Guru Diminta Utamakan Progres Pembelajaran Anak
INDEX

BISNIS-27 448.028 (-0.11)   |   COMPOSITE 5099.84 (-3.39)   |   DBX 964.111 (2.27)   |   I-GRADE 139.821 (-0.42)   |   IDX30 426.948 (0.39)   |   IDX80 113.317 (0.11)   |   IDXBUMN20 291.67 (1.28)   |   IDXG30 118.931 (0.18)   |   IDXHIDIV20 379.8 (-0.77)   |   IDXQ30 124.715 (-0.33)   |   IDXSMC-COM 219.701 (0.45)   |   IDXSMC-LIQ 255.871 (2.67)   |   IDXV30 106.644 (1.52)   |   INFOBANK15 836.821 (-6.19)   |   Investor33 373.706 (-0.97)   |   ISSI 150.561 (0.36)   |   JII 547.285 (1.18)   |   JII70 187.054 (0.33)   |   KOMPAS100 1020.57 (-1.1)   |   LQ45 786.439 (0.76)   |   MBX 1410.93 (-1.57)   |   MNC36 280.006 (-0.59)   |   PEFINDO25 280.13 (0.18)   |   SMInfra18 241.99 (-0.13)   |   SRI-KEHATI 316.197 (-0.37)   |  

Guru Diminta Utamakan Progres Pembelajaran Anak

Selasa, 23 Juni 2020 | 12:22 WIB
Oleh : Jayanty Nada Shofa / JNS

Jakarta, Beritasatu.com - ​Menjelang tahun ajaran baru di tengah pandemi Covid-19, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) mengimbau guru agar tidak terpaku pada penuntasan kurikulum semata. Namun, guru diharapkan mengedepankan progres pembelajaran dari setiap anak.

Direktur Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan (Dirjen GTK) Kemendikbud menyatakan, progres dapat terjadi dengan memperhatikan tingkat pemahaman anak terhadap materi. Terlebih, kemampuan murid akan beragam karena model pembelajaran selama beberapa bulan terakhir yang berbeda dari biasanya.

“Pemaksaan kurikulum hanya akan membawa dampak yang lebih buruk ke depannya. Perlu ada semacam diferensiasi bagaimana kita bisa membantu anak dengan tuntutan dan kebutuhan belajar yang berbeda-beda,” ujar Iwan Syahril dalam webinar Kemendikbud, Kamis lalu (18/6/2020).

Kurikulum, ungkap Iwan, selalu berdialog dengan dua konteks yaitu kondisi murid, serta sekolah di mana murid tersebut berada. Sebelum memulai materi baru, guru bisa melakukan ​assessment u​ntuk memahami kondisi murid terlebih dahulu. Misalnya, dengan mengulang sekaligus menguji materi di tingkat sebelumnya.

“Kita berpegang pada prinsip Merdeka Belajar di mana kita berpusat pada murid. Bagaimana kondisi murid itu akan kita sesuaikan. Ini tentunya dibutuhkan kreativitas dan inovasi,” jelasnya.

Dirinya menuturkan, inovasi ini membutuhkan keinginan untuk berani mencoba hal baru. Banyak guru di Indonesia menerapkan konsep learning by doing u​ntuk mencari model pembelajaran yang terefektif dalam segala keterbatasan.

Misalnya, guru yang gagap teknologi (gaptek) mulai mempelajari pengembangan konten belajar digital. Sejumlah guru lainnya juga menerapkan kunjungan ke rumah siswa secara bergilir karena tidak ada jaringan internet di daerahnya.

“Selain kita mengkurasi praktik baik (pembelajaran), situasi di lapangan tentu berbeda-beda. Sesuai dengan arahan Mendikbud Nadiem Makarim, gotong royong juga menjadi penting dalam menyelesaikan masalah ini,” lanjut Iwan.

Untuk mendukung gotong royong tersebut, Kemendikbud telah meluncurkan laman guruberbagi​.kemdikbud.go.id. Pada laman ini, guru dari seluruh jenjang pendidikan dapat saling berbagi materi dan rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP) yang digunakan selama pandemi. Terdapat pula materi pelatihan bagi guru untuk meningkatkan kompetensi menggunakan alat-alat digital.

Hingga saat ini, laman Guru Berbagi telah mencatat sekitar 560.000 pengunjung di mana 300.000 orang di antaranya mengunduh RPP yang ada. Terdapat pula 564 komunitas jejaring, 1.600 artikel, serta 108.000 peserta yang mengikuti pelatihan.

Salah satu RPP yang paling banyak diunduh adalah studysaster yang mengintegrasikan pendidikan bencana Covid-19 dalam kegiatan belajar mengajar. RPP tersebut mengajak siswa untuk berdiskusi untuk menghasilkan karya kreatif seperti poster terkait virus ​corona.​

“Konteks (pendidikan) Indonesia ada sekitar 50 jutaan murid dan pastinya tidak ada konteks yang sama. Gotong royong menjadi kunci dalam menyelesaikan berbagai masalah pendidikan Indonesia yang sangat kompleks,” tutup Iwan.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Interpelasi Gubernur Banten, Fraksi PDIP Berubah Sikap

Perubahan sikap ini terjadi setelah Gubernur Banten Wahidin Halim mengirim surat kepada Ketua DPRD Banten Andra Soni.

NASIONAL | 23 Juni 2020

Brigjen Dadang Dilantik Jadi Wakapolda Sumut

Kapolda Sumut mengucapkan selamat bertugas di tempat yang baru kepada Brigjen Pol Mardiaz Kusin Dwihananto.

NASIONAL | 23 Juni 2020

Wabah DBD Meningkat di Bengkulu Selatan

Dalam dua bulan terakhir hampir setiap minggu ditemukan warga yang menjadi korban DBD positif antara 2 sampai 3 orang.

NASIONAL | 23 Juni 2020

Jokowi: Agustus, Kemarau Akan Landa Sebagian Besar Wilayah Indonesia

Pemerintah masih memiliki waktu persiapan satu bulan untuk menghadapi musim kemarau yang melanda sebagian besar wilayah Indonesia.

NASIONAL | 23 Juni 2020

4 Arahan Jokowi untuk Antisipasi Karhutla saat Musim Kemarau

Jokowi mengungkapkan 99% kebakaran hutan terjadi karena ulah manusia, baik disengaja atau kelalaian.

NASIONAL | 23 Juni 2020

Akademisi Ingatkan Pilkada di Sulteng Jangan Jadi Klaster Penyebaran Covid-19

Pilkada di masa Covid-19 harus dipersiapkan sebaik mungkin.

NASIONAL | 23 Juni 2020

Abaikan Protokol Kesehatan, Pasar Tradisional di Bengkulu Rentan Penularan Covid-19

Jajaran Polda Bengkulu, akan terus menerus melakukan sosialisasi dan imbuan kepada masyarakat agar patuh terjadap protokol kesehatan.

NASIONAL | 23 Juni 2020

Waspadai Sampah APD di Teluk Jakarta

Pada Maret-April 2020 naik menjadi 16 persen

NASIONAL | 23 Juni 2020

Ini Sepak Terjang Freestyler Ardhi Andryadi

Freestyler sepak bola Ardhi Andryadi ini aktif mewakilkan Indonesia di berbagai kejuaraan dunia.

NASIONAL | 23 Juni 2020

Kaltara Optimalkan Empat Proyek Prioritas Dorong Perekonomian

Pembangunan PLTA ini juga masuk ke dalam proyek strategis nasional

NASIONAL | 23 Juni 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS