Pemerintah Diminta Antisipasi Tantangan yang Lebih Berat Akibat Pandemi
INDEX

BISNIS-27 511.575 (-1.4)   |   COMPOSITE 5759.92 (23.42)   |   DBX 1054.23 (9.81)   |   I-GRADE 169.662 (-0.8)   |   IDX30 501.412 (-1.48)   |   IDX80 131.739 (0.17)   |   IDXBUMN20 371.622 (2.16)   |   IDXG30 135.832 (0.63)   |   IDXHIDIV20 450.213 (0.05)   |   IDXQ30 146.619 (-0.52)   |   IDXSMC-COM 244.641 (3.77)   |   IDXSMC-LIQ 299.216 (4.65)   |   IDXV30 126.958 (1.03)   |   INFOBANK15 989.895 (-6.43)   |   Investor33 430.473 (-1.37)   |   ISSI 168.725 (1.07)   |   JII 619.114 (0.96)   |   JII70 212.184 (1.01)   |   KOMPAS100 1175.82 (1.47)   |   LQ45 920.779 (-0.67)   |   MBX 1601.16 (5.3)   |   MNC36 321.923 (-0.8)   |   PEFINDO25 313.689 (3.18)   |   SMInfra18 292.004 (3.49)   |   SRI-KEHATI 368.014 (-1.81)   |  

Pemerintah Diminta Antisipasi Tantangan yang Lebih Berat Akibat Pandemi

Kamis, 22 Oktober 2020 | 04:10 WIB
Oleh : Jayanty Nada Shofa / JNS

Jakarta, Beritasatu.com - Anggota Komisi V DPR RI Novita Wijayanti mengingatkan di masa satu tahun pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Wakil Presiden Ma'ruf Amin perlu mengantisipasi tantangan ke depan yang bisa saja lebih berat akibat pandemi Covid-19 dibandingkan kondisi saat ini.

“Selama satu tahun pemerintahan ini cukup banyak menghadapi tantangan. Salah satunya Indonesia menghadapi pandemi Covid-19 yang memberi dampak luar biasa pada seluruh aspek kehidupan. Pemerintah harus mengantisipasi tantangan ke depan akibat pandemi Covid-19 yang dapat lebih berat. Di samping perlu usaha lebih keras dari pemerintah," jelas Novita dalam keterangan tertulisnya, Rabu (21/10/2020).

Politisi Fraksi Partai Gerindra tersebut menuturkan, kondisi pandemi telah menghantam semua bidang kehidupan di seluruh daerah, baik itu dari segi aspek kesehatan, sosial, maupun ekonomi. Dirinya berharap pemerintah bisa dapat berusaha lebih keras untuk bisa melewati fase sulit yang juga dialami negara-negara di dunia.

Legislator dari dapil Cilacap-Purwokerto ini juga mengingatkan apa pun yang pemerintah lakukan selama lima tahun ke depan akan menentukan kemajuan Indonesia untuk 50 tahun ke depannya.

Untuk itu, Novita menyarankan agar pemerintah menentukan dan memprioritaskan sektor-sektor yang menjadi fokus utama.

“Pemerintah harus memprioritaskan dan menentukan sektor-sektor yang memiliki dampak signifikan bagi kesehatan, sosial serta pertumbuhan ekonomi Indonesia mendatang. Peran serta masyarakat juga sangat penting untuk mewujudkan Indonesia maju dan lebih sejahtera," tutup Wakil Ketua Badan Urusan Rumah Tangga (BURT) DPR RI tersebut.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Gain: Perlu Upaya Bersama Perbaiki Sistem Pangan di Indonesia

Menurut Gain, transformasi sistem pangan membutuhkan langkah nyata, baik dari sistem produksi, penyimpanan dan transportasi, pengolahan, gizi, sistem pemasaran.

NASIONAL | 21 Oktober 2020

31 Santri di Medan Terpapar Covid-19

Dari 31, 28 diantaranya sudah dinyatakan sembuh dan kini masih harus menjalani isolasi selama 14 hari.

NASIONAL | 21 Oktober 2020

MUI Batal Membahas Usulan Masa Jabatan Presiden dalam Munas

Hadirnya usulan masa bakti presiden selama satu periode saja itu bertujuan agar presiden betul-betul menjalankan tugasnya.

NASIONAL | 21 Oktober 2020

IPB University Akan Berikan Gelar Doktor Honoris Causa kepada Doni Monardo

Doni Monardo dinilai pantas untuk memperoleh pengakuan dan penghargaan atas karya, prestasi, dedikasi, dan kontribusi yang luar biasa dalam bidang Ipteks.

NASIONAL | 21 Oktober 2020

Wisudawan UBL Diharapkan Berikan Kontribusi untuk Bangsa

Universitas Budi Luhur (UBL) yang menggelar wisuda program magister, sarjana dan ahli madya Periode Gasal 2019/2020 secara tatap muka.

NASIONAL | 21 Oktober 2020

Banyak Kalangan Belum Paham Tahapan Kerja Arsitektur

Pemberi tugas atau pekerjaan ingin tahapan arsitektur disatukan untuk memudahkan urusan.

NASIONAL | 21 Oktober 2020

Dirjen Dikti: Pandemi Tidak Hentikan Tridharma Perguruan Tinggi

Contoh program dilakukan mahasiswa adalah menjadi relawan dalam program Relawan Covid-19 (Recon) yang diikuti oleh 15.000 mahasiswa kesehatan.

NASIONAL | 21 Oktober 2020

Bertemu PP Muhammadiyah, Jokowi Jelaskan Pentingnya UU Ciptaker

Presiden mengakui bahwa komunikasi politik antara pemerintah dengan masyarakat terkait UU Cipta Kerja memang kurang dan perlu diperbaiki.

NASIONAL | 21 Oktober 2020

Tingkatkan Kompetensi Ilmu Kebidanan, Martha Tilaar Gandeng Stikes RSPAD Gatot Soebroto

Dalam kerja sama ini, Martha Tillar akan membantu merumuskan secara bersama kurikulum komplementer treatment Prodi S1 Kebidanan.

NASIONAL | 21 Oktober 2020

Indofood Serahkan Dana Riset bagi 60 Mahasiswa S1

Penerima dana riset Indofood juga mendapatkan bimbingan dan pendampingan oleh pakar-pakar yang sudah dikenal baik di Indonesia maupun di tingkat global.

NASIONAL | 21 Oktober 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS