Buka Perbatasan, Maduro Singgung Penentuan Nasib Rakyat Venezuela
INDEX

BISNIS-27 447.461 (-2.16)   |   COMPOSITE 5059.22 (-11.27)   |   DBX 933.73 (-1.4)   |   I-GRADE 135.366 (-0.54)   |   IDX30 427.201 (-2.7)   |   IDX80 111.513 (-0.59)   |   IDXBUMN20 284.629 (-1.96)   |   IDXG30 118.405 (-0.5)   |   IDXHIDIV20 382.903 (-2.17)   |   IDXQ30 125.347 (-0.87)   |   IDXSMC-COM 215.54 (-0.42)   |   IDXSMC-LIQ 243.745 (-1.29)   |   IDXV30 105.043 (-0.28)   |   INFOBANK15 803.622 (-0.35)   |   Investor33 371.182 (-1.16)   |   ISSI 148.056 (-0.55)   |   JII 539.107 (-4.67)   |   JII70 182.679 (-1.26)   |   KOMPAS100 996.599 (-3.79)   |   LQ45 780.316 (-3.88)   |   MBX 1404.61 (-3.28)   |   MNC36 278.843 (-0.77)   |   PEFINDO25 265.576 (-2.55)   |   SMInfra18 242.356 (-2.29)   |   SRI-KEHATI 313.434 (-0.76)   |  

Buka Perbatasan, Maduro Singgung Penentuan Nasib Rakyat Venezuela

Senin, 10 Juni 2019 | 15:25 WIB
Oleh : Jeany Aipassa / JAI

Caracas, Beritasatu.com - Presiden Venezuela, Nicolas Maduro, menyinggung nasib warga Venezuela terkait keputusannya untuk membuka kembali perbatasan dengan Kolombia yang telah ditutup selama empat bulan.

Menurut Nicolas Maduro, pembukaan perbatasan dengan Kolombia dilakukan untuk kepentingan dan penentuan nasib rakyat Venezuela tanpa intervensi pihak asing.

“Kami adalah orang-orang yang damai yang dengan tegas membela kemerdekaan dan penentuan nasib kami sendiri,” kata Nicolas Maduro, dalam cuitannya saat mengumumkan pembukaan perbatasan dengan Kolombia, melalui akun Twitter-nya.

Perbatasan Venezuela-Kolombia ditutup sejak awal Februari 2019 atas perintah Nicolas Maduro untuk memblokir bantuan kemanusiaan yang diupayakan kelompok oposisi di bawah kepemimpinan Juan Guaido yang telah memproklamirkan diri sebagai presiden sementara negara itu.

Pada Sabtu (8/6/2019), Nicolas Maduro telah memerintahkan pembukaan perbatasan Venezuela-Kolombia, tepatnya di bagian barat Kota Tachira, yang merupakan lokasi perhentian bantuan kemanusiaan dari beberapa negara dan lembaga internasional.

Pembukaan kembali perbatasan Veneuela-Kolombia diyakini menjadi tindak lanjut dari pertemuan rezim dan oposisi Venezuela yang berlangsung di Oslo, Norwegia, baru-baru ini. Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) telah mendesak kedua pihak berdamai untuk mencari solusi mengatasi krisis Venezuela yang telah menyebabkan jutaan warga mengungsi.

Badan Pengungsi PBB, UNHCR, melaporkan lebih dari 4 juta pengungsi dan migran telah melarikan diri dari Venezuela sejak 2015. Dalam tujuh bulan sejak November 2018, jumlah pengungsi dan migran meningkat sebesar 1 juta.

Negara-negara Amerika Latin menampung sebagian besar rakyat Venezuela yang mengungsi. Kolombia menampung sekitar 1,3 juta pengungsi, Peru sebanyak 768.000 pengungsi, sedangkan Chili, Ekuador, Argentina dan Brasil masing-masing menampung sekitar 100.000 pengungsi asal Venezuela.



Sumber:AFP/NPR/Suara Pembaruan


BAGIKAN


BERITA LAINNYA

Parlemen dan Presiden Sri Lanka Berselisih atas Penyelidikan Teror Bom Paskah

Parlemen Sri Lanka pada Minggu (9/6/2019), memperingatkan Presiden Maithripala Sirisena agar tidak menghentikan penyelidikan bom paskah.

DUNIA | 10 Juni 2019

Menangi 71% Suara, Tokayev Jadi Presiden Kazakhstan

Kassym-Jomart Tokayev telah memenangi pemilihan presiden Kazakhstan dengan 70,76% suara.

DUNIA | 10 Juni 2019

Langgar Syariat, Ratusan Restoran di Iran Ditutup

Kepolisian Iran telah menutup ratusan restoran di kota-kota besar Iran selama bulan Ramadan.

DUNIA | 10 Juni 2019

Demo Besar-besaran di Hong Kong, Tiongkok Salahkan Asing

Penyelenggara unjuk rasa mengklaim sekitar 1 juta orang terlibat.

DUNIA | 10 Juni 2019

Setelah Tutup 4 Bulan, Venezuela Buka Perbatasan Kolombia

Venezuela membuka kembali perbatasan dengan Kolombia setelah ditutup selama empat bulan.

DUNIA | 9 Juni 2019

Ratusan Ribu WN Hong Kong Tolak RUU Ekstradisi Tiongkok

Ratusan ribu orang memenuhi di jalan-jalan Hong Kong pada Minggu (9/6).

DUNIA | 9 Juni 2019

Angelina Jolie Serukan Dukungan Internasional untuk Anak-anak Venezuela

Sebanyak 20.000 anak-anak Venezuela disebutkan beresiko tidak memiliki hak kewarganegaraan.

DUNIA | 9 Juni 2019

SK Group Bangun Pusat Inovasi di Vietnam

SK Group menanamkan investasi US$ 30 juta untuk pembangunan Pusat Inovasi Nasional (NIC) di Hanoi.

DUNIA | 9 Juni 2019

Trump Akan Sambut Emir Qatar di Gedung Putih

Emir Qatar, Sheikh Tamim bin Hamad Al Thani akan bertemu Presiden AS Donald Trump, pada 9 Juli 2019.

DUNIA | 8 Juni 2019

PM Kamboja: Singapura Dukung Genosida

Perdana Menteri Kamboja Hun Sen menuduh Perdana Menteri Singapura Lee Hsien Loong mendukung genosida.

DUNIA | 8 Juni 2019


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS