Dukung Ketahanan Pangan, Walkot Semarang Dorong Urban Farming
INDEX

BISNIS-27 446.563 (0.9)   |   COMPOSITE 5038.4 (20.82)   |   DBX 922.546 (11.18)   |   I-GRADE 135.148 (0.22)   |   IDX30 424.72 (2.48)   |   IDX80 110.692 (0.82)   |   IDXBUMN20 282.764 (1.87)   |   IDXG30 117.102 (1.3)   |   IDXHIDIV20 380.385 (2.52)   |   IDXQ30 124.37 (0.98)   |   IDXSMC-COM 213.267 (2.27)   |   IDXSMC-LIQ 240.075 (3.67)   |   IDXV30 104.022 (1.02)   |   INFOBANK15 809.007 (-5.39)   |   Investor33 370.782 (0.4)   |   ISSI 146.581 (1.48)   |   JII 534.734 (4.37)   |   JII70 181.171 (1.51)   |   KOMPAS100 994.168 (2.43)   |   LQ45 775.543 (4.77)   |   MBX 1400.42 (4.19)   |   MNC36 279.01 (-0.17)   |   PEFINDO25 262.474 (3.1)   |   SMInfra18 238.826 (3.53)   |   SRI-KEHATI 314.013 (-0.58)   |  

Dukung Ketahanan Pangan, Walkot Semarang Dorong Urban Farming

Senin, 24 Agustus 2020 | 15:05 WIB
Oleh : Jayanty Nada Shofa / JNS

Semarang, Beritasatu.com - Wali Kota (Walkot) Semarang Hendrar Prihadi mendorong masyarakat untuk memulaiurban farming atau pertanian perkotaan di Kota Semarang guna meningkatkan ketahanan pangan di tengah pandemi Covid-19.

Ketersediaan pangan bagi warga menjadi salah satu fokus perhatian wali kota yang akrab disapa Hendi ini. Sebab, mewabahnya virus coronaberdampak pada kegiatan produksi, sedangkan distribusi pangan harus tetap berjalan.

Menurut Hendi, untuk menjaga ketahanan pangan, tidak cukup jika hanya menitikberatkan pada masyarakat atau pemerintah/ Perlu ada sinergi dan usaha mulai dari tingkat individu, rumah tangga, masyarakat, sektor privat (perusahaan), dan pemerintahan. Sinergi ini berkaitan dengan konsep gotong royong "bergerak bersama" yang selalu digunakan dalam pembangunan Kota Semarang.

Salah satu strategi ketahanan pangan tersebut adalah dengan menggalakkan urban farming tanaman yang dapat dikonsumsi langsung. Hal ini dikarenakan urban farming dapat diakses dengan mudah oleh karangan masyarakat.

“Dan kita diuntungkan, karena bangsa kita sudah akrab dengan budaya bertani,” ujar Hendi usai meresmikan Kampung Siaga Candi Hebat di Kelurahan Lempongsari belum lama ini.

Melalui urban farming, lanjut Hendi, masyarakat diharapkan mampu menghasilkan ketersediaan pangan bagi keluarganya. Secara tidak langsung, hal ini dapat mendukung ketahanan pangan dan pada akhirnya mampu mewujudkan kedaulatan pangan nasional. Beberapa opsi yang bisa dipilih masyarakat adalah memanfaatkan pekarangan rumah atau lahan tidur.

"Diharapkan agar setiap keluarga dapat memanfaatkan setiap jengkal lahan pekarangannya untuk bercocok tanam atau beternak. Terlebih, saat wabah Covid-19 seperti sekarang ini, pasokan dari sentra produksi menjadi sedikit terhambat,” pungkas Hendi.

Sebelum terjadinya pandemi, Pemkot Semarang melalu Dinas Pertanian telah lama mengampanyekan urban farming agar model pertanian ini berkembang di setiap keluarga.

Menurut Kepala Dinas Pertanian Kota Semarang Hernowo Budi Luhur. terdapat peningkatan animo masyarakat terhadap urban farming,

"Apalagi didukung sepenuhnya oleh bapak walikota dan ibu wakil wali kota, dibarengi dengan kondisi pandemi Covid-19, maka keinginan masyarakat untuk menanam di pekarangannya masing-masing menjadi sangat besar. Hal ini dibuktikan dari molonjaknya permintaan masyarakat akan kebutuhan bibit tanaman," kata Hernowo.

Di Kota Semarang, terdapat 110 kelompok tani urban farming yang tersebar di 16 kecamatan. Dinas Pertanian setempat juga telah mengupayakan sukun sebagai tanaman pangan pengganti selain ubi dan jagung.

“Untuk ubi sudah banyak juga diolah menjadi tepung cassava. Untuk tepung sukun sedang kita coba,” pungkas Hernowo.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI

BERITA LAINNYA

Ganjar Pranowo Ingin Masyarakat Pahami New Normal

Ganjar Pranowo turun langsung melakukan sosialiasi tatanan normal baru atau new normal kepada masyarakat.

PEMDA | 4 Juni 2020

Jelang Idulfitri, Taj Yasin Ingatkan Kewajiban Zakat Fitrah

Wakil Gubernur Jateng Taj Yasin mengajak warga yang mampu untuk tetap mengutamakan zakat fitrah menjelang Idulfitri.

PEMDA | 21 Mei 2020

PPDB Jateng, Anak Tenaga Medis Bisa Masuk Jalur Afirmasi

Anak tenaga medis Covid-19 di Jawa Tengah berhak mengikuti jalur afirmasi pada Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) SMA dan SMK tahun ajaran baru 2020/2021.

PEMDA | 21 Mei 2020

PMI Berdatangan, Ganjar Pantau Protokol Kesehatan Bandara

Gubernur Jateng Ganjar Pranowo memantau secara langsung pemeriksaan kesehatan terhadap 39 PMI yang tiba di Bandara Internasional Ahmad Yani, Semarang.

PEMDA | 20 Mei 2020

57 Pekerja Migran Asal Jateng Jalani Karantina di BPSDM

Sebanyak 57 Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Jawa Tengah sedang menjalankan karantina selama 14 hari di Gedung BPSDM Semarang.

PEMDA | 19 Mei 2020

Bantah Hoax, Ganjar Tegaskan Salat Id Tetap Dilaksanakan di Rumah

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo tegaskan masyarakat tetap melaksanakan salat Idulfitri di rumah.

PEMDA | 18 Mei 2020

Jateng Mulai Kirimkan Sembako untuk Perantau di Jabodetabek

Pada tahap pertama, sebanyak 7.000 paket sembako didistribusikan bagi warga Jateng yang berada di Jabodetabek.

PEMDA | 18 Mei 2020

Ini Cara Jateng Selamatkan UMKM Terdampak Covid-19

Pemprov Jateng telah menyusun sejumlah program jaring pengaman ekonomi untuk mendukung UMKM di tengah pandemi Covid-19.

PEMDA | 18 Mei 2020

Bertemu Erick Thohir, Ganjar Bahas Pemulihan UKM Pasca-Covid-19

Menurut Gubernur Jateng Ganjar Pranowo, pemulihan UMKM pasca corona membutuhkan dukungan dari BUMN khususnya perbankan.

PEMDA | 17 Mei 2020

Bandara Ahmad Yani Semarang Perketat Protokol Covid-19

Dengan dibukanya jalur transportasi bagi penumpang khusus, Bandara Achmad Yani Semarang memperketat protokol kesehatan Covid-19.

PEMDA | 17 Mei 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS