57 Pekerja Migran Asal Jateng Jalani Karantina di BPSDM
INDEX

BISNIS-27 446.563 (0.9)   |   COMPOSITE 5038.4 (20.82)   |   DBX 922.546 (11.18)   |   I-GRADE 135.148 (0.22)   |   IDX30 424.72 (2.48)   |   IDX80 110.692 (0.82)   |   IDXBUMN20 282.764 (1.87)   |   IDXG30 117.102 (1.3)   |   IDXHIDIV20 380.385 (2.52)   |   IDXQ30 124.37 (0.98)   |   IDXSMC-COM 213.267 (2.27)   |   IDXSMC-LIQ 240.075 (3.67)   |   IDXV30 104.022 (1.02)   |   INFOBANK15 809.007 (-5.39)   |   Investor33 370.782 (0.4)   |   ISSI 146.581 (1.48)   |   JII 534.734 (4.37)   |   JII70 181.171 (1.51)   |   KOMPAS100 994.168 (2.43)   |   LQ45 775.543 (4.77)   |   MBX 1400.42 (4.19)   |   MNC36 279.01 (-0.17)   |   PEFINDO25 262.474 (3.1)   |   SMInfra18 238.826 (3.53)   |   SRI-KEHATI 314.013 (-0.58)   |  

57 Pekerja Migran Asal Jateng Jalani Karantina di BPSDM

Selasa, 19 Mei 2020 | 08:13 WIB
Oleh : Jayanty Nada Shofa / JNS

Semarang, Beritasatu.com - Sebanyak 57 Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Jawa Tengah sedang menjalankan karantina selama 14 hari di Gedung Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Jateng, Semarang.

Menurut Gubernur Jateng Ganjar Pranowo, puluhan pekerja migran ini berasal dari Malaysia dan hasil rapid test Covid-19 mereka dinyatakan tidak reaktif.

"Mereka kawan-kawan yang baru pulang dari Malaysia. Sekarang dikarantina di sini. Rata-rata dari Pati. Ada juga yang dari Kendal dan dari Tuban satu orang tadi. Lihat semuanya ceria," ungkap Ganjar ketika mengunjungi para PMI, Senin (18/5/2020).

Para pekerja tersebut, ungkap Ganjar, akan dijemput oleh pemerintah kabupaten/kota dari daerah masing-masing.

"Tadi sudah rapid test. Hasilnya tidak reaktif semuanya. Mudah-mudahan semuanya sehat. Nanti kami siapkan perjalanannya sampai tingkat kabupaten/kota dan rumah masing-masing," jelasnya.

Salah satu PMI, Wahono, mengaku tidak keberatan untuk menjalankan karantina. Selain mengikuti ketentuan pemerintah, karantina dapat memastikan bahwa dirinya sehat dan tidak menulari keluarganya di rumah.

"Apalagi ini dikarantina di lokasi yang nyaman. Tempatnya enak, jadi tidak apa-apa. Tapi kalau bisa, setelah dinyatakan sehat, saya bisa karantina mandiri di rumah," ujar PMI asal Pati yang lima tahun bekerja di Malaysia itu.

Antisipasi Gelombang PMI

Di tengah pandemi Covid-19, pemerintah pusat sebelumnya telah membuka jalur transportasi untuk repatriasi bagi PMI, WNI dan pelajar/mahasiswa yang berada di luar negeri. Gelombang PMI asal Jateng dari Kuala Lumpur, ungkap Ganjar, akan datang secara bertahap mulai tanggal 18-23 Mei.

Melalui jalur udara, sebanyak 158 PMI tiba pada tanggal 18 Mei. Kemudian, tanggal 19 ada 135 orang, tanggal 20 ada 140 orang, tanggal 21 sebanyak 114 orang, tanggal 22 sebanyak 106 orang dan tanggal 23 sebanyak 94 orang.

"Itu data yang dikirimkan pihak sana, tapi realisasinya beda. Mungkin ada yang tidak berangkat dan sebagainya. Meski begitu, dengan data yang dikirim tersebut, kami jauh lebih siap," terang Ganjar.

Untuk mengantisipasi gelombang PMI tersebut, pihak bandara telah memperketat protokol kesehatan.

Di antaranya adalah menerapkan physical distancing dalam antrean, serta menyediakan penyekat antar calon penumpang yang mengarahkan mereka pada mesin pengecek suhu otomatis.

Nantinya, semua PMI yang tiba di Jateng menjalankan karantina di BPSDM Jateng sambil menunggu jemputan dari pemerintah daerah masing-masing.

"Kami siapkan ruangan cukup banyak, mereka akan kami pisahkan mana yang sudah rapid test, mana yang reaktif, agar saat dijemput kabupaten/kota bisa dilakukan tindakan tertentu. Kami harap semuanya sehat," tandasnya.

Repatriasi PMI ini juga dilakukan melalui jalur laut. Di Pelabuhan Tanjung Emas Semarang, misalnya, sudah ada 21 orang yang tiba di Jateng.

"Skemanya sama, kami terapkan protokol kesehatan yang ketat. Ada penjagaan juga di pelabuhan, ada dari Disnaker, Pemkot, KKP dan lainnya. Semua mengikuti standar yang sudah ditetapkan," kata Ganjar.

Lebih lanjut, sejumlah PMI pun telah berada di Jateng sebelum gelombang kepulangan PMI tersebut. Hingga Kamis lalu (14/5/2020), sudah ada 1.124 PMI asal Jateng yang kembali menggunakan jalur udara dan turun di Bandara Soekarno-Hatta.

Selain itu, ada pula PMI yang mudik melalui lintas batas negara sebanyak 59 orang dan pelabuhan Tanjung Emas sebanyak 21 orang.

"Juga Jumat lalu, ada 69 repatriasi dari Dili Timor Leste, sudah mendarat di Bandara Juanda. Mereka sudah rapid test dan sudah kami siapkan tiga bus untuk membawa mereka ke Jateng," imbuhnya.

Ganjar menegaskan, semua PMI yang pulang ke Jateng harus menjalani karantina minimal 14 hari. Untuk itu, Ganjar meminta kabupaten/kota untuk menyiapkan kebutuhan karantina itu.

"Semua harus karantina minimal 14 hari di tempat masing-masing. Kabupaten/kota hingga desa wajib menyiapkan tempat karantina itu agar semua aman," tutupnya.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI

BERITA LAINNYA

Bantah Hoax, Ganjar Tegaskan Salat Id Tetap Dilaksanakan di Rumah

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo tegaskan masyarakat tetap melaksanakan salat Idulfitri di rumah.

PEMDA | 18 Mei 2020

Jateng Mulai Kirimkan Sembako untuk Perantau di Jabodetabek

Pada tahap pertama, sebanyak 7.000 paket sembako didistribusikan bagi warga Jateng yang berada di Jabodetabek.

PEMDA | 18 Mei 2020

Ini Cara Jateng Selamatkan UMKM Terdampak Covid-19

Pemprov Jateng telah menyusun sejumlah program jaring pengaman ekonomi untuk mendukung UMKM di tengah pandemi Covid-19.

PEMDA | 18 Mei 2020

Bertemu Erick Thohir, Ganjar Bahas Pemulihan UKM Pasca-Covid-19

Menurut Gubernur Jateng Ganjar Pranowo, pemulihan UMKM pasca corona membutuhkan dukungan dari BUMN khususnya perbankan.

PEMDA | 17 Mei 2020

Bandara Ahmad Yani Semarang Perketat Protokol Covid-19

Dengan dibukanya jalur transportasi bagi penumpang khusus, Bandara Achmad Yani Semarang memperketat protokol kesehatan Covid-19.

PEMDA | 17 Mei 2020

Rob di Sayung, Ganjar Minta Proyek Pengerjaan Saluran Dikebut

Untuk mengatasi banjir rob, Gubernur Jateng Ganjar Pranowo meminta agar proyek pengerjaan saluran air di Jalur Pantura Sayung dapat dikebut.

PEMDA | 17 Mei 2020

Cegah Kelaparan, Desa Menawan di Kudus Terapkan Jogo Tonggo

Sesuai dengan arahan Gubernur Jateng Ganjar Pranowo, Desa Menawan di Kudus menerapkan Jogo Tonggo untuk menjaga stok pangan saat pandemi Covid-19.

PEMDA | 17 Mei 2020

Panggung Kahanan Galang Donasi Rp 359 Juta untuk Seniman Jateng

Panggung Kahanan Mositifi Covid-19 berhasil mengumpulkan donasi Rp 359 juta untuk membantu seniman di Jawa Tengah.

PEMDA | 17 Mei 2020

Seluruh Pabrik di Jateng Wajib Terapkan Protokol Covid-19

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mewajibkan seluruh pabrik di wilayahnya menerapkan protokol Covid-19.

PEMDA | 17 Mei 2020

Gibran Rakabuming Serahkan Ribuan APD untuk Jateng

Gibran Rakabuming Raka telah menyalurkan 2.000 hazmat, 1.000 masker N-95 hingga 10.000 sachet vitamin untuk penanggulangan Covid-19 di Jateng.

PEMDA | 14 Mei 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS