Dana Desa Naik Tipis, Ini Arahan Mendes ke Kades
INDEX

BISNIS-27 446.563 (0.9)   |   COMPOSITE 5038.4 (20.82)   |   DBX 922.546 (11.18)   |   I-GRADE 135.148 (0.22)   |   IDX30 424.72 (2.48)   |   IDX80 110.692 (0.82)   |   IDXBUMN20 282.764 (1.87)   |   IDXG30 117.102 (1.3)   |   IDXHIDIV20 380.385 (2.52)   |   IDXQ30 124.37 (0.98)   |   IDXSMC-COM 213.267 (2.27)   |   IDXSMC-LIQ 240.075 (3.67)   |   IDXV30 104.022 (1.02)   |   INFOBANK15 809.007 (-5.39)   |   Investor33 370.782 (0.4)   |   ISSI 146.581 (1.48)   |   JII 534.734 (4.37)   |   JII70 181.171 (1.51)   |   KOMPAS100 994.168 (2.43)   |   LQ45 775.543 (4.77)   |   MBX 1400.42 (4.19)   |   MNC36 279.01 (-0.17)   |   PEFINDO25 262.474 (3.1)   |   SMInfra18 238.826 (3.53)   |   SRI-KEHATI 314.013 (-0.58)   |  

Dana Desa Naik Tipis, Ini Arahan Mendes ke Kades

Rabu, 16 September 2020 | 05:21 WIB
Oleh : Jayanty Nada Shofa / JNS

Jakarta, Beritasatu.com - Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Mendes PDTT) Abdul Halim Iskandar menyampaikan alokasi dana desa tahun 2021 sebesar Rp 72 triliun atau meningkat 1,1% dari tahun sebelumnya yang hanya Rp 71,2 triliun.

Abdul Halim atau Gus Menteri meminta kepala desa (kades) maksimal dalam menggunakan uang negara tersebut. Para kepala desa juga cukup mengacu pada 17 tujuan pembangunan berkelanjutan atau yang biasa disebut sustainable development goals (SDGs).

"Contoh, desa yang kita harapkan atau yang kita tuju adalah desa tanpa kemiskinan, desa tanpa kelaparan," kata Gus Menteri dalam keterangan tertulis, Selasa (15/9/2020).

Kemdes PDTT sebelumnya juga telah mengadakan kegiatan konsultasi prioritas penggunaan dana desa 2021 yang dihadiri 45 kades asal Kabupaten Karawang.

Gus Menteri melanjutkan, pihaknya akan segara menerbitkan Peraturan Menteri (Permendes) yang akan menjadi acuan bagi para kades dalam menggunakan dana desa.

Dirinya juga memastikan Permendes ini akan lebih sederhana dibandingkan sebelum-sebelumnya. Sebab, Permendes akan menjabarkan dengan jelas target maupun indikator yang menjadi prioritas pembangunan desa yang menggunakan dana desa.

"Misalnya, ada kades yang ingin desanya menjadi desa sehat dan sejahtera. Ukurannya Peraturan Menteri, ada arahannya, targetnya, dan indikator yang telah dicapai, kalau mau ngambil target itu," imbuhnya.

Gus Menteri menambahkan, Kemdes hanya membuatkan rambu-rambu pembangunan desa. Selebihnya, kades diberikan kebebasan untuk improvisasi yang akan menjadi prioritas berdasarkan kebutuhan desa masing-masing. Tak hanya itu, ia berpesan agar para kades untuk selalu memperhatikan akar budaya desa masing-masing saat merencanakan pembangunan desa.

"Artinya apa, seluruh perencanaan pembangunan di desa masing-masing harus bertumpu pada adat budaya yang ada di desa kita itu, yang disebut dengan kearifan lokal, supaya tradisi kita tetap bertahan," tutupnya.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI

BERITA LAINNYA

Ganjar Siap Fasilitasi Balap Lari yang Viral agar Tak Liar

Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo turut menanggapi aksi balap lari liar yang terjadi di Kota Semarang baru-baru ini.

NASIONAL | 15 September 2020

Wiku Tegaskan Perlu Sinergisitas antara DKI Jakarta dan Bodetabek untuk Kendalikan Covid-19

Juru Bicara Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito menegaskan, DKI Jakarta perlu menjalin sinergisitas dengan daerah-daerah tetangganya

NASIONAL | 15 September 2020

Hendi-Ita Siap Patuhi Aturan Baru Kampanye

Pasangan calon wali kota dan wakil wali kota Semarang Hendrar Prihadi dan Hevearita Gunaryanti Rahayu (Hendi-Ita) siap mengikuti aturan baru kampanye

NASIONAL | 15 September 2020

Bawaslu: Belum Ada Dasar Hukum Kuat Tindak Cakada Langgar Protokol Kesehatan

Ketua Bawaslu Provinsi Bengkulu, Parsadaan Harahap menegaskan, sampai saat ini belum ada dasar hukum kuat untuk menindak tegas para calon kepala daerah

NASIONAL | 15 September 2020

Rumah Sakit di Bengkulu Siap Tampung Pasien Covid-19

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Bengkulu, Herwan Antoni mengatakan, rumah sakit rujukan Covid-19 di daerah ini siap menampung dan merawat pasien Covid-19.

NASIONAL | 15 September 2020

FSGI: Jangan Batasi Penggunaan Subsidi Kuota Internet

Bebaskan penggunaan seperti untuk akses Google, Youtube, dan WhatsApp karena aplikasi ini sangat dibutuhkan oleh guru, siswa, mahasiswa, dan dosen.

NASIONAL | 15 September 2020

Bobby Nasution: Kolaborasi Antarumat Jadi Modal Besar Pembangunan

Bakal calon Wali Kota Medan, Bobby Afif Nasution mengatakan, kolaborasi antarumat beragama bisa menjadi modal besar dalam mempercepat pembangunan Kota Medan

NASIONAL | 15 September 2020

Tim Kajian Pangan Lemhannas Bertemu Jokowi

Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyambut baik usulan untuk mengubah budaya pertanian menuju mekanisasi yang modern

NASIONAL | 15 September 2020

Data Penerima Baru 55,2%, Kemdikbud Salurkan Subsidi dengan Skema Cut Off

Data nomor gawai yang sudah diverifikasi dan validasi (verval) per Selasa (15/9/2020) baru sebanyak 55,2% dari jumlah 44 juta siswa, atau 24,7 juta nomor.

NASIONAL | 15 September 2020

Masyarakat Diharapkan Disiplin Gunakan Masker

Masyarakat diharapkan dapat secara disiplin menerapkan protokol kesehatan pencegahan Covid-19, khususnya penggunaan masker.

NASIONAL | 15 September 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS