Demonstrasi Tolak Kenaikan BBM di Iran, 731 Bank Dibakar
INDEX

BISNIS-27 503.122 (7.61)   |   COMPOSITE 5724.74 (89.25)   |   DBX 1066.46 (9.81)   |   I-GRADE 166.255 (3.05)   |   IDX30 491.004 (8.8)   |   IDX80 129.735 (2.65)   |   IDXBUMN20 364.991 (9.26)   |   IDXG30 133.352 (2.1)   |   IDXHIDIV20 441.973 (8.53)   |   IDXQ30 143.512 (2.54)   |   IDXSMC-COM 247.38 (3.5)   |   IDXSMC-LIQ 301.054 (8.02)   |   IDXV30 127.096 (4)   |   INFOBANK15 976.214 (12.27)   |   Investor33 422.656 (6.59)   |   ISSI 167.54 (3)   |   JII 607.336 (12.69)   |   JII70 209.626 (4.39)   |   KOMPAS100 1162.4 (23.4)   |   LQ45 904.834 (17.52)   |   MBX 1587.29 (26.24)   |   MNC36 315.598 (5.98)   |   PEFINDO25 317.232 (4.1)   |   SMInfra18 287.626 (7.78)   |   SRI-KEHATI 361.444 (5.7)   |  

Demonstrasi Tolak Kenaikan BBM di Iran, 731 Bank Dibakar

Kamis, 28 November 2019 | 16:25 WIB
Oleh : Natasia Christy Wahyuni / JAI

Teheran, Beritasatu.com - Demonstrasi menolak kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) di Iran sejak 15 November 2019, telah membuat 731 bank dan 140 kantor pemerintah di Ibukota Teheran dirusak dan dibakar.

Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, mengecam kekerasan yang dilakukan demonstran dan menyebutnya sebagai “konspirasi yang sangat berbahaya”. Ayatollah Ali Khamenei bahkan menegaskan bahwa Pemerintah Iran tidak akan kalah dengan para pelaku kekerasan.

“Aksi seperti itu pernah dikalahkan Iran. Ini adalah konspirasi yang sangat berbahaya, tapi bukan yang terburuk,” kata Khamenei, di Teheran, Rabu (27/11/2019), merujuk pada kerusuhan terburuk anti-pemerintah di Iran pada 2009, yang dipicu aksi demonstrasi melawan kecurangan pemilu.

Kerusuhan yang diawali protes atas kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) pada 15 November 2019 secara cepat berubah menjadi politis dengan mendesak para pemimpin tertinggi Iran untuk mundur.

Sebagai tanggapan, pemerintah menyalahkan “para preman” yang terkait orang-orang di pengasingan serta mengecam Amerika Serikat (AS), Israel, dan Arab Saudi yang memicu kerusuhan di jalan.

“Konspirasi yang dalam, luas, dan sangat berbahaya yang menghabiskan banyak uang telah dihancurkan oleh rakyat,” ujar Ayatollah Ali Khamenei dalam pertemuan dengan anggota paramiliter pasukan Basij yang bergabung dalam tindakan keras melawan demonstran.

Menteri Dalam Negeri Iran, Abdolreza Rahmani Fazli, menyatakan 731 bank dan 140 situs pemerintah terbakar dalam kerusuhan. Lebih dari 50 pangkalan yang digunakan untuk pasukan keamanan juga diserang, serta sekitar 70 pom bensin dibakar.

Berdasarkan laporan kantor berita Iran, IRNA, lebih dari 200.000 orang bergabung dalam kerusuhan nasional ini. Lembaga swadaya masyarakat (LSM) Amnesti Internasional yang berbasis di London, Senin (25/11/2019), menyatakan setidaknya 143 demonstran tewas dalam aksi protes.

Pemerintah Iran menolak total korban tewas tersebut, dan sebaliknya menyatakan sejumlah orang termasuk anggota dari pasukan keamanan telah tewas dan lebih dari 1.000 orang ditangkap. Namun, Pusat untuk Hak Asasi Manusia (HAM) di Iran menyatakan jumlah orang yang ditangkap hampir 4.000.

Aksi protes berlangsung saat sanksi-sanksi AS diberlakukan tahun ini untuk memotong hampir seluruh dari ekspor minyak Iran. Gerakan protes serupa juga terjadi di Irak dan Lebanon terhadap pemerintah, termasuk faksi-faks bersenjata berat pro-Iran.

Menteri Perminyakan, Iran Bijan Zanganeh menyatakan ada penurunan konsumsi harian sekitar 20 juta liter bensin sejak kenaikan harga.

Perjuangan rakyat biasa Iran untuk memenuhi kebutuhan mereka semakin sulit sejak 2018 saat Presiden AS Donald Trump menarik diri dari kesepakatan nuklir Teheran dengan kekuatan dunia lainnya, serta memberlakukan kembali sanksi atas Iran.

Kombinasi peningkatan inflasi, peningkatan pengangguran, kemerosotan dalam korupsi negara dan tekanan maksimum Washington telah menyebabkan perekonomian Iran menjadi memburuk.

Pemerintah menyatakan kenaikan harga bensin sebanyak 50 persen bertujuan untuk menaikan sekitar US$ 2,55 miliar (Rp 35,9 triliun) untuk subsidi tambahan bagi 18 juta keluarga berpendapatan rendah. Uang bulanannya hanya diatur 550.000 rial (Rp 185.000) per orang.



Sumber:Suara Pembaruan


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

London Cabut Izin Operasi Uber

Perusahaan jasa transportasi daring, Uber tidak akan diberikan lisensi baru untuk beroperasi di London, Inggris.

DUNIA | 28 November 2019

14 Jam Terkubur, Seorang Korban Gempa di Albania Ditemukan Hidup

Seorang perempuan dievakuasi hidup-hidup, setelah 14 jam terkubur di bawah puing bangunan enam lantai, yang runtuh akibat gempa di Albania, Selasa (26/11/2019).

DUNIA | 27 November 2019

Inggris Akan Terima 42 Kontainer Sampah dari Malaysia

Inggris akan menerima kembali 42 kontainer berisi sampah plastik yang dikirimkan secara ilegal ke Malaysia.

DUNIA | 27 November 2019

Telan 7 Kg Sampah Plastik, Seekor Rusa Thailand Mati

Seekor rusa liar ditemukan mati di kawasan Taman Nasional Provinsi Nan, Thailand, setelah menelan 7 kilogram sampah plastik, pada Selasa (26/11/2019).

DUNIA | 27 November 2019

ASEAN-Korsel Tolak Proteksionisme Perdagangan

ASEAN dan Korea Selatan sepakat menentang semua bentuk proteksionisme dan meningkatkan perdagangan demi kesejahteraan kawasan.

DUNIA | 27 November 2019

Gempa 6,4 M Guncang Albania, 23 Tewas

Sebanyak 23 orang tewas akibat tertimpa bangunan yang runtuh, setelah gempa bumi berkekuatan 6,4 magnitudo mengguncang Albania, Selasa (26/11/2019).

DUNIA | 27 November 2019

Menlu Minta Filipina Intensifkan Upaya Pembebasan 3 WNI dari Abu Sayyaf

Tiga WNI, Samiun Maneu (27), Maharuddin Lunani (48), dan Muhamad Farhan (27), asal Sulawesi diketahui diculik setelah video ketiganya tersebar di medsos.

DUNIA | 27 November 2019

SEA Games Banyak Dikeluhkan, Duterte Perintahkan Penyelidikan

Presiden Filipina Rodrigo Duterte memerintahkan penyelidikan terhadap masalah-masalah yang mengganggu status Filipina sebagai tuan rumah SEA Games 2019.

DUNIA | 27 November 2019

Jokowi Dorong Perdamaian di Semenanjung Korea

Tidak ada perdamaian jika tidak ada kesejahteraan dan kesejahteraan tidak mungkin tercapai jika tidak ada perdamaian.

DUNIA | 26 November 2019

Demo Anti-Kekerasan Terhadap Perempuan Diwarnai Kekerasan

Hari Internasional Penghapusan Kekerasan terhadap Perempuan diperingati dengan aksi unjuk rasa oleh kaum perempuan di berbagai negara, pada Senin (26/11/2019).

DUNIA | 26 November 2019


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS