Walkot Semarang Bagikan Hand Sanitizer untuk Warga
INDEX

BISNIS-27 448.146 (0.31)   |   COMPOSITE 5091.82 (20.37)   |   DBX 966.643 (7.34)   |   I-GRADE 139.941 (-0.23)   |   IDX30 428.154 (0.15)   |   IDX80 113.358 (0.41)   |   IDXBUMN20 291.199 (0.73)   |   IDXG30 119.599 (-0.42)   |   IDXHIDIV20 379.423 (-0.2)   |   IDXQ30 124.629 (0.03)   |   IDXSMC-COM 218.961 (1.24)   |   IDXSMC-LIQ 257.997 (1.39)   |   IDXV30 107.251 (0.23)   |   INFOBANK15 832.7 (-1.05)   |   Investor33 373.408 (0.72)   |   ISSI 150.953 (0.22)   |   JII 549.986 (0.88)   |   JII70 187.543 (0.51)   |   KOMPAS100 1019.5 (2.84)   |   LQ45 788.563 (1.25)   |   MBX 1407.83 (4.87)   |   MNC36 279.661 (0.67)   |   PEFINDO25 277.129 (5.34)   |   SMInfra18 242.149 (-0.57)   |   SRI-KEHATI 316.134 (0.38)   |  

Walkot Semarang Bagikan Hand Sanitizer untuk Warga

Rabu, 18 Maret 2020 | 14:22 WIB
Oleh : Jayanty Nada Shofa / JNS

Semarang, Beritasatu.com - Pembersih tangan atau hand sanitizer dapat dianggap sebagai senjata sakti dalam memerangi virus corona. Namun, cairan disinfektan ini sulit ditemukan di pasaran, sehingga menimbulkan kepanikan di kalangan warga setempat. Menanggapi kekhawatiran warga, Pemerintah Kota Semarang membagikan secara gratis hand sanitizer kepada masyarakat.

Ditegaskan oleh Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi, pembagian hand sanitizer ini bertujuan untuk memberikan pesan bahwa cairan antiseptik ini masih tersedia untuk digunakan.

"Ada 1.500 hand sanitizer yang siang ini dibagikan, sebagai pesan kepada masyarakat bahwa barangya itu ada. Jangan bicara kosong kosong terus, ini kepolisian terus pantau beberapa wilayah yang coba menimbun, sudah ditangkap," ujarnya ketika ia membagikan hand sanitizer gratis di sekitar Balai Kota Semarang, Selasa (17/3/2020).

Pemkot Semarang bahkan telah membentuk 16 gugus tugas untuk mendata potensi penimbunan hand sanitizer maupun masker.

Tak hanya itu, wali kota yang akrab disapa Hendi ini menghimbau kepada Dinas Kesehatan Kota Semarang untuk membeli hand sanitizer sebanyak-banyaknya untuk dibagikan kepada masyarakat.

"Rencana saya, produk yang kami punya, apakah itu masker, hand sanitzer, disinfektan, atau sabun akan kita bagikan kepada masyarakat," ujar Hendi.

Di saat yang sama, ia menekankan upaya antisipasi corona ini juga membutuhkan keterlibatan masyarakat yang aktif.

"Fokus kami hari ini adalah melibatkan masyarakat, kami paham hari ini sebagian masyarakat sedang panik, tapi kami ajak kelompok masyarakat untuk bergerak bersama memerangi corona, yaitu dengan ikut menyemprot area-area publik dengan cairan disinfektan. Selain itu, tangan juga harus bersih. Misalnya setelah naik bus, bisa langsung pakai hand sanitizer atau cuci tangan di wastafel terdekat," himbaunya.



Sumber:PR


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Walkot Semarang: Pembayaran Non-Tunai Bisa Bantu Cegah Corona

Untuk menghindari penyebaran virus corona, Walkot Semarang menghimbau masyarakat untuk memanfaatkan metode pembayaran non-tunai.

PEMDA | 18 Maret 2020

Walkot Semarang Akan Tindak Hoaks Corona dan Penimbun Masker

Untuk mengurangi kepanikan warga akibat corona, Walkot Semarang akan menindaklanjuti penyebaran hoaks dan penimbun masker.

PEMDA | 18 Maret 2020

Lawan Corona, Pemkot Semarang Semprot Cairan Disinfektan

Penyemprotan oleh Pemkot Semarang dilakukan di sejumlah tempat layanan publik hingga lokasi wisata.

PEMDA | 17 Maret 2020

Temui Ganjar Pranowo, Walkot Hendi Bahas Kemacetan di Semarang

Walkot Semarang Hendrar Prihadi berharap Gubernur Jateng Ganjar Pranowo dapat membantunya dalam menangani kemacetan khususnya di Jalan Brigjen Sudiarto.

PEMDA | 12 Maret 2020

Lawan Corona, Tak Hanya Viking Sun yang Ditolak di Semarang

Sebelum Viking Sun, Pemprov Semarang pernah menolak penurunan kapal MV Artania untuk mengantisipasi penyebaran virus corona.

PEMDA | 6 Maret 2020

Konsep "Bergerak Bersama" Pemprov Semarang Tuai Pujian Kemendagri

Kemendagri berharap konsep pembangunan "Bergerak Bersama" milik Pemprov Semarang dapat dijadikan acuan bagi kota lainnya.

PEMDA | 6 Maret 2020

Semarang Pertahankan Tren Positif Indeks Pembangunan Manusia

Selama empat tahun berturut-turut, Semarang menjadi daerah dengan pembangunan manusia terbaik di Jawa Tengah.

PEMDA | 29 Februari 2020

Wayang Orang Putri di HUT Semarang Dukung Kesetaraan Gender

Dengan banyaknya pemeran perempuan, pertunjukan Wayang Orang Putri Extravaganza diharapkan dapat memperkuat kesetaraan gender.

PEMDA | 29 Februari 2020

Semarang, Pentingnya Dukungan Warga untuk Atasi Banjir

Walkot Semarang Hendrar Prihadi menekankan pentingnya dukungan dari warga untuk penanganan banjir seperti dengan membuang sampah pada tempatnya.

PEMDA | 27 Februari 2020

Walkot Semarang: Kerukunan Warga Jadi Kunci Pertumbuhan Ekonomi

Walkot Semarang Hendrar Prihadi menekankan pentingnya menjaga kerukunan warga guna menjaga pertumbuhan ekonomi.

PEMDA | 25 Februari 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS