Pulihkan Ekonomi, Mentan Dorong Ekspor Pertanian
INDEX

BISNIS-27 450.793 (-2.26)   |   COMPOSITE 5144.05 (-15.82)   |   DBX 982.653 (2.46)   |   I-GRADE 141.194 (-0.62)   |   IDX30 430.883 (-2.17)   |   IDX80 114.327 (-0.59)   |   IDXBUMN20 295.098 (-2.05)   |   IDXG30 119.385 (-0.73)   |   IDXHIDIV20 382.257 (-1.97)   |   IDXQ30 125.574 (-0.78)   |   IDXSMC-COM 221.901 (-0.43)   |   IDXSMC-LIQ 259.068 (-1.66)   |   IDXV30 107.621 (-1.14)   |   INFOBANK15 842.759 (-2.22)   |   Investor33 376.322 (-1.83)   |   ISSI 151.265 (-0.8)   |   JII 550.5 (-4.84)   |   JII70 187.95 (-1.54)   |   KOMPAS100 1026.39 (-5.14)   |   LQ45 794.213 (-3.71)   |   MBX 1420.94 (-5.57)   |   MNC36 281.737 (-1.36)   |   PEFINDO25 284.937 (-1.16)   |   SMInfra18 242.709 (-2.12)   |   SRI-KEHATI 318.969 (-1.57)   |  

Pulihkan Ekonomi, Mentan Dorong Ekspor Pertanian

Selasa, 25 Agustus 2020 | 07:49 WIB
Oleh : Jayanty Nada Shofa / JNS

Jakarta, Beritasatu.com - Menteri Petanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo mendorong peningkatan ekspor produk pertanian yang dihasilkan UMKM untuk memulihkan ekonomi nasional pasca pandemi Covid-19.

"Saya ingin semua UMKM yang bisa dilakukan ekspornya dibuatkan 'One Day with Coffee and Food and Cake from Indonesia' di semua benua yang ada di dunia," kata Syahrul ketika menghadiri ekspose pangan lokal UMKM di halaman Gedung PIA Kemtan, Jakarta, Rabu (19/8/2020).

Mentan menjelaskan, pihaknya sudah menggandeng kementerian dan lembaga lainnya untuk penguatan ekspor UMKM pertanian ini.

"Saya sudah bekerja sama dengan Kementerian Luar Negeri supaya produk UMKM yang nonberas yang layak akan kita dorong ekspor," kata Syahrul.

Diversifikasi Pangan

Salah satu fokus Mentan saat ini adalah menggalakkan gerakan diversifikasi pangan lokal yang disebut berperan penting dalam pembangunan ketahanan dan kedaulatan pangan. Program ini mendorong masyarakat agar tidak terpaku pada satu jenis makanan pokok saja dan mulai mengonsumsi pangan lokal nonberas.

Gubernur Jawa Timur (Jatim) Khofifah Indrar Parawansa menganggap Indonesia harus mengubah pandangan masyarakat terhadap pangan lokal yang dinilai tidak menguntungkan. Untuk itu, ia mendukung gerakan diversifikasi pangan yang dicanangkan Mentan tersebut.

"Sekitar 97% masyarakat Jatim makanan pokoknya masih nasi. Kalau makan selain nasi, masyarakat dinilai belum sejahtera. Perspektif seperti ini harus diubah seolah-olah kalau belum makan nasi, standar kesejahteraan kita belum tercapai," kata Khofifah.

Untuk itu, Khofifah sedang menggerakkan petani di Jatim untuk menanam pangan lokal yang memiliki nilai jual. Ia pun berharap Kemtan meningkatkan kerja samanya dengan Kementerian Sosial (Kemsos) untuk melakukan sosialisasi terhadap pangan lokal.

"Kami ingin ada kerjasama dengan Kemsos untuk melakukan sosialisasi ke masyarakat, sehingga nanti diversifikasi pangan ini cakupan bisa lebih luas lagi," tutupnya.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Firli: Pemberantasan Korupsi Jadi Tugas Suci Semua Warga Negara

Upaya memberantas praktik korupsi dalam berbagai wujud sesungguhnya adalah tugas suci semua warga negara.

NASIONAL | 24 Agustus 2020

Saksi yang Dilindungi KPK Dikriminalisasi

Kriminalisasi tak hanya mengancam aparat penegak hukum yang memberantas korupsi.

NASIONAL | 24 Agustus 2020

Giring, Plt Ketum PSI Siap Maju Jadi Capres 2024

Suka atau tidak suka, keputusan-keputusan penting terkait diri kita diambil melalui mekanisme politik.

NASIONAL | 24 Agustus 2020

Banyak Guru Terpapar Covid-19, Ketua MPR: Lebih Baik Kerja dari Rumah

Di Surabaya, terdapat 137 guru yang terpapar Covid-19 akibat adanya kebijakan pemda yang mengharuskan guru-guru untuk tetap absen sidik jari di sekolah.

NASIONAL | 24 Agustus 2020

Kepala Daerah Harus Pahami Fungsi Utama Pemerintahan

Kepala Daerah dituntut untuk dapat menciptakan kemajuan di daerah yang dipimpinnya.

NASIONAL | 24 Agustus 2020

Banyak Guru Terpapar Covid-19, JPPI: Jangan Buru-buru Buka Sekolah

Jika masih ada penambahan jumlah yang positif terpapar Covid-19 setiap hari, pemerintah jangan buru-buru membuka kembali sekolah.

NASIONAL | 24 Agustus 2020

KPK Pertimbangkan Banding Atas Putusan Wahyu Setiawan

KPK mempertimbangkan untuk mengajukan banding atas putusan Majelis Hakim Pengadilan Tipikor Jakarta terhadap mantan Komisioner KPU, Wahyu Setiawan.

NASIONAL | 24 Agustus 2020

Mahfud: Tidak Perlu Berspekulasi Terkait Kebakaran Kejagung

Mahfud MD mengemukakan, penyelidikan terhadap peristiwa kebakaran salah satu gedung di Kejaksaan Agung (Kejagung) masih terus dilakukan.

NASIONAL | 24 Agustus 2020

Dukung Kampus Merdeka, BI Beri Kesempatan Mahasiswa untuk Magang

Program akan dimulai pada semester ganjil 2020 dan berlangsung selama maksimal dua semester.

NASIONAL | 24 Agustus 2020

Wahyu Setiawan Dihukum 6 Tahun Penjara

Majelis Hakim Pengadilan Tipikor Jakarta menjatuhkan hukuman 6 tahun pidana terhadap mantan Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Wahyu Setiawan.

NASIONAL | 24 Agustus 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS