Ini Strategi Kemendikbud untuk Meratakan Kualitas Pendidikan
INDEX

BISNIS-27 448.028 (0.11)   |   COMPOSITE 5099.84 (1.97)   |   DBX 964.111 (2.04)   |   I-GRADE 139.821 (0.07)   |   IDX30 426.948 (1.13)   |   IDX80 113.317 (0.26)   |   IDXBUMN20 291.67 (2.94)   |   IDXG30 118.931 (0.13)   |   IDXHIDIV20 379.8 (0.71)   |   IDXQ30 124.715 (0.17)   |   IDXSMC-COM 219.701 (0.37)   |   IDXSMC-LIQ 255.871 (1.88)   |   IDXV30 106.644 (0.69)   |   INFOBANK15 836.821 (-2.31)   |   Investor33 373.706 (-0.05)   |   ISSI 150.561 (0.49)   |   JII 547.285 (2.47)   |   JII70 187.054 (0.82)   |   KOMPAS100 1020.57 (0.6)   |   LQ45 786.439 (1.99)   |   MBX 1410.93 (0.2)   |   MNC36 280.006 (0.2)   |   PEFINDO25 280.13 (0.96)   |   SMInfra18 241.99 (0.64)   |   SRI-KEHATI 316.197 (0.59)   |  

Ini Strategi Kemendikbud untuk Meratakan Kualitas Pendidikan

Kamis, 27 Agustus 2020 | 16:00 WIB
Oleh : Jayanty Nada Shofa / JNS

Jakarta, Beritasatu.com - Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) saat ini menargetkan pemerataan kualitas pendidikan di seluruh Indonesia.

Menurut Direktur Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan (Dirjen GTK) Kemendikbud Iwan Syahril, kunci utama dalam pemerataan kualitas pendidikan adalah kolaborasi dengan pemerintah daerah (pemda) setempat. Tetapi, hal ini tentunya harus disertai dengan upaya penguatan pemimpin pendidikan di masing-masing sekolah.

“Karena kalau hanya fokus kepada peningkatan kualitas guru, tapi kepemimpinannya tidak kita bentuk dengan baik, itu kita akan susah. Karena sekolah di mana pun di Indonesia, pemimpin itu penting,” kata Iwan dalam webinar Pensi Online 2020, Sabtu (8/8/2020).

Diketahui, Kemendikbud telah meluncurkan Program Guru Penggerak (PGP) beberapa waktu lalu.

PGP merupakan program pelatihan bagi guru di mana pesertanya akan menjadi calon kepala sekolah dan calon pengawas sekolah. Para guru penggerak ini juga diharapkan dapat memotivasi guru lainnya untuk berinovasi dalam kegiatan belajar mengajar.

Iwan menuturkan, jika pemimpin di sekolah sudah bisa memahami bagaimana mengajar dengan baik dan membimbing guru lainnya, hal ini dapat mempercepat peningkatan kualitas guru dan tenaga kependidikan di daerah-daerah yang tertinggal.

Adopsi Teknologi
Tak hanya itu, teknologi juga bisa mendukung inovasi pembelajaran sehingga meningkatkan distribusi kualitas pendidikan. Berkat teknologi, guru maupun siswa dapat mengakses berbagai konten untuk menunjang kegiatan belajar mengajar. Tersedia pula berbagai platform pembelajaran yang bisa digunakan.

Namun, tidak dapat dipungkiri akses internet di Indonesia belum merata khususnya di daerah terdepan, terpencil dan tertinggal (3T).

Untuk itu, lanjut Iwan, Kemendikbud sedang memperjuangkan agar semua sekolah di Indonesia bisa mendapatkan akses internet dengan baik.

“Dengan demikian daerah-daerah yang sulit dijangkau secara fisik, logistik, itu bisa dibantu. Mudah-mudahan bisa lebih cepat berkembangnya dari sebelumnya,” tutup Iwan.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Panglima TNI Mutasi Jabatan 62 Perwira Tinggi, Termasuk Danjen Kopassus

Danjen Kopassus Mayjen TNI I Nyoman Cantiasa menjadi Pangdam XVIII/Ksr.

NASIONAL | 27 Agustus 2020

Mendikbud: Subsidi Pulsa Rp 9 Triliun Segera Cair

Pemerintah bakal menyediakan bantuan pulsa bagi siswa, mahasiswa, guru, dan dosen sebesar Rp 9 triliun selama tiga hingga empat bulan ke depan.

NASIONAL | 27 Agustus 2020

9 Pegawai dan 1 Tahanan Positif Covid-19, KPK Gelar Tes Usap

Untuk meminimalisir penyebaran virus corona dan memastikan aktivitas tetap berjalan, KPK kembali menggelar uji swab test.

NASIONAL | 27 Agustus 2020

Kejagung Tidak Akan Limpahkan Kasus Jaksa Pinangki ke KPK

Kejagung berjanji akan bertindak setransparan mungkin dalam menangani kasus Jaksa Pinangki yang membantu Djoko Tjandra.

NASIONAL | 27 Agustus 2020

Kejagung Tetapkan Djoko Tjandra Tersangka Kasus Fatwa MA

Kejagung menetapkan Joko Sugiarto Tjandra atau Djoko Tjandra sebagai tersangka dugaan kasus pengurusan fatwa di Mahkamah Agung (MA).

NASIONAL | 27 Agustus 2020

Alissa Wahid Tegaskan Khilafah Tidak Sesuai dengan Indonesia

Yang dipakai untuk mempersatukan adalah gagasan yang diberi nama Indonesia yang disepakati pada 1928.

NASIONAL | 27 Agustus 2020

243.702 Pekerja di Yogyakarta Terdaftar untuk Menerima Subsidi Upah

Pekerja penerima Bantuan Subsidi Upah (BSU) sebesar Rp 600.000 per bulan di DI Yogyakarta mencapai 243.702 rekening atau 93 persen dari total pekerja di DIY.

NASIONAL | 27 Agustus 2020

KPK Harap Kejagung Limpahkan Kasus Jaksa Pinangki

Kasus suap yang menjerat Jaksa Pinangki sebaiknya ditangani oleh lembaga antikorupsi agar penanganannya lebih obyektif.

NASIONAL | 27 Agustus 2020

Kawasan Industri Weda Bay Dorong Geliat Ekonomi di Halmahera

Kehadiran kawasan industri Weda Bay diakui masyarakat Halmahera Tengah semakin memberi dampak ekonomi yang signifikan.

NASIONAL | 27 Agustus 2020

Migrant Care Dukung Upaya Kementerian BUMN Lindungi Pekerja Migran Indonesia

Upaya Kementerian BUMN melindungi pekerja migran Indonesia dengan menggandeng BP2MI mendapatkan apresiasi dari Migrant Care.

NASIONAL | 27 Agustus 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS