Trump Tuding Demokrat Lakukan Kudeta
INDEX

BISNIS-27 496.112 (7.49)   |   COMPOSITE 5571.66 (81.11)   |   DBX 1025.31 (6.73)   |   I-GRADE 161.222 (3.23)   |   IDX30 481.63 (9.32)   |   IDX80 126.239 (2.53)   |   IDXBUMN20 347.718 (10.77)   |   IDXG30 131.769 (1.75)   |   IDXHIDIV20 428.361 (9.36)   |   IDXQ30 139.975 (2.43)   |   IDXSMC-COM 236.298 (3.68)   |   IDXSMC-LIQ 285.496 (7.48)   |   IDXV30 117.12 (3.63)   |   INFOBANK15 959.319 (10)   |   Investor33 418.313 (5.87)   |   ISSI 162.317 (3.18)   |   JII 593.683 (14.31)   |   JII70 203.182 (4.77)   |   KOMPAS100 1131.88 (19.93)   |   LQ45 884.897 (16.77)   |   MBX 1547.61 (24.33)   |   MNC36 311.774 (4.65)   |   PEFINDO25 293.783 (7.19)   |   SMInfra18 273.756 (10.1)   |   SRI-KEHATI 356.906 (5.42)   |  

Trump Tuding Demokrat Lakukan Kudeta

Kamis, 3 Oktober 2019 | 14:57 WIB
Oleh : Jeany Aipassa / JAI

Washingtong, Beritasatu.com - Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump, menuding Partai Demokrat sedang mengupayakan kudeta terhadapnya dengan mendorong penyelidikan pemakzulan di House of Representative (Dewan Perwakilan Rakyat/DPR).

“Semakin saya renungkan setiap harinya, saya sampai pada kesimpulan bahwa yang sedang berlangsung saat ini bukan pemakzulan, melainkan kudeta, yang ditujukan untuk merebut kekuatan rakyat, suara mereka, Amendemen Kedua mereka, agama mereka, militer mereka, tembok perbatasan mereka dan hak yang diberi Tuhan sebagai warga negara Amerika Serikat,” kata Donald Trump, dalam cuitannya di akun Twitter-ya, Rabu (2/10/2019).

Trump telah berulangkali menyindir Partai Demokrat bahkan mengecam secara keras tindakan DPR yang melakukan penyelidikan pemakzulan terhadapnya, terkait dengan laporan informan rahasia mengenai percakapan teleponnya dengan Presiden Ukraina, Volodymyr Zelenskiy.

Terhitung dalam sebulan terakhir, Donald Trump telah mengeluarkan cuitan ratusan kali yang mengecam dan meremehkan Demokrat yang telah melakukan upaya pemakzulan terhadap dirinya.

Donald Trump bahkan menyerukan Senat AS yang dikuasai Partai Republik untuk tidak membiarkan upaya Demokrat menjadi bola liar.

Mayoritas fraksi Demokrat di DPR AS mengusahakan penyelidikan pemakzulan untuk mengetahui apakah mereka dapat secara resmi mengajukan gugatan terhadap Donald Trump, dan menggunakan otoritas konstitusional mereka untuk memecat pejabat yang terlibat dalam pengkhianatan, suap atau kejahatan besar lainnya.

Untuk penyelidikan tersebut, tiga komisi di DPR AS, yakni komisi anggaran, komisi pengawasan intelijen dan komisi urusan luar negeri, memanggil sejumlah pejabat dan mantan pejabat, serta pihak terkait, untuk memberikan keterangan.

Pada Rabu (2/10), tiga komisi tersebut memanggil Menteri Luar Negeri (Menlu) AS, Mike Pompeo. Namun Mike Pompeo yang sedang berkunjung ke eropa berhalangan hadir, sehingga Inspektur Jenderal Departemen Luar Negeri AS yang memenuhi panggilan DPR AS.

Penyelidikan terhadap para pejabat dan mantan pejabat serta pihak terkait telah dilakukan sejak Jumat (27/9/2019), dan akan berlangsung selama dua pekan.

Sebelumnya, tiga komisi DPR AS telah memanggil mantan Dubes AS untuk Ukraina Marie Yovanovitch, namun sidang itu ditunda hingga pekan depan. Mantan utusan AS untuk Ukraina Kurt Volker diperkirakan akan berbicara dengan komisi-komisi itu, pada Kamis (3/10/2019).

Sumber : VoA/CNN



Sumber:Suara Pembaruan


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Demonstrasi Hong Kong, Polisi Tangkap 269 Perusuh

Kepolisian Hong Kong menangkap 269 orang perusuh saat aksi protes yang bertepatan dengan peringatan Hari Ulang Tahun ke-70 berdirinya Republik Rakyat Tiongkok.

DUNIA | 3 Oktober 2019

Singapura-Brunei Jalin Kerja Sama Agribisnis

Singapura dan Brunei Darussalam akan berupaya untuk meningkatkan kolaborasi di sektor pertanian pangan. Pada Rabu (2/10), kerja sama kedua negara itu diumumkan di bawah satu kelompok kerja.

DUNIA | 3 Oktober 2019

Samsung Akhiri Produksi Ponsel di Tiongkok

Samsung Electronics telah mengakhiri produksi telepon seluler di Tiongkok.

DUNIA | 3 Oktober 2019

Jembatan Runtuh di Taiwan, 2 ABK WNI Ditemukan Tewas

Satu jembatan di kota Nanfangao, Yilan, Taiwan (sekitar 62 KM utara Taipei) telah runtuh sekitar pukul 09.30 waktu setempat hari Selasa (1/10).

DUNIA | 2 Oktober 2019

Kondisi Wartawan WNI yang Tertembak di Hong Kong Membaik

Kondisi Veby Mega, wartawan warga negara Indonesia (WNI), yang tertembak dalam aksi demonstrasi di Hong Kong pada Minggu (29/10/2019) telah membaik.

DUNIA | 2 Oktober 2019

Disebut Bisa Jangkau AS, Rudal DF-41 Tiongkok Jadi Sorotan

Rudal balistik antarbenua DF-41buatan Tiongkok menjadi sorotan pengamat dan ahli persenjataan dunia karena disebut dapat menjangkau wilayan Amerika Serikat.

DUNIA | 2 Oktober 2019

Sepanjang 2019, Sekitar 1.000 Orang Tewas di Laut Mediterania

Badan Penanganan Pengungsi PBB (UNHCR), Selasa (1/10/2019), menyatakan lebih dari 1.000 orang tewas di Laut Mediterania saat menuju Eropa, sepanjang 2019.

DUNIA | 2 Oktober 2019

Demonstrasi Hong Kong, Polisi Tembak Remaja 18 Tahun

Polisi Hong Kong menembak remaja berusia 18 tahun dalam demonstrasi yang meningkat menjadi kekerasan, pada Selasa (1/10/2019).

DUNIA | 2 Oktober 2019

Diduga Terkait Skandal Trump, Ukraina Selidiki Mantan Jaksa

Otoritas Ukraina menyelidiki mantan jaksa pentuntut umum, Yuriy Lutsenko, yang diduga terkait dengan skandal percakapan Donald Trump denga Volodymyr Zelensky.

DUNIA | 2 Oktober 2019

Tak Penuhi Panggilan Kongres AS, Pompeo Kunjungi Eropa

Menlu AS, Mike Pompeo, tidak memenuhi panggilan Kongres AS untuk memberi kesaksian terkait penyelidikan pemakzulan Presiden Donald Trump, Rabu (2/10/2019).

DUNIA | 2 Oktober 2019


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS