peserta dan calon potensi klien sesuai minat atau kebutuhannya.

EKONOMI | 14 November 2020

HPM Catat Penjualan 6.500 Mobil Honda Sepanjang Oktober

Pada Oktober, Honda Brio menyumbangkan kontribusi 61% untuk Honda dengan penjualan sebesar 4.013 unit.

EKONOMI | 14 November 2020

Pertamina-PLN Bentuk Pusat Riset Energi IEEI

Pertamina dan PLN menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) pembentukan Indonesia Energy and Electricity Institute (IEEI).

EKONOMI | 14 November 2020

UMKM Sektor Kuliner, Jasa, dan Konveksi Paling Terdampak Pandemi

Tiga jenis usaha yang mengalami dampak paling besar adalah kuliner (43,09%), jasa (26,02%), dan fashion (13,01%).

EKONOMI | 14 November 2020

Kapitalisasi IHSG Naik 2,4% dalam Sepekan

Pada hari Rabu (11/11) Bursa mencatatkan rekor frekuensi transaksi harian tertinggi sepanjang sejarah yaitu sebesar 1.135.495 kali transaksi saham.

EKONOMI | 14 November 2020

Menikah di Saat Pandemi adalah Keputusan Finansial yang Pintar

Bagi Anda yang belum memiliki emas dan masih bingung mencari maskawin, maka tidak ada salahnya untuk menggunakan saham.

EKONOMI | 14 November 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS