Kemdikbud: Merdeka Belajar Bisa Picu Kreativitas Guru
INDEX

BISNIS-27 426.538 (11.39)   |   COMPOSITE 4842.76 (103.04)   |   DBX 923.5 (7.76)   |   I-GRADE 127.867 (3.45)   |   IDX30 404.318 (11.17)   |   IDX80 105.647 (2.92)   |   IDXBUMN20 263.312 (10.37)   |   IDXG30 113.239 (2.36)   |   IDXHIDIV20 361.834 (9.72)   |   IDXQ30 118.461 (3.18)   |   IDXSMC-COM 206.934 (3.31)   |   IDXSMC-LIQ 229.9 (5.97)   |   IDXV30 99.778 (3.02)   |   INFOBANK15 760.318 (27.06)   |   Investor33 353.585 (10.19)   |   ISSI 142.238 (2.46)   |   JII 514.346 (9.5)   |   JII70 174.038 (3.75)   |   KOMPAS100 945.162 (25.96)   |   LQ45 740.002 (20.32)   |   MBX 1338.07 (31.05)   |   MNC36 264.409 (7.18)   |   PEFINDO25 251.635 (8.18)   |   SMInfra18 228.656 (4.87)   |   SRI-KEHATI 297.818 (8.93)   |  

Kemdikbud: Merdeka Belajar Bisa Picu Kreativitas Guru

Rabu, 13 Mei 2020 | 18:36 WIB
Oleh : Jayanty Nada Shofa / JNS

Jakarta, Beritasatu.com -Kebijakan Merdeka Belajar oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) dapat memicu kreativitas guru dan lingkungan pendidikan dalam meningkatkan kualitas hasil belajar.

Hal ini disampaikan oleh Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan dan Perbukuan (Kabalitbangbuk) Totok Suprayitno ketika mengikuti bincang daring "Kemitraan untuk Pembelajaran".

"Kreativitas yang dibangkitkan dari guru-guru itu sendiri bukan resep yang dibawa, tapi bangkit dari guru-guru itu sendiri. Terbukti telah membuat pembelajaran ini menyenangkan. Pembelajaran ini bisa memberikan bekal yang baik. Belajarnya bisa ditingkatkan kualitasnya," ujarnya, Selasa (12/5/2020).

Dalam mengembangkan kreativitas, lanjut Totok, Kemdikbud menggandeng Kementerian Agama (Kemnag).

Terdapat pula program INOVASI untuk Anak Sekolah Indonesia (INOVASI) bersama Pemerintah Australia untuk meningkatkan literasi dan numerasi di berbagai daerah khususnya Nusa Tenggara Timur (NTT), Nusa Tenggara Barat (NTB), Jawa Timur dan Kalimantan Utara.

Adapun fokus program ini adalah untuk mencari solusi yang relevan dan sesuai dengan tantangan pembelajaran khususnya bagi jenjang pendidikan dasar yang ada di daerah masing-masing.

“Yang selalu kita anggap mustahil mengubah kultur belajar dari yang kaku atau yang serba ikuti petunjuk menjadi sebuah proses belajar yang penuh dengan kreativitas oleh guru. Matematika yang momok menjadi menyenangkan (atau) literasi yang sulit dicapai dari berbagai tes ternyata bisa ditingkatkan dengan cara-cara yang bisa dimunculkan oleh para guru," jelas Totok.

Dirinya pun mengingatkan kembali agar para sekolah terus berkreasi dalam menjalankan proses pembelajarannya.

Penguatan Ekosistem Tingkatkan Kualitas

Menurut Direktur Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan (Dirjen GTK) Kemdikbud Iwan Syahril, Kemdikbud menginginkan adanya ekosistem yang kuat sebagai upaya peningkatan kualitas pendidikan.

“Arahan dari Presiden adalah kita harus kerja keras, kerja cepat, kerja produktif, tapi jangan lupa fokusnya adalah outcome. Outcome tersebut Mas Menteri terjemahkan sebagai hasil belajar murid. Kita masih perlu kerja keras yang lebih fokus lagi, dan visi Merdeka Belajar adalah visi yang fokus kepada murid,” ujar Iwan.

Adapun program INOVASI ini telah berhasil meningkatkan kualitas pembelajaran dan pengajaran siswa.

Di NTT misalnya, kemampuan literasi siswa dari 22% menjadi 53%. Pada angka hasil belajar siswa, kegiatan kemitraan juga telah berhasil memperkecil jarak antara siswa berkebutuhan khusus dengan siswa lainnya, yang tadinya 17% menjadi 4%.

Wakil Bupati Sumba Timur Umbu Lili Pekuwali menyatakan, kemampuan literasi siswa di wilayahnya termasuk rendah apabila dibandingkan provinsi maupun kabupaten lainnya di NTT.

Sebelum adanya program INOVASI, pemda lebih menekankan pada penyediaan sarana dan prasarana dan meningkatkan jumlah tenaga pendidikan. Kini, pihaknya lebih fokus pada program yang menyentuh mutu pendidikan.

“Penguatan kapasitas guru, manajemen kepala sekolah, pelibatan orang tua, serta bagaimana kami bisa menyediakan buku-buku yang membantu siswa untuk lebih tertarik dalam meningkatkan kemampuan literasi. Saya kira ini yang penting,” ujar Umbu.

Lebih lanjut, Umbu menambahkan, inovasi lainnya adalah penerapan bahasa daerah sebagai pengantar awal di kelas. Hal ini dilakukan untuk meningkatkan semangat belajar di kelas rendah yang hanya dapat berbahasa ibu.

Sedangkan di Lombok Tengah, program INOVASI menghadirkan beberapa LSM seperti Forum Lingkar Pena (FLP) untuk berdongeng bagi anak-anak yang berkebutuhan khusus.

Menurut Kepala Dinas Pendidikan Lombok Tengah Sumum, kehadiran Universitas Mataram (Unram) di dua kecamatan di Lombok Tengah pun turut dapat membantu pengembangan pendidikan melaluipemberdayaan Kelompok Kerja Guru (KKG) dan Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP).

“Bahkan Unram punya komitmen bahwa untuk semua mahasiswa yang tamat perguruan tinggi itu minimal memiliki pengetahuan 2 SKS pendidikan inklusif. Walaupun kami dalam keadaan refocusing anggaran, khusus untuk pendidikan inklusif, tidak dihapus dalam rangka meningkatkan kompetensi guru dalam pendidikan inklusif,” pungkas Sumum.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI

BERITA LAINNYA

Meski Tidak Cukup, Warga Bersyukur Terima Bantuan PKH

Bantuan dalam bentuk sembako dengan nilai Rp 200.000, dianggap bisa mengurangi beban ekonomi keluarga di tengah pandemi virus corona atau Covid-19.

NASIONAL | 13 Mei 2020

ACC Salurkan Bantuan Sembako dan Alat Kesehatan di Yogyakarta

Selain sembako, ACC juga menyerahkan bantuan berupa alat pelindung diri (APD) kesehatan untuk tenaga medis di RS Panti Rapih, Yogyakarta.

NASIONAL | 13 Mei 2020

Pendaftaran Penerima Bansos di Medan Abaikan Protokol Kesehatan

Warga berdesakan dan tidak mengindahkan imbauan petugas.

NASIONAL | 13 Mei 2020

Kasus TPPO ABK, Polri Gandeng Jaksa

Dit Tipidum Bareskrim telah resmi meningkatkan kasus dugaan TPPO anak buah kapal di Long Xing 629 ke tahap penyidikan.

NASIONAL | 13 Mei 2020

Pandemi Covid-19, Jasa Marga Tetap Beri Pelayanan Arus Mudik 2020

Seluruh sumber daya Jasa Marga dikerahkan untuk mengatur arus lalu lintas jalan tol agar tetap lancar di tengah pandemi Covid-19.

NASIONAL | 13 Mei 2020

Langkah BPK Umumkan Daftar Bank di Tengah Pandemi Dinilai Tidak Bijak

Kondisi krisis perekonomian dunia dan nasional akibat Covid-19 merupakan faktor sangat penting untuk diperhatikan dengan saksama dalam setiap kebijakan.

NASIONAL | 13 Mei 2020

Rencana Dinkes Bengkulu Gunakan PCR Belum Bisa Direalisasikan

"Untuk melakukan pemeriksaan Covid-19 menggunakan PCR masih terhambat ketersedian kit reagen saja."

NASIONAL | 13 Mei 2020

Kenaikan Harga Bawang Merah Disebabkan Kendala Distribusi

Kenaikan harga bawang merah kemungkinan terjadi karena terkendala dalam sisi distribusinya.

NASIONAL | 13 Mei 2020

Tak Memiliki Hasil Rapid Test Banyak Calon Penumpang KA di Semarang Ditolak

Sebagian besar calon penumpang ditolak karena tidak memiliki surat keterangan telah melakukan rapid test Covid-19 dengan hasil yang dinyatakan negatif.

NASIONAL | 13 Mei 2020

Pemerintah Diminta Perjelas Rencana Pembukaan Aktivitas Sekolah

Masalahnya, pihaknya belum pernah merasa yakin bahwa pandemi Covid-19 sudah selesai.

NASIONAL | 13 Mei 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS