Kemhub: Kendaraan Kelebihan Muatan Bisa Sebabkan Kecelakaan
INDEX

BISNIS-27 448.146 (0.31)   |   COMPOSITE 5091.82 (20.37)   |   DBX 966.643 (7.34)   |   I-GRADE 139.941 (-0.23)   |   IDX30 428.154 (0.15)   |   IDX80 113.358 (0.41)   |   IDXBUMN20 291.199 (0.73)   |   IDXG30 119.599 (-0.42)   |   IDXHIDIV20 379.423 (-0.2)   |   IDXQ30 124.629 (0.03)   |   IDXSMC-COM 218.961 (1.24)   |   IDXSMC-LIQ 257.997 (1.39)   |   IDXV30 107.251 (0.23)   |   INFOBANK15 832.7 (-1.05)   |   Investor33 373.408 (0.72)   |   ISSI 150.953 (0.22)   |   JII 549.986 (0.88)   |   JII70 187.543 (0.51)   |   KOMPAS100 1019.5 (2.84)   |   LQ45 788.563 (1.25)   |   MBX 1407.83 (4.87)   |   MNC36 279.661 (0.67)   |   PEFINDO25 277.129 (5.34)   |   SMInfra18 242.149 (-0.57)   |   SRI-KEHATI 316.134 (0.38)   |  

Kemhub: Kendaraan Kelebihan Muatan Bisa Sebabkan Kecelakaan

Kamis, 24 September 2020 | 09:35 WIB
Oleh : Jayanty Nada Shofa / JNS

Bali, Beritasatu.com - Menurut Direktur Jenderal Perhubungan Darat (Ditjen Hubdat) Kementerian Perhubungan (Kemhub) Budi Setiyadi, kendaraan dengan muatan berlebih atau biasa disebut kendaraan over dimension and overloading (ODOL) bisa menyebabkan kecelakaan lalu lintas.

“Seperti yang telah kita ketahui, ODOL harus diberantas karena mampu menimbulkan beragam permasalahan seperti, kecelakaan lalu lintas," kata Budi saat membuka bimbingan teknis (bimtek) di Kuta, Bali, Rabu (23/9/2020).

Budi menambahkan, kendaraan yang melebihi kapasitas bisa menyebabkan kerusakan infrastruktur jalan, jembatan, dan pelabuhan, tingginya biaya perawatan infrastruktur. Kendaraan ODOL juga dapat mengurangi daya saing internasional karena tidak bisa melewati pos lintas batas negara (PLBN).

"Muatan berlebih juga bisa memperpendek umur kendaraan hingga menimbulkan polusi udara yang berlebihan," lanjut Budi.

Saat ini, pemerintah juga saat ini gencar melakukan normalisasi dimensi kendaraan karena melihat ODOL tidak hanya berdampak pada kerugian materi, tetapi juga memakan korban jiwa. Beberapa waktu lalu, Kemhub telah melakukan normalisasi truk dengan muatan berlebih di Palembang guna meminimalisir angka kecelakaan lalu lintas.

Kemhub juga akan memberlakukan larangan angkutan ODOL pada tahun 2023 mendatang. Pemberlakuan larangan ini awalnya akan ditetapkan di tahun 2021, tetapi Kemhub memutuskan untuk menundanya ke 2023.

Untuk mempersiapkan program bebas kendaraan ODOL, Ditjen Hubdat menggelar bimtek penyelenggaraan unit pelaksana penimbangan kendaraan bermotor (UPPKB). Kegiatan ini diikuti oleh Korsatpel UPPKB serta perwakilan Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) se-Indonesia.

Di sini, peserta mendapatkan materi mengenai kebijakan penanganan ODOL dan penyelenggaraan UPPKB, sosialisasi dan uji publik tentang penyelenggaraan penimbangan kendaraan bermotor di jalan, serta penindakan P21 terhadap kendaraan ODOL. Peserta juga mempelajari kebijakan normalisasi kendaraan, penegakan Hukum di UPPKB, kebijakan penyelenggaraan angkutan barang di jalan, serta cara mengubah persepsi masyarakat terhadap pelayanan penyelenggaraan UPPKB.

"Ada pula pelatihan sistem JTO dan pelatihan sistem evaluasi penilaian kinerja UPPKB (SIEVA),” jelas Dirjen Budi.

Budi menjelaskan, bimtek ini bertujuan untuk meningkatkan koordinasi antara Direktorat Prasarana Transportasi Jalan sebagai pembina teknis penyelenggaraan UPPKB dengan petugas lapangan UPPKB.

Dirjen Budi juga berharap kegiatan ini bisa meningkatkan kompetensi petugas UPPKB melalui pelatihan menggunakan aplikasi Jembatan Timbang Online (JTO).



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Korlantas Polri Apresiasi Bantuan Alat Rapid Test Cakra Covid-19

Pengusaha sekaligus pimpinan PT Indo Cakra Abadi, Maya Miranda Ambarsari, memberikan donasi alat rapid test kepada Korlantas Polri.

MEGAPOLITAN | 23 September 2020

Perusakan Baliho Muhammad-Saraswati Dikecam

Koalisi #TangseluntukSemua mengecam aksi perusakan baliho.

MEGAPOLITAN | 23 September 2020

Operasi Yustisi di Depok, Denda Capai Rp 38,6 Juta

Besaran denda yang berhasil dikumpulkan dari total 2.677 pelanggar mencapai Rp 38,6 juta.

MEGAPOLITAN | 23 September 2020

Sepekan PSBB, Wagub DKI Sebut Kesadaran Masyarakat Meningkat

Kesadaran masyarakat dan perkantoran untuk mematuhi protokol kesehatan dinilai cenderung membaik.

MEGAPOLITAN | 23 September 2020

Pemkot Bekasi Tambah Tempat Isolasi Pasien Covid-19

Menurut Rahmat Effendy, masih ada 155 tempat tidur kosong di semua rumah sakit di Kota Bekasi.

MEGAPOLITAN | 23 September 2020

The Green Hotel Dijadikan Tempat Isolasi Pasien Covid-19

The Green Hotel Bekasi menyediakan sedikitnya 90 tempat tidur bagi pasien terkonfirmasi Covid-19 dengan gejala ringan atau OTG.

MEGAPOLITAN | 23 September 2020

Sebagian Kota Bogor Alami Hujan Es

Hujan deras disertai butiran es terjadi di Kayumanis, Tanah Sareal, Kota Bogor, Rabu (23/9/2020).

MEGAPOLITAN | 23 September 2020

Polisi Kejar Pelaku Pelecehan Rapid Test di Bandara

Pelaku pelecehan rapid test di Bandara Soekarno-Hatta menghilang saat dicari di tempat indekosnya.

MEGAPOLITAN | 23 September 2020

Klinik Aborsi Ilegal di Cempaka Putih Raup Keuntungan Hampir Rp 11 M

Keuntungan yang diraih klinik aborsi ilegal di jalan Percetakan Negara III tersebut diperkirakan mencapai Rp 10,92 miliar.

MEGAPOLITAN | 23 September 2020

4 Kota di Jakarta Masuk Kategori Risiko Tinggi Covid-19

Kasus aktif Covid-19 di DKI Jakarta saat ini mencapai 12.565 kasus dengan positivity rate 17,55%.

MEGAPOLITAN | 23 September 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS