Cile Batal Jadi Tuan Rumah KTT APEC
INDEX

BISNIS-27 425.322 (6.54)   |   COMPOSITE 4870.04 (49.07)   |   DBX 940.805 (-0.47)   |   I-GRADE 127.855 (2.45)   |   IDX30 401.317 (7.5)   |   IDX80 105.56 (1.71)   |   IDXBUMN20 265.398 (6.32)   |   IDXG30 112.997 (1.91)   |   IDXHIDIV20 357.483 (6.59)   |   IDXQ30 117.699 (2.06)   |   IDXSMC-COM 210.149 (1.14)   |   IDXSMC-LIQ 234.599 (2.69)   |   IDXV30 100.238 (0.88)   |   INFOBANK15 757.481 (12.51)   |   Investor33 352.266 (5.51)   |   ISSI 143.81 (1.55)   |   JII 518.901 (6.54)   |   JII70 176.231 (2.41)   |   KOMPAS100 949.983 (13.23)   |   LQ45 737.154 (13.13)   |   MBX 1342.99 (15.69)   |   MNC36 264.429 (3.91)   |   PEFINDO25 260.033 (1.63)   |   SMInfra18 229.972 (4.74)   |   SRI-KEHATI 296.897 (5.09)   |  

Cile Batal Jadi Tuan Rumah KTT APEC

Kamis, 31 Oktober 2019 | 15:11 WIB
Oleh : Natasia Christy Wahyuni / JAI

Santiago, Beritasatu.com - Cile batal menjadi tuan rumah untuk pelaksanaan dua acara internasional, yaitu Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Kerja Sama Ekonomi Asia Pasifik (APEC) 2019 dan KTT Perubahan Iklim ke-25 (COP25), pada November dan Desember 2019.

Presiden Cile, Sebastian Pinera, menyampaikan pengumuman pembatalan itu, pada Rabu (30/10) pagi. Dia, menyebut bahwa Cile tidak bisa menjadi tuan rumah KTT APEC 2019 dan KTT COP25, karena pemerintahannya gagal meredakan aksi protes yang telah berlangsung selama beberapa minggu.

“Ini merupakan keputusan sangat sulit, yang menyebabkan derita besar bagi kami, karena kami memahami sepernuhnya pentingnya (acara ini) untuk Chili dan dunia,” kata Sebastian Pinera, dalam pengumuman di Santiago, Rabu (30/10).

KTT APEC awalnya akan digelar pada 16-17 November 2019 di Chili, sedangkan KTT Perubahan Iklim akan digelar pada Desember 2019. Pinera menyalahkan situasi sulit yang dihadapi Cile, serta menyebut perhatian utama pemerintahannya saat ini adalah memulihkan sepenuhnya ketertiban publik, keamanan, dan perdamaian sosial.

“Saat seorang ayah mempunyai masalah, dia harus selalu menempatkan keluarga di atas segalanya. Serupa dengan itu, presiden harus selalu menempatkan warganya di atas pertimbangan lainnya,” ujar Sebastian Pinera.

Para pemimpin dunia termasuk Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, dan Presiden Tiongkok, Xi Jinping, telah menyatakan kehadiran mereka dalam KTT APEC 2019. Sedangkan, aktivis remaja Greta Thunberg juga awalnya akan hadir dalam KTT Perubahan Iklim.

Aksi kekerasan di Cile telah menyebabkan ribuan penangkapan dan setidaknya 20 orang tewas. Berdasarkan Institut Hak Asasi Manusia Cile, 3.535 orang telah ditangkap sejak 17 Oktober 2019 dan 1.132 orang telah dibawa ke rumah sakit termasuk 38 diantaranya mengalami luka tembak.

Pada 18 Oktober 2019, Pinera mengumumkan keadaan darurat setelah kekerasan terjadi di jalanan ibu kota Santiago, setelah negara itu mengumumkan perang dengan “kenakalan jahat”.

Aksi protes di Cile dimulai sejak pertengahan Oktober 2019 yang dipimpin oleh para pelajar karena menentang kenaikan ongkos kereta api sebesar 3,7%. Tapi, demonstrasi itu secara cepat berubah menjadi pemberontakan yang luas melawan ketidaksetaraan, biaya hidup, dan tekanan dari polisi.

Sekretaris Eksekutif Perubahan Iklim PBB, Patricia Espinosa, mengatakan pihaknya sedang mempertimbangkan tuan rumah alternatif untuk pelaksanaan KTT iklim setelah menerima informasi dari Cile.



Sumber:Suara Pembaruan


BAGIKAN


REKOMENDASI

BERITA LAINNYA

Perubahan Iklim, 300 Juta Orang Terancam Kenaikan Air Laut

Penelitian perubahan iklim menunjukkan 300 juta orang yang tinggal di sepanjang pantai di dunia terancam banjir besar akibat kenaikan air laut, pada 2050.

DUNIA | 31 Oktober 2019

Kesepakatan Brexit Johnson Rugikan Inggris Rp 1.267 Triliun

Kesepakatan Brexit yang ditawarkan Perdana Menteri Inggris, Boris Johnson, akan merugikan negara itu sampai 70 miliar poundsterling (sekitar Rp 1.267 triliun).

DUNIA | 31 Oktober 2019

Jelang Pemilu AS, Twitter Umumkan Tolak Iklan Politik

CEO Twitter, Jack Dorsey, mengumumkan jaringan media sosial (medsos) itu, menolak semua iklan politik secara global.

DUNIA | 31 Oktober 2019

PM Inggris Serukan Revitalisasi Parlemen

Perdana Menteri (PM) Inggris, Boris Johnson, menyerukan revitalisasi parlemen untuk membawa Inggris keluar dari Uni Eropa atau dikenal dengan sebutan Brexit.

DUNIA | 30 Oktober 2019

Demonstran Rayakan Pengunduran Diri PM Libanon

Demonstran merayakan pengunduran diri Perdana Menteri (PM) Saad Hariri, dengan menyanyi dan menari di jalan-jalan beberapa kota utama di Libanon.

DUNIA | 30 Oktober 2019

Menlu: Politik LN Prioritaskan Diplomasi Ekonomi

Politik Luar Negeri Indonesia lima tahun ke depan akan memprioritaskan diplomasi ekonomi. Penguatan diplomasi ekonomi dilakukan lewat enam langkah strategis.

DUNIA | 30 Oktober 2019

Pecahkan Kebuntuan Brexit, Inggris Gelar Pemilu 12 Desember

Pemerintah Inggris akan menggelar pemilihan umum (pemilu) pada 12 Desember 2019, yang diharapkan dapat memecahkan kebuntuan Brexit.

DUNIA | 30 Oktober 2019

Capres Partai Demokrat, Sanders dan Warren Bersaing Ketat

Senator Bernie Sanders dari Vermont dan Senator Elizabeth Warren dari Massachusetts, bersaing ketat di posisi teratas calon presiden Partai Demokrat.

DUNIA | 30 Oktober 2019

13 Hari Didemo, PM Libanon Mundur

Perdana Menteri (PM) Lebanon, Saad Hariri, mengumumkan mundur dari jabatannya, pada Selasa (29/10), setelah didemo massa selama 13 hari.

DUNIA | 30 Oktober 2019

Tanah Longsor di Kamerun, 34 Orang Tewas

Sejumlah 34 orang tewas di kota Bafoussam, Kamerun, akibat bencana tanah longsor setelah hujan lebat.

DUNIA | 30 Oktober 2019


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS