Pencucian Uang Global, Europol Tangkap 228 Orang
INDEX

BISNIS-27 503.107 (8.47)   |   COMPOSITE 5679.25 (80.67)   |   DBX 1039.52 (14.71)   |   I-GRADE 166.189 (3.47)   |   IDX30 492.322 (9.09)   |   IDX80 129.082 (2.66)   |   IDXBUMN20 363.759 (7.86)   |   IDXG30 133.243 (2.59)   |   IDXHIDIV20 440.08 (10.13)   |   IDXQ30 143.762 (2.86)   |   IDXSMC-COM 242.127 (2.51)   |   IDXSMC-LIQ 293.644 (5.57)   |   IDXV30 123.61 (3.35)   |   INFOBANK15 979.67 (10.23)   |   Investor33 423.592 (6.88)   |   ISSI 165.745 (2.98)   |   JII 604.859 (14.26)   |   JII70 207.745 (4.44)   |   KOMPAS100 1155.02 (20.8)   |   LQ45 903.46 (17.32)   |   MBX 1578.72 (22.44)   |   MNC36 316.411 (5.51)   |   PEFINDO25 310.113 (3.58)   |   SMInfra18 286.549 (5.46)   |   SRI-KEHATI 362.507 (5.51)   |  

Pencucian Uang Global, Europol Tangkap 228 Orang

Kamis, 5 Desember 2019 | 13:11 WIB
Oleh : Jeany Aipassa / JAI

Den Haag, Beritasatu.com - Polisi Eropa (Europol) menangkap 228 orang di 31 negara dalam tiga bulan terakhir, terkait kasus pencucian uang global. Penangkapan tersebut dari penyelidikan Europol yang menargetkan orang-orang yang membantu pencucian uang melalui transfer dana atau biasa dikenal dengan sebutan “money mule” atau “Keledai Uang”.

Dari hasil penyelidikan, Europol megidentifikasi 3.833 kasus pencucian uang, 386 perekrut untuk mentransfer dana pencucian uang, dan akhirnya menangkap 228 orang.

Untuk melancarkan penyelidikan, Europol bekerja sama dengan otoritas penegak hukum di beberapa negara, antara lain Amerika Serikat (AS) dan Australia yang menemukan 1.000 transaksi mencurigakan.

“Penyelidikan kami telah mengidentifikasi 7.520 transaksi mencurigakan dan kami menyita sekitar 12,9 juta euro (sekitar Rp201,524 miliar) antara September 2019 hingga November 2019,” demikian pernyataan Europol, yang dipublikasikan Rabu (4/12/2019).

Seorang yang menjadi “money mule” biasanya menerima uang di rekening bank-nya dari pihak ketiga, dan mentransfernya ke pihak lain atau menariknya secara tunai dan memberikannya kepada pihak lain. Untuk jasanya tersebut, “money mule” biasanya mendapat komisi.

“Mereka terjerat karena membantu tindakan kejahatan. Kami melakukan penyelidikan terhadap siapapun yang fitur rekeningnya menunjukkan transaksi mencurigakan, dan jika terbukti dia akan mendapat konsekuensi hukum yang berat,” bunyi pernyataan Europol.

Dijelaskan, Europol melakukan operasi penyelidikan pencucian uang karena menemukan indikasi peningkatan kasus tersebut dan modus baru yang dilakukan para tersangka dengan merekrut “money mule” untuk melancarkan aksi mereka.

“Para pelaku biasanya menargetkan mereka yang berusia di bawah 35 tahun, terutama mereka yang sudah bekerja dan mapan secara ekonomi dan belum menikah, atau yang baru pindah dan bekerja di negara lain,” bunyi pernyataan Europol.

Tahun ini, kasus tersebut melibatkan penipuan yang memanfaatkan “hubungan romantis” lewat situs kencan online. Para pelaku biasanya melakukan komunikasi secara intens dengan korban dalam waktu yang cukup lama, dan meyakinkan korban untuk membuka rekening dengan kedok bahwa pelaku akan mengirim dana.

Europol secara rutin melakukan operasi penyelidikan terhadap kasus pencucian uang global. Tahun ini adalah untuk kelima kali Europol melakukan operasi tersebut. Pada 2018, Europol menangkap 168 tersangka dan memeriksa 1.504 “money mule” selama operasi tersebut. Pada 2016, penyelidikan Europol menemukan lebih dari 90% kasus pencucian uang berasal dari kejahatan dunia maya.



Sumber:Suara Pembaruan


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

The Straits Times Nobatkan Jokowi Sebagai Asian of the Year 2019

Presiden Jokowi adalah figur berpenampilan sederhana.

DUNIA | 5 Desember 2019

Berpisah 20 Tahun, Ibu dan Wartawan Palestina Bertemu di Mesir

Di setiap situasi, kita membutuhkan seorang ibu.

DUNIA | 5 Desember 2019

Dalam 24 Jam, 127 Kasus Pembunuhan di Meksiko

Pertempuran melawan kejahatan narkoba di Meksiko berubah menjadi mematikan. Dalam 24 jam, ada 127 kasus pembunuhan yang terjadi di Meksiko.

DUNIA | 4 Desember 2019

Indonesia Ajukan Isu Laut dalam Konferensi Perubahan Iklim

Indonesia akan mengajukan isu laut dan kaitannya dengan iklim dalam konferensi perubahan iklim Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB) atau Conference of Parties (COP)

DUNIA | 4 Desember 2019

Trump, Macron, Erdogan Berseteru di KTT NATO

Presiden AS Donald Trump dan Presiden Prancis Emmanuel Macron saling berselisih terkait masa depan Pakta Pertahanan Atlantik Utara atau NATO

DUNIA | 4 Desember 2019

Topan Kammuri Tewaskan 4 Orang

Topan kuat Kammuri telah menewaskan empat orang di Filipina dan memaksa pihak berwenang untuk menutup bandara terbesar.

DUNIA | 4 Desember 2019

Kamala Harris Mundur dari Kandidat Capres Demokrat AS

Anggota Partai Demokrat Amerika Serikat (AS) Kamala Harris membatalkan ambisinya maju sebagai kandidat presiden pada Selasa (3/12).

DUNIA | 4 Desember 2019

Amnesti: 208 Orang Tewas dalam Demonstrasi di Iran

Amnesti Internasional melaporkan setidaknya 208 orang telah tewas di Iran selama penumpasan keamanan terhadap demonstran yang dipicu oleh kenaikan harga bensin.

DUNIA | 3 Desember 2019

Hong Kong Deportasi TKI yang Meliput Aksi Protes

Otoritas Hong Kong, Senin (2/12), mendeportasi seorang pekerja migran Indonesia yang melaporkan aksi protes di kota itu.

DUNIA | 3 Desember 2019

Dilanda Topan Kammuri, Filipina Evakuasi 200.000 Orang

Filipina telah mengevakuasi lebih dari 200.000 orang di daerah pantai dan pegunungan akibat Topan Kammuri.

DUNIA | 3 Desember 2019


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS