Survei Kemdikbud: 96,6% Siswa Belajar Sepenuhnya dari Rumah
INDEX

BISNIS-27 426.538 (11.39)   |   COMPOSITE 4842.76 (103.04)   |   DBX 923.5 (7.76)   |   I-GRADE 127.867 (3.45)   |   IDX30 404.318 (11.17)   |   IDX80 105.647 (2.92)   |   IDXBUMN20 263.312 (10.37)   |   IDXG30 113.239 (2.36)   |   IDXHIDIV20 361.834 (9.72)   |   IDXQ30 118.461 (3.18)   |   IDXSMC-COM 206.934 (3.31)   |   IDXSMC-LIQ 229.9 (5.97)   |   IDXV30 99.778 (3.02)   |   INFOBANK15 760.318 (27.06)   |   Investor33 353.585 (10.19)   |   ISSI 142.238 (2.46)   |   JII 514.346 (9.5)   |   JII70 174.038 (3.75)   |   KOMPAS100 945.162 (25.96)   |   LQ45 740.002 (20.32)   |   MBX 1338.07 (31.05)   |   MNC36 264.409 (7.18)   |   PEFINDO25 251.635 (8.18)   |   SMInfra18 228.656 (4.87)   |   SRI-KEHATI 297.818 (8.93)   |  

Survei Kemdikbud: 96,6% Siswa Belajar Sepenuhnya dari Rumah

Kamis, 25 Juni 2020 | 05:21 WIB
Oleh : Jayanty Nada Shofa / JNS

Jakarta, Beritasatu.com - Survei oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) memperlihatkan 96,6% siswa belajar sepenuhnya di rumah akibat pandemi Covid-19 baik di daerah terdepan, terluar, dan tertinggal (3T) maupun non-3T.

Data tersebut berdasarkan survei layanan SMS gratis yang merupakan kerja sama dengan UNICEF. Sebanyak 1.098 siswa dan 602 orang tua mengikuti survei ini pada 18 Mei-2 Juni lalu. Sebelumnya, Kemdikbud juga telah mengadakan survei daring yang diikuti oleh 46.547 orang tua dan 38.109 siswa pada seluruh jenjang pendidikan dalam rentang waktu 13-22 Mei 2020.

Iwan menyatakan, tantangan utama pendidikan Indonesia adalah kentalnya pembelajaran yang berpusat kepada guru (teacher-centered learning).

"Ada sebuah harapan dari survei ini yang bisa kita cermati yaitu semakin banyaknya siswa yang mulai belajar dari sumber-sumber belajar lain seperti dari TVRI, buku dan lain-lain," ungkap Direktur Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan (Dirjen GTK) Iwan Syahril ketika mengikuti rapat kerja virtual bersama Komisi X DPR di Jakarta, Senin (22/6/2020).

Survei juga memperlihatkan semakin banyak guru dan siswa mulai menerapkan teknologi dalam pembelajaran.

"Dengan adanya pandemi ini, terjadi adopsi teknologi yang signifikan, mulai dari teknologi yang sederhana hingga kompleks," tutur Iwan.

Terkait pembelajaran interaktif, guru dan siswa dapat memanfaatkan media sosial sebagai sarana interaksi. Hal ini juga didukung dengan banyaknya siswa yang memanfaatkan learning management system khususnya bagi jenjang SMA dan SMK.

Aplikasi sumber belajar daring juga mendukung terjadinya pembelajaran adaptif yang sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan masing-masing siswa. Berdasarkan hasil survei, lebih dari separuh siswa sudah memanfaatkan aplikasi ini.

Di kesempatan yang sama, Iwan kembali menegaskan perlunya sosialisasi lebih masif lagi terkait tidak adanya tuntutan penuntasan kurikulum di masa pandemi Covid-19. Asesmen capaian belajar juga tidak harus berbentuk nilai dan skor kuantitatif. Melainkan, hasil belajar diharapkan lebih mengutamakan umpan balik yang bersifat kualitatif.

Program Belajar dari Rumah di TVRI Dinilai Bermanfaat

Pada April lalu, Kemdikbud bekerja sama dengan TVRI untuk menayangkan program pembelajaran yang mengajarkan literasi, numerasi, penumbuhan karakter, dan wawasan kebudayaan. Penayangan ini ditujukan untuk membantu siswa dan guru yang mengalami kendala akses teknologi.

Menurut survei daring Kemdikbud, sebanyak 79% siswa baik di wilayah 3T maupun non 3T menyatakan program tersebut merupakan tayangan yang paling sering ditonton selama masa pandemi.

Pusat Penguatan Karakter Kemdikbud juga melakukan survei terpisah pada 20 April-24 Mei lalu. Sebanyak 6.061 siswa memberikan nilai 8,4 dari 10 terkait manfaat yang diberikan program Belajar dari Rumah. Sementara itu, sebanyak 2.391 responden guru memberikan nilai 8,1 dari 10.

"Para guru menganggap bahwa program ini membantu dalam melaksanakan pembelajaran dari rumah. Hal ini juga diperkuat dengan sejumlah kepala dinas pendidikan yang menganjurkan guru menggunakan tayangan Belajar dari Rumah untuk pembelajaran,” ungkap Kepala Pusat Penguatan Karakter Kemdikbud Hendarman.

Menurutnya, Kemdikbud telah dan akan terus merespon tantangan dalam kegiatan belajar mengajar di masa pandemi melalui berbagai program, kemitraan, dan kanal.

Selain penayangan program Belajar dari Rumah di TVRI, Kemdikbud telah meluncurkan aplikasi Rumah Belajar, serta penyediaan materi cetak yang dapat diunduh pada laman Bersama Hadapi Korona.

Terdapat pula sejumlah kebijakan yang mendukung kegiatan belajar mengajar selama pandemi. Di antaranya adalah Keputusan Bersama Empat Kementerian tentang Panduan Penyelenggaraan Pembelajaran pada Tahun Ajaran dan Tahun Akademik Baru di Masa Pandemi Covid-19.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI

BERITA LAINNYA

Hadiah Lomba Inovasi Dorong Pemulihan Ekonomi Daerah

Lomba Inovasi Daerah digelar untuk mendorong dan memberi semangat kepada daerah dalam penyiapan tatanan normal baru.

NASIONAL | 24 Juni 2020

DPR Disarankan Studi Banding ke Korsel Lihat Tata Kelola Kepegawaian

Menpan RB Tjahjo Kumolo menyarankan Komisi II DPR melakukan studi banding ke Korea Selatan (Korsel) dalam rangka melihat tata kelola kepegawaian

NASIONAL | 23 Juni 2020

Praperadilan Nasabah Wanaartha Gugur

Sidang praperadilan Wanaartha Life atas perkara penyitaan rekening efek yang telah diblokir penyidik Kejaksaan Agung (Kejagung) dinyatakan gugur.

NASIONAL | 23 Juni 2020

Selama Pandemi, Pendidikan Vokasi Utamakan Mata Kuliah Berbasis Teori

Sedangkan untuk yang berbasis praktik akan dilakukan terakhir.

NASIONAL | 24 Juni 2020

KPK Perkuat Sinergi Pencegahan dan Pemberantasan Korupsi di Daerah

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengajak seluruh kepala daerah memperkuat sinergi dan meningkatkan efektifitas dalam pencegahan dan pemberantasan korupsi

NASIONAL | 24 Juni 2020

Prajurit TNI yang Gugur di Kongo Diserang Kelompok Bersenjata ADF

Satu prajurit TNI yang tergabung dalam Satgas Kizi TNI Konga XX-Q/Monusco gugur

NASIONAL | 24 Juni 2020

Nasabah Wanaartha Akan Audiensi dengan DPR dan OJK

Ketua Umum Forum Nasabah Wanaartha (Forsawa), Parulian Sipahutar menegaskan, perjuangan nasabah yang tergabung di wadah Forsawa terus berlanjut

NASIONAL | 24 Juni 2020

Kurikulum Pendidikan Tinggi Tidak Diubah Selama Pandemi

Namun yang diubah adalah metodenya, saat ini dilakukan di kelas maya. Yang selama ini praktikum di laboratorium sementara dialihkan dengan daring

NASIONAL | 24 Juni 2020

Jangan Ada Lagi Uang Ketok Palu APBD

Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Firli Bahuri mengingatkan para penyelenggara negara di daerah untuk mencegah potensi munculnya korupsi.

NASIONAL | 24 Juni 2020

Docquity Akselarasi Kemampuan Pelayanan Medis Lawan Covid-19

Platform Docquity menyediakan layanan rekrutmen dokter relawan berikut pelatihan secara daring untuk menangani pasien Covid-19.

NASIONAL | 24 Juni 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS