Doni Monardo: Dibutuhkan Kerelaan Hati Masyarakat untuk Jalani Tes Swab
INDEX

BISNIS-27 511.575 (-1.4)   |   COMPOSITE 5759.92 (23.42)   |   DBX 1054.23 (9.81)   |   I-GRADE 169.662 (-0.8)   |   IDX30 501.412 (-1.48)   |   IDX80 131.739 (0.17)   |   IDXBUMN20 371.622 (2.16)   |   IDXG30 135.832 (0.63)   |   IDXHIDIV20 450.213 (0.05)   |   IDXQ30 146.619 (-0.52)   |   IDXSMC-COM 244.641 (3.77)   |   IDXSMC-LIQ 299.216 (4.65)   |   IDXV30 126.958 (1.03)   |   INFOBANK15 989.895 (-6.43)   |   Investor33 430.473 (-1.37)   |   ISSI 168.725 (1.07)   |   JII 619.114 (0.96)   |   JII70 212.184 (1.01)   |   KOMPAS100 1175.82 (1.47)   |   LQ45 920.779 (-0.67)   |   MBX 1601.16 (5.3)   |   MNC36 321.923 (-0.8)   |   PEFINDO25 313.689 (3.18)   |   SMInfra18 292.004 (3.49)   |   SRI-KEHATI 368.014 (-1.81)   |  

Doni Monardo: Dibutuhkan Kerelaan Hati Masyarakat untuk Jalani Tes Swab

Minggu, 22 November 2020 | 17:30 WIB
Oleh : Jayanty Nada Shofa / JNS

Jakarta, Beritasatu.com - Menurut Ketua Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Doni Monardo, upaya memutus mata rantai penularan Covid-19 memerlukan kerelaan hati masyarakat dalam menjalani pemeriksaan, pelacakan kontak erat, dan perawatan. Dengan ini, setiap kasus yang muncul bisa ditangani oleh petugas kesehatan cepat dan baik.

“Dibutuhkan kerelaan hati dari masyarakat untuk melakukan swab, utamanya bagi yang pernah mengikuti kerumunan termasuk selama liburan panjang, demonstrasi menolak Undang-Undang (UU) Cipta Kerja maupun kerumunan lain. Tes swab di Puskesmas, tidak dipungut biaya,” tegasnya saat menghadiri rapat koordinasi virtual, Sabtu (21/11/2020).

Adapun pembahasan rapat koordinasi tersebut fokus pada upaya pemeriksaan, pelacakan, dan perawat menyusul ditemukannya kasus baru usai terjadinya kerumunan. Mulai dari masa libur panjang hingga penjemputan tokoh agama di Bandara Soekarno Hatta, kerumunan di Tebet, Jakarta Selatan, Megamendung, Bogor, dan Petamburan, Jakarta Pusat baru-baru ini.

Doni berharap adanya dukungan dari tokoh-tokoh masyarakat di setiap daerah, termasuk para Ketua RT dan Ketua RW.

“Sampaikan bahwa kita akan melakukan tes massal, dimulai dari keluarga inti yang positif. Ini bagian dari upaya memutus mata rantai penularan Covid-19," kata Doni.

Ia menambahkan, upaya penanganan Covid-19 tidak akan berhasil tanpa dukungan semua pihak.

“Karenanya perlu kerja sama yang baik dan harmonis. Semua harus dilakukan dengan pendekatan humanis," kata Doni.

Doni juga meminta Satgas Penanganan Covid-19 daerah untuk terus menelusuri kasus dan segera melakukan karantina di tempat yang telah dilakukan bagi orang tanpa gejala maupun yang memiliki gejala. Petugas juga diminta untuk melakukan pendekatan secara persuasif dan mengajak masyarakat agar ingin bekerja sama atas nama nilai-nilai kemanusiaan.

“Mulailah dengan penelusuran dari pasien positif, misalnya dari Lurah Petamburan. Selanjutnya, tes massal dari keluarga inti dan semua orang yang memiliki kontak erat dengan pasien," kata Doni.

Sementara itu, para peserta rapat menyampaikan data-data terkini terkait perkembangan terakhir Covid-19 di wilayah tugas masing-masing daerah, maupun secara khusus yang terjadi di klaster-klaster khusus.

Berdasarkan laporan peserta, baik di Petamburan maupun Megamendung, petugas kesehatan masih kesulitan untuk melakukan pelacakan. Kondisi ini tentu cukup menyulitkan dan berbahaya bila sampai ada yang tertular tetapi tidak terlacak sehingga bebas bergerak dan menulari orang lain.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Tenaga Kesehatan Ujung Tombak Edukasi Vaksin Covid-19

Politisasi terhadap vaksinasi Covid-19 sudah mulai ramai dipergunjingkan masyarakat.

KESEHATAN | 22 November 2020

Ketua MPR Dorong Pemerintah Penuhi Standar WHO soal Pemeriksaan Spesimen Covid-19

Ketua MPR Bambang Soesatyo meminta agar pemerintah segera bertindak cepat agar bisa memenuhi standar pemeriksaan spesimen Covid-19 yang ditetapkan WHO.

KESEHATAN | 22 November 2020

Update Covid-19: Tambah 4.360 Kasus Positif di Indonesia Jadi 497.668

Kasus baru Covid-19 di Indonesia bertambah 4.360 dalam 24 jam sampai Minggu (22/11/2020) siang WIB. Total kasus Covid-19 di Indonesia menjadi 497.668.

KESEHATAN | 22 November 2020

Doni Monardo: Lacak Kontak Kerja Kemanusiaan, Mengapa Ditolak?

Titik paling krusial saat ini dalam menekan risiko kematian akibat Covid-19 dengan menjaga agar pasien tidak berpindah fase atau kategori sakit.

KESEHATAN | 22 November 2020

Lewat Zumba Kids, Denada Bangkitkan Semangat Anak Pengidap Kanker

Melalui kelas virtual Zumba Kids, Denada berharap dapat memberikan anak-anak pengidap kanker kebahagiaan dan alasan untuk tersenyum.

KESEHATAN | 21 November 2020

Update Covid-19: Tambah 4.998, Kasus Positif di Indonesia Jadi 493.308

Kasus baru Covid-19 di Indonesia bertambah 4.998 selama 24 jam terakhir sampai Sabtu (21/11/2020) siang WIB. Total kasus Covid-19 di Indonesia menjadi 493.308.

KESEHATAN | 21 November 2020

Penelitian Temukan 1 dari 4 Balita Minum Kental Manis Setiap Hari

PP Aisyiyah dan PP Muslimat NU menemukan 1 dari 4 anak bayi di bawah lima tahun (balita) masih meminum kental manis setiap hari.

KESEHATAN | 21 November 2020

Testing Covid-19 Massal Masih Dibutuhkan untuk Memutus Pandemi

Per 17 November 2020, Indonesia telah menguji 0,12 orang per 1.000 setiap harinya selama rata-rata 7 hari. Angka ini jauh di bawah negara-negara lain di Asia.

KESEHATAN | 20 November 2020

IUIGA Bagikan Vitamin C ke Seluruh Pelanggan

IUIGA membagikan vitamin C di setiap pembelian produk IUIGA tanpa minimum pembelanjaan baik pembelian "online" maupun "offline".

KESEHATAN | 20 November 2020

Siloam Hadirkan Tes Molekuler Covid-19 dengan Hasil Singkat

Hasilnya bisa diketahui hanya dalam waktu lima menit.

KESEHATAN | 20 November 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS