DPR AS Proses Dakwaan Pemakzulan Terhadap Trump
INDEX

BISNIS-27 450.793 (-2.26)   |   COMPOSITE 5144.05 (-15.82)   |   DBX 982.653 (2.46)   |   I-GRADE 141.194 (-0.62)   |   IDX30 430.883 (-2.17)   |   IDX80 114.327 (-0.59)   |   IDXBUMN20 295.098 (-2.05)   |   IDXG30 119.385 (-0.73)   |   IDXHIDIV20 382.257 (-1.97)   |   IDXQ30 125.574 (-0.78)   |   IDXSMC-COM 221.901 (-0.43)   |   IDXSMC-LIQ 259.068 (-1.66)   |   IDXV30 107.621 (-1.14)   |   INFOBANK15 842.759 (-2.22)   |   Investor33 376.322 (-1.83)   |   ISSI 151.265 (-0.8)   |   JII 550.5 (-4.84)   |   JII70 187.95 (-1.54)   |   KOMPAS100 1026.39 (-5.14)   |   LQ45 794.213 (-3.71)   |   MBX 1420.94 (-5.57)   |   MNC36 281.737 (-1.36)   |   PEFINDO25 284.937 (-1.16)   |   SMInfra18 242.709 (-2.12)   |   SRI-KEHATI 318.969 (-1.57)   |  

DPR AS Proses Dakwaan Pemakzulan Terhadap Trump

Jumat, 6 Desember 2019 | 14:05 WIB
Oleh : Jeany Aipassa / JAI

Washington, Beritasatu.com - House of Representative (Dewan Perwakilan Rakyat/DPR) Amerika Serikat (AS) akan mengajukan dakwaan pemakzulan terhadap Presiden Donald Trump. Demikian pernyataan Ketua DPR AS, Nancy Pelosi, dalam jumpa pers di Capitol Hill, Washington, Kamis (5/12/2019).

“Demokrasi kita dipertaruhkan. Presiden (Donald Trump, Red) tidak memberi kita pilihan selain bertindak (mengajukan pemakzulan, Red),” kata Nancy Pelosi.

Menurut Nancy Pelosi, dakwaan pemakzulan harus ditindaklanjuti karena fakta-fakta mengenai penyalahgunaan kekuasaan oleh Donald Trump selama penyelidikan pemakzulan tidak terbantahkan.

Dari keterangan para saksi dan penilaian para ahli hukum konstitusi, Donald Trump dinilai terbukti menyalahgunakan kekuasaan untuk kepentingan politiknya.

Seperti diketaui, DPR AS memproses penyelidikan pemakzulan terhadap Presiden Donald Trump terkait dengan percakapan teleponnya dengan Presiden Ukraina, Volodymyr Zelensky, pada Juli 2019.

Dalam percakapan itu, Donald Trump meminta Volodymyr Zelensky melakukan investigasi terhadap Hunter Biden, putra dari mantan Wakil presiden AS, Joe Biden, yang merupakan salah satu saingan Trump di Pemilihan Umum AS Tahun 2020.

Nancy Pelosi mengungkapkan, Trump menyalahgunakan kekuasaan untuk kepentingan politiknya dan membahayakan keamanan negara, dengan menahan bantuan militer kepada Ukraina sebagai imbalan atas permintaan investigasi terhadap Hunter Biden dan Joe Biden.

"Ini meyedihkan, tetapi dengan keyakinan dan kerendahan hati, dengan kesetiaan kepada pendiri negara dan hati yang penuh cinta untuk Amerika, hari ini saya meminta pemimpin Kongres untuk melanjutkan dengan pasal-pasal pemakzulan," ujar Nancy Pelosi.

Jika dakwaan pemakzulan Donald Trump diajukan, maka pemungutan suara kemungkin dilakukan di DPR AS sebelum akhir tahun ini, dan persidangan di Senat AS mungkin akan dilaksanakan pada awal Januari 2020.

Saat menyampaikan pernyataan persnya, Nancy Pelosi sempat bersitegang dengan seorang wartawan yang menanyakan apakah dia membenci Presiden Trump.

"Aku tidak membenci siapa pun. Aku masih berdoa untuk presiden sepanjang waktu. Jadi jangan macam-macam denganku ketika berbicara tentang kata-kata seperti itu!" kata Nancy Pelosi.



Sumber:Suara Pembaruan


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Disindir Pakar Hukum, Melania Trump Bela Putranya

Ibu Negara Amerika Serikat, Melania Trump, membuat cuitan yang membela dan melindungi putranya, Barron Trump (13), karena disindir seorang pakar hukum.

DUNIA | 5 Desember 2019

Digosipin, Trump Sindir Balik Pemimpin NATO

Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump, menyindir balik para pemimpin negara-negara anggota Pakta Pertahanan Atlantik Utara (NATO) yang menggosipkannya.

DUNIA | 5 Desember 2019

Topan Kammuri Terjang Filipina, 17 Tewas

Jumlah korban tewas akibat Topan Kammuri di Filipina, meningkat menjadi 17 orang, pada Rabu (4/12/2019).

DUNIA | 5 Desember 2019

Tiga Pakar Hukum Konstitusi Sebut Trump Layak Dimakzulkan

Tiga dari empat pakar hukum yang dipanggil DPR Amerika Serikat (AS) untuk menjadi saksi ahli menyebut Presiden Donald Trump layak dimakzulkan.

DUNIA | 5 Desember 2019

Palang Merah Internasional Kekurangan Bantuan untuk Venezuela

Palang Merah Internasional, Senin (2/12/2019), mengumumkan mengalami kekurangan bantuan kemanusiaan di Venezuela.

DUNIA | 5 Desember 2019

NATO: Waspadai Ancaman Tiongkok

Setelah 70 tahun memusatkan perhatian untuk menghadapi Rusia, kini Pakta Pertahanan Atlantik Utara (NATO) memperluas pandangannya kepada tantangan dari Tiongkok

DUNIA | 5 Desember 2019

Pencucian Uang Global, Europol Tangkap 228 Orang

Polisi Eropa (Europol) menangkap 228 orang di 31 negara dalam tiga bulan terakhir, terkait kasus pencucian uang global.

DUNIA | 5 Desember 2019

The Straits Times Nobatkan Jokowi Sebagai Asian of the Year 2019

Presiden Jokowi adalah figur berpenampilan sederhana.

DUNIA | 5 Desember 2019

Berpisah 20 Tahun, Ibu dan Wartawan Palestina Bertemu di Mesir

Di setiap situasi, kita membutuhkan seorang ibu.

DUNIA | 5 Desember 2019

Dalam 24 Jam, 127 Kasus Pembunuhan di Meksiko

Pertempuran melawan kejahatan narkoba di Meksiko berubah menjadi mematikan. Dalam 24 jam, ada 127 kasus pembunuhan yang terjadi di Meksiko.

DUNIA | 4 Desember 2019


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS