Kerugian Penutupan Pemerintahan AS Lampaui US$ 5,7 Miliar
INDEX

BISNIS-27 426.538 (9.14)   |   COMPOSITE 4842.76 (86.03)   |   DBX 923.5 (4.3)   |   I-GRADE 127.867 (2.68)   |   IDX30 404.318 (9.27)   |   IDX80 105.647 (2.39)   |   IDXBUMN20 263.312 (8.62)   |   IDXG30 113.239 (2.01)   |   IDXHIDIV20 361.834 (7.99)   |   IDXQ30 118.461 (2.52)   |   IDXSMC-COM 206.934 (2.87)   |   IDXSMC-LIQ 229.9 (4.81)   |   IDXV30 99.778 (2.72)   |   INFOBANK15 760.318 (20.93)   |   Investor33 353.585 (8.19)   |   ISSI 142.238 (2.16)   |   JII 514.346 (8.02)   |   JII70 174.038 (3.24)   |   KOMPAS100 945.162 (21.52)   |   LQ45 740.002 (16.7)   |   MBX 1338.07 (26.39)   |   MNC36 264.409 (6.09)   |   PEFINDO25 251.635 (6.23)   |   SMInfra18 228.656 (3.83)   |   SRI-KEHATI 297.818 (7.21)   |  

Kerugian Penutupan Pemerintahan AS Lampaui US$ 5,7 Miliar

Selasa, 22 Januari 2019 | 13:46 WIB
Oleh : Jeanny Aipassa / JAI

Washington - Sejumlah ahli memperkirakan kerugian ekonomi akibat penutupan operasional sebagian pemerintahan Amerika Serikat (AS) dapat melampaui dana pembangunan tembok perbatasan AS-Meksiko sebesar US$ 5,7 miliar (sekitar Rp 80 triliun) yang diajukan Presiden Donald Trump. Penutupan operasional pemerintahan AS genap mencapai satu bulan pada 22 Januari 2019.

Kepala Ekonom S&P Global AS, Beth Ann Bovino, mengatakan rata-rata biaya lanhgsung dan tidak langsung mingguan dari penupuan sebagian instansi pemerintah yang dimulai pada 22 Desember 2018 mencapai US$ 1,2 miliar atau sekitar Rp 17 triliun.

“Senin (21/1) menandai dimulainya minggu kelima penutupan dan akan menyebabkan kerugian ekonomi sekitar US$ 6 miliar, jika pemerintahan tidak segera dibuka pada akhir pekan ini,” kata Bovino, dalam laporan penelitiannya yang dikutip CNBC, Senin (21/1).

Dia mengungkapkan, penutupan rata-rata mingguan diperkirakan akan meningkat karena dampak yang ditimbulkan bagi industri dan konsumen semakin melebar dan dalam. Efek langsung dari penutupan maraton termasuk hilangnya produktifitas dari ratusan ribu pekerja cuti yang belum dibayar sejak 22 Desember 2018.

“Semakin lama penutupan pemerintahan berlangsung, semakin banyak kerusakan yang akan diderita perekonomian AS,” ujar Bovino.

Walaupun dampak pastinya belum dihitung, Biro Analisis Ekonomi memperkirakan bahwa jam kerja karyawan federal yang hilang selama 16 hari pada Oktober 2013 mengurangi PDB kuartal keempat sebesar 0,3 poin persentase.

"Seperti pada penutupan sebelumnya, produktivitas yang hilang dari pegawai pemerintah yang dirumahkan tidak akan pernah diperoleh kembali. Secara riil, PDB akan lebih rendah karena tidak ada produk yang dibuat," bunyi laporan S&P Global.

Kamar Dagang AS, asosiasi bisnis terbesar di negara itu, telah mendesak Trump dan Kongres AS untuk mengakhiri penutupan pemerintahan, karena konsekuensi dari penutupan itu "luas dan terus bertambah.

Kepala Kebijakan Kamar Dagang AS, Neil L. Bradley, dalam suratnya kepada Gedung Putih dan Kongres AS, 15 Januari 2019, mengatakan bahwa dampak tersebut telah merambah sampaia ke usaha kecil yang kini tidak dapat menerima bantuan dari Administrasi Bisnis Kecil.

"Pemrosesan impor terhambat, dan permintaan pengecualian tarif tidak diproses. Pengawas keselamatan dikesampingkan, persetujuan hipotek ditunda, dan penelitian dihentikan. Taman Nasional ditutup dan sampah di taman tidak dikumpulkan. Hibah, kontrak, dan pembayaran untuk barang dan jasa yang sudah disediakan tertunda. Pembuatan peraturan federal dihentikan, dan ratusan ribu karyawan dan kontraktor federal tidak dibayar," tulis Bradley dalam suratnya.



Sumber:AP/CNBC/Suara Pembaruan


BAGIKAN


REKOMENDASI

BERITA LAINNYA

PM May Tolak Kompromi dengan Partai Buruh

Perdana Menteri (PM) Inggris, Theresa May, menolak seruan untuk berkompromi dengan partai-partai oposisi terkait Brexit.

DUNIA | 22 Januari 2019

Erdogan: Turki Takkan Biarkan Zona Aman Suriha Jadi "Rawa"

Ankara takkan pernah membiarkan zona aman di Suriah diubah jadi "rawa lain" yang melawan Turki demikian ditegaskan Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan.

DUNIA | 22 Januari 2019

IMF Proyeksikan Pertumbuhan Ekonomi Global Melambat

Meski ekonomi terus bergerak maju, namun akan menghadapi risiko yang cukup besar.

DUNIA | 22 Januari 2019

Tawaran Kompromi Tembok Batas Trump Ditolak Pelosi

Penutupan sebagian operasional pemerintahan Amerika Serikat berlanjut dalam ketidakpastian setelah tawaran kompromi Donald Trump ditolak Ketua DPR Nancy Pelosi.

DUNIA | 22 Januari 2019

170 Migran Dikhawatirkan Tewas di Laut Mediterania

Sedikitnya 170 migran termasuk anak-anak dikhawatirkan telah tewas tenggelam atau hilang dalam dua bangkai kapal yang terpisah di Laut Mediterania.

DUNIA | 22 Januari 2019

Korban Tewas Ledakan Pipa Gas Meksiko Bertambah Jadi 85 Orang

Jumlah korban ledakan pipa minyak di Meksiko bertambah lagi. Pada Senin (21/1), 85 orang dilaporkan tewas akibat ledakan yang menyemburkan bahan bakar minyak itu.

DUNIA | 22 Januari 2019

DPR Minta Saudi Tunda Pemeriksaan Biometrik untuk Visa Haji dan Umrah

DPR meminta Saudi menunda pemeriksaan biometrik karena kondisi yang belum siap dan memadai.

DUNIA | 21 Januari 2019

Bentrok Demo Makedonia, 25 Polisi Luka

Puluhan ribu demonstran terlibat bentrokan dengan polisi dalam aksi protes di luar parlemen Yunani untuk menolak usulan nama baru Makedonia.

DUNIA | 21 Januari 2019

Pertemuan Kedua Trump dan Kim Jong-un Dibahas di Swedia

Rencana pertemuan kedua Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, dan Pemimpin Korea Utara, Kim Jong-un, dibahas oleh para utusan di Swedia.

DUNIA | 21 Januari 2019

Parlemen Inggris Diminta Tidak “Membajak” Brexit

Menteri Perdagangan Inggris, Liam Fox, menegaskan bahwa parlemen tidak bisa dibiarkan membajak Brexit.

DUNIA | 21 Januari 2019


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS