Komisi X Harap Pengangkatan Guru Honorer Dipercepat
INDEX

BISNIS-27 450.793 (-2.26)   |   COMPOSITE 5144.05 (-15.82)   |   DBX 982.653 (2.46)   |   I-GRADE 141.194 (-0.62)   |   IDX30 430.883 (-2.17)   |   IDX80 114.327 (-0.59)   |   IDXBUMN20 295.098 (-2.05)   |   IDXG30 119.385 (-0.73)   |   IDXHIDIV20 382.257 (-1.97)   |   IDXQ30 125.574 (-0.78)   |   IDXSMC-COM 221.901 (-0.43)   |   IDXSMC-LIQ 259.068 (-1.66)   |   IDXV30 107.621 (-1.14)   |   INFOBANK15 842.759 (-2.22)   |   Investor33 376.322 (-1.83)   |   ISSI 151.265 (-0.8)   |   JII 550.5 (-4.84)   |   JII70 187.95 (-1.54)   |   KOMPAS100 1026.39 (-5.14)   |   LQ45 794.213 (-3.71)   |   MBX 1420.94 (-5.57)   |   MNC36 281.737 (-1.36)   |   PEFINDO25 284.937 (-1.16)   |   SMInfra18 242.709 (-2.12)   |   SRI-KEHATI 318.969 (-1.57)   |  

Komisi X Harap Pengangkatan Guru Honorer Dipercepat

Kamis, 9 Juli 2020 | 10:30 WIB
Oleh : Jayanty Nada Shofa / JNS

Jakarta, Beritasatu.com - Komisi X DPR RI meminta pengangkatan guru honorer dipercepat untuk memenuhi kebutuhan guru nasional.

Menurut Wakil Ketua Komisi X DPR RI Dede Yusuf Macan Effendi, jumlah guru honorer saat ini sekitar 150.000. Jumlah tersebut harus segera diangkat menjadi aparatur sipil negara (ASN) atau pegawai pemerintah dengan perjanjian kontrak (PPPK). Namun, progres pengangkatan guru honorer dinilai masih lambat.

"Kita akan dalami apa yang menjadi kesulitan pemerintah, sehingga proses ini berjalan lambat," ungkap Dede pada rapat dengar pendapat bersama lima kementerian di Gedung Nusantara I, Jakarta, Rabu (8/7/2020).

Dede melanjutkan, pemerintah saat ini sedang menjalankan program pembelajaran jarak jauh (PJJ), sehingga kebutuhan guru kian meningkat. Terlebih, PJJ diwacanakan akan berlangsung permanen oleh pemerintah dan Komisi X DPR RI sendiri belum memberi persetujuan soal itu.

Direktur Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (GTK Kemdikbud) Iwan Syahril menjelaskan, terdapat tiga faktor yang harus dipenuhi untuk pemenuhan kebutuhan guru.

Ketiga faktor tersebut adalah anggaran, kepegawaian, dan kualitas guru. Saat ini, lanjut Iwan, untuk menentukan jumlah kebutuhan guru harus menyesuaikan dengan anggaran yang tersedia.

“Ada tiga asumsi utama dalam menghitung kebutuhan guru. Pertama, guru mengajar 30 jam per minggu. Real time-nya 22,5 jam. Guru dapat mengajar di lebih dari satu sekolah di kabupaten/kota yang sama. Sementara itu, estimasi jumlah kebutuhan guru non-ASN di sekolah negeri, sekitar 835.000. Kalau kita hitung dengan guru pensiun 2020 dan 2021, angkanya mencapai 960.000 yang kita butuhkan,” papar Iwan.

Turut hadir dalam rapat tersebut Dirjen Bina Keuangan Daerah Kementerial Dalam Negeri (Kemdagri), Deputi Bidang Aparatur Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, Dirjen Anggaran Kementerian Keuangan (Kemkeu), dan Badan Kepegawaian Nasional.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Tingkat Kesembuhan Pasien Covid-19 di Jatim Membaik

Semoga ke depan semakin banyak warga Jatim yang sembuh dari Covid-19.

NASIONAL | 9 Juli 2020

Menpora Ingatkan Masyarakat untuk Tetap Berolahraga

Menpora Zainudin Amali mengingatkan masyarakat untuk tetap berolahraga guna meningkatkan daya tahan tubuh.

NASIONAL | 9 Juli 2020

Youtuber Ziko Harnadi Berbagi Kiat Sukses di Era Digital

Ziko Harnadi dikenal sebagai youtuber melalui channel Garasi Drift yang memiliki 917.000 subscriber.

NASIONAL | 9 Juli 2020

RUU Ciptaker, Permudah Sertifikasi Jaminan Produk Halal

Substansi keilmuan dan kapasitas membuat fatwa halal bukan eksklusif milik MUI.

NASIONAL | 9 Juli 2020

Kapolri: Calon Perwira TNI-Pori Harus Miliki Mental Kuat dan Tangguh

Kapolri meminta kepada para perwira remaja TNI-Polri selalu kerja keras, disiplin, dan menjunjung tinggi etika.

NASIONAL | 9 Juli 2020

Perbaikan Jalan Semarang - Demak, Dirlantas Polda Jateng Sarankan Pengemudi Cari Jalan Alternatif

Kemacetan karena perbaikan jalan mustahil dihindari. Yang bisa dilakukan adalah mengurangi dampaknya dengan menggunakan manajemen waktu.

NASIONAL | 9 Juli 2020

Subsidi Rapid Test Pesantren Dikabulkan Pemerintah

Pembangunan SDM di tengah pandemi Covid-19 mendapatkan perhatian pemerintah

NASIONAL | 9 Juli 2020

Pelaksanaan Pancasila Perlu Diperkuat Undang-undang

Pancasila tidak cukup menjadi haluan dan pembina, namun harus bisa diterapkan agar semua sistem kehidupan berbangsa dan bernegara selaras dengan Pancasila.

NASIONAL | 9 Juli 2020

Peneliti CSIS: Diperlukan UU Cipta Kerja Untuk Buka Lapangan Kerja Pascapandemi

Peneliti CSIS minta RUU Cipta Kerja segera jadi UU.

NASIONAL | 9 Juli 2020

Presiden Tinjau Food Estate dan Posko Penanganan Covid-19 di Kalteng

Presiden langsung melanjutkan perjalanan menggunakan helikopter Super Puma TNI AU menuju Kabupaten Kapuas untuk meninjau lokasi Food Estate.

NASIONAL | 9 Juli 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS