Kemdikbud: Organisasi Penggerak Cerminkan Makna Hari Lahir Pancasila
INDEX

BISNIS-27 446.998 (3.66)   |   COMPOSITE 5103.41 (22.92)   |   DBX 961.91 (2.39)   |   I-GRADE 139.433 (1.14)   |   IDX30 425.424 (3.73)   |   IDX80 112.732 (0.9)   |   IDXBUMN20 290.237 (3.92)   |   IDXG30 119.067 (0.52)   |   IDXHIDIV20 380.466 (2.42)   |   IDXQ30 124.992 (0.94)   |   IDXSMC-COM 219.453 (0.5)   |   IDXSMC-LIQ 253.905 (3.07)   |   IDXV30 105.587 (1.13)   |   INFOBANK15 830.947 (11.32)   |   Investor33 371.883 (3.69)   |   ISSI 150.117 (0.53)   |   JII 544.402 (1.55)   |   JII70 185.969 (0.84)   |   KOMPAS100 1019.44 (6.38)   |   LQ45 783.452 (7)   |   MBX 1412.54 (6.76)   |   MNC36 280.287 (2.27)   |   PEFINDO25 278.026 (3.1)   |   SMInfra18 241.756 (0.32)   |   SRI-KEHATI 314.153 (3.5)   |  

Kemdikbud: Organisasi Penggerak Cerminkan Makna Hari Lahir Pancasila

Senin, 1 Juni 2020 | 19:29 WIB
Oleh : Jayanty Nada Shofa / JNS

Jakarta, Beritasatu.com - Hari Lahir Pancasila dimaknai sebagai momentum untuk mempererat semangat gotong royong dalam memajukan bangsa. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) pun turut menekankan pentingnya bergotong royong dalam meningkatkan kualitas pendidikan.

Salah satunya adalah melalui Organisasi Penggerak yang merupakan bagian dari kebijakan Merdeka Belajar. Program ini diharapkan dapat mendorong terwujudnya ribuan sekolah penggerak di Indonesia.

Adapun fokus utama Organisasi Penggerak adalah peningkatan kualitas guru, kepala sekolah dan tenaga kependidikan berdasarkan model-model yang berhasil meningkatkan hasil belajar siswa.

Dengan adanya Merdeka Belajar, guru penggerak diberikan ruang lebih untuk berinovasi untuk menemukan metode pembelajaran yang sesuai dengan karakter dan kemampuan siswa.

Lalu, inovasi tersebut menjadikan sekolah di mana ia berada menjadi sebuah sekolah penggerak.

Kemudian, sekolah penggerak diharapkan dapat mendorong sekolah lainnya untuk melakukan transformasi pembelajaran yang berpusat pada murid.

Namun, hal ini harus disertai dengan dukungan atau gotong royong antar berbagai pihak termasuk komunitas yang terdiri dari orang tua hingga organisasi masyarakat.

Semangat gotong royong dalam Organisasi Penggerak ini pun kembali ditekankan oleh Mendikbud Nadiem Makarim.

“Waktu itu, saya beserta tim menjanjikan bahwa paradigma Kemdikbud akan berubah menjadi jauh lebih gotong royong. Inilah buktinya pada hari ini apa yang kita maksud gotong royong,” ungkap Nadiem, dilansir dari akun resmi Instagram Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Kemdikbud, Senin (1/6/2020).

“Bukan hanya janji-janji palsu gotong royong. Tapi bahkan kita akan menggerakkan sekolah dengan organisasi penggerak,” imbuhnya.

Pada fase pertama Organisasi Penggerak (2020-2022), Kemdikbud menargetkan peningkatan kompetensi 50.000 guru, kepala sekolah dan tenaga kependidikan di 5.000 PAUD, SD, SMP, serta satuan pendidikan khusus/luar biasa.

“Kita luncurkan program Organisasi Penggerak di bulan Maret dan sekarang sedang dalam proses mulai berevolusi,” ujar Direktur Jenderal GTK Iwan Syahril.

Dirinya pun berharap nantinya program ini dapat diluncurkan dan menghasilkan dampak yang lebih besar ke ekosistem.

“Terutama ekosistem yang memiliki banyak tantangan. Yuk kita gotong royong untuk ini,” ajaknya.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Pemkab Bogor Pastikan Belum Buka Wisata Camping

Pemkab Bogor memastikan bila pemda belum memperbolehkan wisata camping di mana pun.

NASIONAL | 1 Juni 2020

Kasus Sembuh Covid-19 di DIY Saingi Pasien Positif

Kasus covid-19 di DI Yogyakarta terus turun.

NASIONAL | 1 Juni 2020

Polres Bengkulu Selatan Amankan 62 Potong Kayu Gelondongan Berserakan di Pantai Manna

Polres Bengkulu amankan 63 potong kayu gelondongan di Pantai Pasar Bawah Manna.

NASIONAL | 1 Juni 2020

PT PPI Beri Klarifikasi Terkait Isu Impor Daging Tahun 2016

PPI mengklarifikasi terkait isu impor daging 2016 dan menegaskan pihak-pihak yang terlibat dalam persoalan tersebut sudah tidak lagi menjabat di perusahaan.

NASIONAL | 1 Juni 2020

UGM Beri Keringanan UKT Bagi Mahasiswa Terdampak Covid-19

UGM beri keringanan uang kuliah untuk mahasiswa terdampak Covid-19.

NASIONAL | 1 Juni 2020

Peringati Hari Lahir Pancasila di UGM dilakukan Secara Daring

Peringati Hari Lahir Pancasila di UGM dilaksanakan secara daring.

NASIONAL | 1 Juni 2020

Rejang Lebong Siap Laksanakan New Normal dengan Terapkan Protokol Kesehatan Ketat

Pemkab Lejang Lebong siap laksanakan tatanan hidup baru.

NASIONAL | 1 Juni 2020

Pemberlakukan New Normal, Pemprov Tetap Bersiaga di Bandara dan Pelabuhan

Pemprov Papua siap terapkan new normal.

NASIONAL | 1 Juni 2020

KPK Terima 58 Laporan Gratifikasi Idulfitri, Nilainya Rp 62,8 Juta

Sebanyak 58 laporan gratifikasi dengan nilai total Rp 62,8 juta itu diterima KPK hingga 29 Mei 2020.

NASIONAL | 1 Juni 2020

Hari Lahir Pancasila, Ini Pesan Menpora kepada Pemuda Maritim

Menpora Zainudin Amali mengingatkan agar Maritim Muda Nusantara (MMN) tetap memegang nilai Pancasila, serta cepat beradaptasi dengan era digital.

NASIONAL | 1 Juni 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS