Besarnya Peran Guru dalam Pembentukan SDM Unggul
INDEX

BISNIS-27 503.107 (3.64)   |   COMPOSITE 5679.25 (39.48)   |   DBX 1039.52 (6.03)   |   I-GRADE 166.189 (1.51)   |   IDX30 492.322 (4.24)   |   IDX80 129.082 (1.23)   |   IDXBUMN20 363.759 (3.05)   |   IDXG30 133.243 (1.23)   |   IDXHIDIV20 440.08 (4.72)   |   IDXQ30 143.762 (1.37)   |   IDXSMC-COM 242.127 (1.27)   |   IDXSMC-LIQ 293.644 (2.95)   |   IDXV30 123.61 (1.71)   |   INFOBANK15 979.67 (1.27)   |   Investor33 423.592 (3.04)   |   ISSI 165.745 (1.68)   |   JII 604.859 (8.29)   |   JII70 207.745 (2.62)   |   KOMPAS100 1155.02 (10)   |   LQ45 903.46 (7.58)   |   MBX 1578.72 (11.24)   |   MNC36 316.411 (2.6)   |   PEFINDO25 310.113 (2.97)   |   SMInfra18 286.549 (2.16)   |   SRI-KEHATI 362.507 (2.38)   |  

Besarnya Peran Guru dalam Pembentukan SDM Unggul

Sabtu, 6 Juni 2020 | 07:34 WIB
Oleh : Jayanty Nada Shofa / JNS

Jakarta, Beritasatu.com - Pembentukan penerus bangsa yang berdaya saing telah lama menjadi impian pemerintah. Presiden Joko Widodo (Jokowi) tidak lama ini kembali menekankan pentingnya pengembangan sumber daya manusia (SDM) yang unggul melalui adaptasi pendidikan.

Adapun kebijakan Merdeka Belajar menjadi langkah Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) dalam membentuk SDM. Merdeka Belajar memberikan kebebasan bagi sekolah, guru maupun siswa untuk berinovasi guna meningkatkan kualitas hasil pembelajaran.

Penekanan pada inovasi ini dianggap sebagai angin segar bagi pendidikan. Sebab, ekosistem pendidikan Indonesia telah lama terbelenggu oleh budaya kepatuhan yang fokus pada pemenuhan regulasi secara formal.

Hal ini disampaikan oleh Direktur Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan (Dirjen GTK) Kemdikbud Iwan Syahril pada halaman opini Harian Kompas.

“Budaya kepatuhan ini perlu ditransformasi menjadi budaya inovasi dengan kualitas belajar murid sebagai tujuan utama setiap pemangku kepentingan,” ungkap Iwan.

Persoalan pendidikan lainnya adalah kualitas mengajar guru yang telah mengantongi sertifikat pendidik.

“Sayangnya, dari berbagai studi empiris, kepemilikan sertifikat pendidik tidak menjadi jaminan kualitas kinerja guru di Indonesia,” ujar Iwan.

Hal ini dikonfirmasi pada hasil riset Trends in International Mathematics and Science study (TIMMS) 2015. Ditemukan tidak ada perbedaan praktik mengajar dan hasil belajar siswa antara guru yang bersertifikasi dan yang belum.

“Malah, guru-guru bersertifikasi cenderung menggunakan pendekatan yang berpusat pada guru,” jelasnya.

Lebih lanjut, Iwan menyatakan sekolah menjadi unit inovasi paling utama dalam membawa perubahan pendidikan.

Inovasi ini berawal dari guru penggerak yang memahami pembelajaran yang berpusat pada murid. Kemudian, mereka didorong untuk menjadi pemimpin sekolah.

Menurut Iwan, pemilihan pemimpin sekolah adalah salah satu keputusan terpenting dalam sistem pendidikan.

Sebab, kepala sekolah memiliki peran sebagai instructional leader yang terus mendorong guru lainnya untuk berinovasi. Misalnya, dengan mendukung penciptaan suasana kelas yang lebih bersifat diskusi, sehingga mendorong keterlibatan siswa.

“Secara sosiokultural, Indonesia masih sangat dipengaruhi budaya feodal. Perubahan dalam budaya ini akan terjadi lebih cepat dan sukses jika pemimpinnya adalah pemimpin yang transformatif,” jelas Iwan.

Dirinya pun berharap sekolah yang telah menerapkan instructional leadership ini dapat menjadi sekolah penggerak. Yakni katalis bagi transformasi sekolah lainnya untuk menerapkan model pembelajaran serupa.

Transformasi pendidikan ini, lanjutnya, juga harus disertai dengan dukungan komunitas dan organisasi masyarakat.

Di saat yang sama, Iwan menaruh perhatian pada persoalan kesejahteraan guru.

“Upaya peningkatan kualitas guru dan pemimpin sekolah haruslah berpijak pada prinsip bahwa semua guru yang mengabdi harus mendapatkan penghasilan yang layak. Tidak boleh ada guru yang mendapat gaji di bawah standar minimum yang layak,” pungkasnya.

Untuk itu, Kemdikbud, ungkap Iwan, perlu melakukan dialog intensif lintas kementerian untuk mencari solusi efektif untuk menjamin kesejahteraan semua guru.

“Guru adalah sebuah profesi yang mulia dan terhormat. Status sosial ekonomi guru semestinya sama dengan profesional lain karena peran guru sangat penting dalam pembangunan bangsa,” tutup Iwan.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Luhut Klarifikasi Posisinya Sebagai Dewan Pengarah Penanganan Covid-19

Fokus penanganan Covid-19 dilakukan dengan membangun laboratorium pengujian, rumah sakit rujukan, hingga rumah sakit darurat.

NASIONAL | 6 Juni 2020

Polisi Kawal Kampung Siaga di Tengah Pandemi

Warga dengan kesadarannya menggunakan masker.

NASIONAL | 6 Juni 2020

ICW Serahkan Informasi Terkait Sidang Penyiraman Air Keras

ICW menyerahkan Amicus Curiae atau memberikan informasi terkait persidangan teror penyiraman air keras terhadap penyidik senior KPK

NASIONAL | 5 Juni 2020

Eks Dirut PT Dirgantara Indonesia Akui Jadi Tersangka KPK

Mantan Direktur Utama PT Dirgantara Indonesia (PT DI), Budi Santoso mengakui telah ditetapkan KPK sebagai tersangka dugaan korupsi

NASIONAL | 5 Juni 2020

Romo Benny: Pancasila Modal Bangsa Hadapi Pandemi Covid-19

Nilai kemanusiaan dan semangat gotong royong, harus terus dipupuk dan digalakkan.

NASIONAL | 5 Juni 2020

Korupsi Proyek IPDN, Eks Petinggi PT Hutama Karya Mulai Jalani Hukuman 5 Tahun Penjara

Jaksa Eksekutor KPK mengeksekusi mantan Senior Manager Pemasaran PT Hutama Karya Bambang Mustaqim ke Rutan Klas I Cipinang

NASIONAL | 5 Juni 2020

KPK Periksa Eks Dirut PT Dirgantara Indonesia Budi Santoso

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa mantan Direktur Utama (Dirut) PT Dirgantara Indonesia (DI), Budi Santoso, Jumat (5/6/2020)

NASIONAL | 5 Juni 2020

Coretan di Webinar Wapres, Polri Koordinasi dengan UIN Maliki

Coretan-coretan tidak beraturan berwarna merah dan biru secara bergantian muncul saat rekaman sambutan video Wakil Presiden Ma'ruf Amin ditayangkan.

NASIONAL | 5 Juni 2020

Peduli Covid-19, Perempuan Golkar Akan Bagi 1.000 Sembako dan 1.500 Makanan Tiap Jumat

Program Jumat Berbagi untuk Sesama akan rutin digelar Gerakan Perempuan Golkar Peduli dalam setiap minggunya.

NASIONAL | 5 Juni 2020

Kempora Segera Terbitkan Protokol Keolahragaan untuk New Normal

Penerbitan protokol new normal bagi para atlet ditunjukkan agar para atlet bisa kembali berlatih atau melanjutkan kompetisi olahraga.

NASIONAL | 5 Juni 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS