Mendes Dorong Keterlibatan Perempuan dalam Pembangunan Desa
INDEX

BISNIS-27 503.6 (2.5)   |   COMPOSITE 5652.76 (48.27)   |   DBX 1032.04 (3.25)   |   I-GRADE 164.451 (1.87)   |   IDX30 490.95 (3.33)   |   IDX80 128.766 (0.95)   |   IDXBUMN20 358.484 (4.17)   |   IDXG30 133.521 (0.92)   |   IDXHIDIV20 437.723 (3.27)   |   IDXQ30 142.408 (1.41)   |   IDXSMC-COM 239.978 (2.77)   |   IDXSMC-LIQ 292.98 (3.3)   |   IDXV30 120.747 (2.08)   |   INFOBANK15 969.323 (8.87)   |   Investor33 424.184 (2.73)   |   ISSI 165.497 (1.49)   |   JII 607.992 (3.57)   |   JII70 207.954 (1.77)   |   KOMPAS100 1151.81 (10.08)   |   LQ45 901.663 (6.22)   |   MBX 1571.94 (14.64)   |   MNC36 316.426 (2.22)   |   PEFINDO25 300.975 (9.54)   |   SMInfra18 283.853 (1.3)   |   SRI-KEHATI 362.321 (2.15)   |  

Mendes Dorong Keterlibatan Perempuan dalam Pembangunan Desa

Selasa, 25 Agustus 2020 | 10:40 WIB
Oleh : Jayanty Nada Shofa / JNS

Jakarta, Beritasatu.com - Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Mendes PDTT) Abdul Halim Iskandar mendorong keterlibatan perempuan dalam pembangunan desa.

Mendes Abdul Halim menghimbau setidaknya 30% anggota yang ikut serta pada musyawarah desa merupakan perempuan. Kebijakan serupa juga diterapkan bagi Badan Perwakilan Desa (BPD). Untuk program Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Desa, unsur PKK atau perempuan juga diminta aktif sebagai relawan desa.

Tak hanya itu, pendataan harus dimulai dengan melihat kondisi objektif yang ada di desa, termasuk kondisi perempuan termasuk yang belum terdata di bantuan sosial lainnya, serta mereka yang kehilangan pekerjaan akibat pandemi.

"Jadi selama ini, Kemdes memang telah menempatkan perempuan di posisi penting dalam keterlibatan di proses pembangunan," kata Gus Menteri, sapaan akrabnya, pada webinar bertajuk "Feminisasi Kemiskinan dan Efektifitas Bantuan Sosial Merespon Pandemi Covid-19" Senin (24/8/2020).

Kemdes, lanjut Gus Menteri, juga memantau hal ini setiap harinya untuk memastikan kebijakan keterlibatan perempuan benar-benar dilaksanakan.

Gus Menteri menyatakan, saat pendataan, yang terbanyak justru dari perempuan kepala keluarga (PEKKA) terkait dengan belum terdata. Di lihat dari sisi usia, tertinggi ada 827.000 atau 34% yang berusia 65 tahun ke atas. Usia 30-44 tahun hanya 20% kemudian 45-64 tahun sebanyak 16%.

"Hingga hari ini, Dana Desa yang telah tersalur Rp 13 Triliun untuk 74.672 desa," kata Gus Menteri.

Dari 33% PEKKA, jila dilihat dari jenis pekerjaannya, terbanyak adalah buruh tani sebanyak 42% atau setara 1.043.354. Kedua, petani pemilik lahan sebanyak 31 persen dan diikuti oleh petani penggarap sebanyak 13%. Sekitar 1% memiliki pekerjaan lainnya seperti sebagai nelayan, pedagang makanan atau penyedia jasa.

Menurut Gus Menteri, upaya mendorong keterlibatan perempuan dalam pembangunan desa berkaitan dengan tujuan pembangunan berkelanjutan (SDGs) desa.

Gus Menteri meyakini jika gerakan-gerakan dalam perwujudan SDGs Desa akan lebih efektif jika melibatkan perempuan seperti Goals 1 atau Desa Tanpa Kemiskinan. Berbicara isu ini dianggap lebih efisien jika banyak melibatkan perempuan.

Untuk Goals 2 atau Desa Tanpa Kelaparan, lanjut Gus Menteri, perempuan lebih peka terhadap kondisi lingkungan, sehingga lebih mudah mendeteksi warga yang masih kelaparan.

"Desa Sehat dan Sejahtera, ini tidak akan terwujud kalau tidak melibatkan perempuan. Berbicara posyandu dan stunting menjadi bagian perempuan yang jadi harapan dalam pencapain SDGs," kata Gus Menteri.

Tak hanya itu, Gus Menteri berharap kebijakan yang berpihak kepada perempuan di proses pembangunan akan terus bertambah.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Pulihkan Ekonomi, Mentan Dorong Ekspor Pertanian

Mentan Syahrul Yasin Limpo mendorong peningkatan ekspor produk pertanian yang dihasilkan UMKM untuk memulihkan ekonomi nasional pasca pandemi Covid-19.

NASIONAL | 25 Agustus 2020

Firli: Pemberantasan Korupsi Jadi Tugas Suci Semua Warga Negara

Upaya memberantas praktik korupsi dalam berbagai wujud sesungguhnya adalah tugas suci semua warga negara.

NASIONAL | 24 Agustus 2020

Saksi yang Dilindungi KPK Dikriminalisasi

Kriminalisasi tak hanya mengancam aparat penegak hukum yang memberantas korupsi.

NASIONAL | 24 Agustus 2020

Giring, Plt Ketum PSI Siap Maju Jadi Capres 2024

Suka atau tidak suka, keputusan-keputusan penting terkait diri kita diambil melalui mekanisme politik.

NASIONAL | 24 Agustus 2020

Banyak Guru Terpapar Covid-19, Ketua MPR: Lebih Baik Kerja dari Rumah

Di Surabaya, terdapat 137 guru yang terpapar Covid-19 akibat adanya kebijakan pemda yang mengharuskan guru-guru untuk tetap absen sidik jari di sekolah.

NASIONAL | 24 Agustus 2020

Kepala Daerah Harus Pahami Fungsi Utama Pemerintahan

Kepala Daerah dituntut untuk dapat menciptakan kemajuan di daerah yang dipimpinnya.

NASIONAL | 24 Agustus 2020

Banyak Guru Terpapar Covid-19, JPPI: Jangan Buru-buru Buka Sekolah

Jika masih ada penambahan jumlah yang positif terpapar Covid-19 setiap hari, pemerintah jangan buru-buru membuka kembali sekolah.

NASIONAL | 24 Agustus 2020

KPK Pertimbangkan Banding Atas Putusan Wahyu Setiawan

KPK mempertimbangkan untuk mengajukan banding atas putusan Majelis Hakim Pengadilan Tipikor Jakarta terhadap mantan Komisioner KPU, Wahyu Setiawan.

NASIONAL | 24 Agustus 2020

Mahfud: Tidak Perlu Berspekulasi Terkait Kebakaran Kejagung

Mahfud MD mengemukakan, penyelidikan terhadap peristiwa kebakaran salah satu gedung di Kejaksaan Agung (Kejagung) masih terus dilakukan.

NASIONAL | 24 Agustus 2020

Dukung Kampus Merdeka, BI Beri Kesempatan Mahasiswa untuk Magang

Program akan dimulai pada semester ganjil 2020 dan berlangsung selama maksimal dua semester.

NASIONAL | 24 Agustus 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS