Sepekan, Kematian Akibat Corona di AS Naik 6 Kali Lipat
INDEX

BISNIS-27 448.146 (0.31)   |   COMPOSITE 5091.82 (20.37)   |   DBX 966.643 (7.34)   |   I-GRADE 139.941 (-0.23)   |   IDX30 428.154 (0.15)   |   IDX80 113.358 (0.41)   |   IDXBUMN20 291.199 (0.73)   |   IDXG30 119.599 (-0.42)   |   IDXHIDIV20 379.423 (-0.2)   |   IDXQ30 124.629 (0.03)   |   IDXSMC-COM 218.961 (1.24)   |   IDXSMC-LIQ 257.997 (1.39)   |   IDXV30 107.251 (0.23)   |   INFOBANK15 832.7 (-1.05)   |   Investor33 373.408 (0.72)   |   ISSI 150.953 (0.22)   |   JII 549.986 (0.88)   |   JII70 187.543 (0.51)   |   KOMPAS100 1019.5 (2.84)   |   LQ45 788.563 (1.25)   |   MBX 1407.83 (4.87)   |   MNC36 279.661 (0.67)   |   PEFINDO25 277.129 (5.34)   |   SMInfra18 242.149 (-0.57)   |   SRI-KEHATI 316.134 (0.38)   |  

Sepekan, Kematian Akibat Corona di AS Naik 6 Kali Lipat

Rabu, 25 Maret 2020 | 18:39 WIB
Oleh : Jeany Aipassa / JAI

Washington, Beritasatu.com - Kasus kematian akibat virus corona (Covid-19) di Amerika Serikat (AS) menunjukan lonjakan signifikan. Dalam sepekan terakhir, angka kematian pasien positif corona naik lebih dari enam kali lipat.

Pada 17 Maret 2020, jumlah kematian akibat corona di AS tercatat mencapai 100 orang. Tetapi dalam waktu sepekan, tepatnya pada Selasa (24/3/2020), jumlah tersebut meningkat hingga lebih dari enam kali lipat menjadi 690 orang.

Bahkan pada Senin (23/3/2020), AS mencatat kematian 100 orang akibat virus corona, yang merupakan kasus tertinggi dalam sepekan terakhir. Saat ini, kasus corona positif di AS telah mencapai lebih dari 53.000 orang.

Peningkatan kasus wabah mematikan itu, membuat sejumlah negara bagian mengikuti jejak California dan New York yang telah memberlakukan lockdown (penutupan) kegiatan sekolah dan bisnis, serta mengeluarkan perintah agar warganya tinggal di rumah.

Hingga Selasa (24/3/2020), tercatat 16 negara bagian telah memberlakukan aturan tersebut, sehingga berdampak pada 158 juta warga AS yang diwajibkan melakukan karantina pribadi dan menjaga jarak sosial.

Negara-negara bagian yang telah memberlakukan aturan “tinggal di rumah” antara lain , California, New York, San Fransisco, New Jersey, Washington, Indiana, Massachusetts, Michigan, Wisconsin, West Virginia, Minnesota, Nevada, Rhode Island, Vermont, Colorado, dan Oregon.

Pada Senin (23/3/2020), Gedung Putih akhirnya merilis pedoman “15 Hari untuk Menghentikan Penyebaran Corona”. Namun Presiden AS, Donald Trump, mengisyaratkan agar kegiatan perekonomian kembali normal seusai libur Paskah, yakni pada pertengahan April 2020, justru ketika para ahli memperkirakan kemungkinan wabah corona di AS mencapai puncak wabah.

Peralatan Medis

Sementara itu, para gubernur di negara-negara bagian AS mengeluhkan kurangnya peralatan medis dan kapasitas tempat tidur untuk merawat pasien di rumah sakit, seiring dengan peningkatan jumlah kasus corona positif.

Gubernur New York, Andrew Cuomo, Pada hari Selasa, gubernur mengungkapkan bahwa jumlah kasus positif di New York telah meningkat melebihi 25.000 pada Selasa (24/3/2020), dan tim medis memperkirakan dibutuhkan sekitar 140.000 tempat tidur rumah sakit untuk menampung pasien virus.

Para gubernur telah meminta bantuan pemerintah federal, khususnya untuk peralatan ventilator, masker penutup wajah dan pakaian pelindung untuk tenaga medis yang merawat pasien.

Gedung Putih telah mengirim 2.000 ventilator untuk membantu New York, pada Selasa (24/3/2020) dan berjanji akan mengirim lebih dari 2.000 ventilator pada Rabu (25/3/2020). Bantuan yang sama juga disalurkan Gedung Putih ke beberapa negara bagian lainnya.



Sumber:Suara Pembaruan


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Dampak Corona Lebih Buruk dari Krisis Ekonomi 2008

Dampak wabah virus corona (Covid-19) terhadap perekonomian global diprediksi lebih buruk dari krisis ekonomi 2008 dan dapat menghancurkan negara berkembang.

DUNIA | 25 Maret 2020

WHO: AS Jadi Pusat Baru Pandemi Corona

World Health Organization (WHO) menyatakan Amerika Serikat dapat menjadi pusat baru pandemi virus corona (Covid-19) setelah Tiongkok dan Italia.

DUNIA | 25 Maret 2020

Corona, Kasus Kematian di Italia Sudah 2x Lipat Tiongkok

Persentase kematian di Italia dua kali lipat rata-rata dunia.

DUNIA | 25 Maret 2020

Kasus Covid-19 di Italia dan AS Hampir Menyusul Tiongkok

Kasus kematian di seluruh dunia mencapai 18.810 orang dan total kesembuhan sebanyak 108.378 kasus.

DUNIA | 25 Maret 2020

Atasi Covid-19, Kebijakan Inggris Mirip yang Sudah Ditempuh Indonesia

Pemerintah Inggris akan membangun rumah sakit darurat memanfaatkan gedung ExCel Conference Centre di London.

DUNIA | 25 Maret 2020

Akhirnya, India Terapkan Lockdown Nasional bagi 1,3 Miliar Penduduk

“Satu langkah saja Anda keluar rumah bisa membahayakan orang lain,” kata Modi.

DUNIA | 25 Maret 2020

New York Ibarat “Burung Kenari di Tambang”

Jumlah kasus positif Covid-19 di New York lebih dari setengah angka keseluruhan di Amerika Serikat.

DUNIA | 24 Maret 2020

Arab Saudi Laporkan Korban Jiwa Pertama Akibat Virus Corona

Korban pertama di Tanah Suci tersebut bukanlah warga negara Arab Saudi.

DUNIA | 24 Maret 2020

Donald Trump Kembali Remehkan Ancaman Covid-19

Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump, kembali meremehkan ancaman penyebaran eksponensial dari virus corona atau Covid-19 di negara itu.

DUNIA | 24 Maret 2020

Jumlah WNI di LN yang Terinfeksi Covid-19 Jadi 69 Orang

Kementerian Luar Negeri RI, Selasa (24/3/2020) siang, melaporkan jumlah WNI di luar negeri yang terinfeksi virus corona (Covid-19) bertambah menjadi 69 orang.

DUNIA | 24 Maret 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS