Tampilkan Nama Korban Meninggal Covid-19 AS, New York Times Dipuji Warganet
INDEX

BISNIS-27 446.998 (3.66)   |   COMPOSITE 5103.41 (22.92)   |   DBX 961.91 (2.39)   |   I-GRADE 139.433 (1.14)   |   IDX30 425.424 (3.73)   |   IDX80 112.732 (0.9)   |   IDXBUMN20 290.237 (3.92)   |   IDXG30 119.067 (0.52)   |   IDXHIDIV20 380.466 (2.42)   |   IDXQ30 124.992 (0.94)   |   IDXSMC-COM 219.453 (0.5)   |   IDXSMC-LIQ 253.905 (3.07)   |   IDXV30 105.587 (1.13)   |   INFOBANK15 830.947 (11.32)   |   Investor33 371.883 (3.69)   |   ISSI 150.117 (0.53)   |   JII 544.402 (1.55)   |   JII70 185.969 (0.84)   |   KOMPAS100 1019.44 (6.38)   |   LQ45 783.452 (7)   |   MBX 1412.54 (6.76)   |   MNC36 280.287 (2.27)   |   PEFINDO25 278.026 (3.1)   |   SMInfra18 241.756 (0.32)   |   SRI-KEHATI 314.153 (3.5)   |  

Tampilkan Nama Korban Meninggal Covid-19 AS, New York Times Dipuji Warganet

Selasa, 26 Mei 2020 | 15:27 WIB
Oleh : Jeany Aipassa / JAI

New York, Beritasatu.com - New York Times menuai pujian dari warganet, terkait edisi khusus yang menampilkan nama para korban meninggal akibat wabah virus corona (Covid-19) di Amerika Serikat (AS).

Pada Minggu (24/5/2020), halaman depan edisi cetak New York Times secara khusus menampilkan nama para korban meninggal Covid-19 dan rincian singkat tentang mereka dengan judul "U.S. Deaths Near100.000, An Incalculable Lost" (Hampir 100.000 Kematian di Amerika, Kehilangan Yang Tak Ternilai”.

Jumlah korban meninggal akibat wabah virus korona (Covid-19) di Amerika Serikat (AS) nyaris menembus angka 100.000 orang. Hingga Senin (25/5/2020), total kasus positif Covid-19 di AS berdasarkan data Worldometers telah mencapai 1.706.226 orang dengan total kematian sebanyak 99.805.

Tampilan halaman depan New York Times yang tidak biasa itu, menarik perhatian dan mendapat respon positif. Foto halaman depan New York Times edisi Minggu (24/5/2020) yang diunggah di akun instagram @nytimes itu, hingga kini telah disukai 337.344 warganet dan mendapat komentar dari 4.938 warganet.

Beberapa warganet dalam komentarnya di unggahan tersebut memuji New York Times yang berani tampil beda dan mendedikasikan halam depan edisi cetaknya sebagai penghargaan bagi para korban meninggal akibat Covid-19.

Salah satu warganet dengan akun @samhorine menyebut halaman depan edisi cetak New York Times tersebut sebagai “stunning tribute” atau “penghargaan yang mengagumkan” bagi para korban Covid-19.

Warganet lainnya bernama @quentin.quarantino menyebut hal itu sebagai “historic front” atau “halaman depan bersejarah” dari edisi cetak New York Times.

Tak ada penjelasan apapun mengenai alasan New York Times menampilkan nama para korban di halaman depan edisi cetaknya. Namun sejumlah pengamat menilai hal itu merupakan bentuk kritikan terhadap pemerintahan Presiden AS, Donald Trump, yang seolah menyepelekan bahaya virus Covid-19 dan membahayakan keselamatan warga AS.

Pekan lalu, Donald Trump mencibir pertanyaan media massa mengenai posisi AS yang tetap berada di urutan pertama negara dengan jumlah kasus Covid-19 terbanyak dan setiap hari terus bertambah.

Donald Trump menanggapi pertanyaan itu dengan mengatakan bahwa baginya hal itu justru menjadi penghargaan karena membuktikan bahwa AS paling terdepan dalam hal tes Covid-19 dengan jangkauan yang luas, sehingga lebih banyak mendeteksi orang yang terinfeksi dibandingkan negara manapun di dunia.

Donald Trump juga tidak mempedulikan peringatan ahli mengenai ancaman gelombang kedua Covid-19, yang diperkirakan meningkat pascadibukanya kegiatan ekonomi pada 1 Mei 2020. Pasalnya, banyak negara bagian yang tidak ketat melakukan pengawasan dan mengabaikan persyaratan untuk membuka kembali kegiatan bisnis.

New York Times merupakan salah satu media yang kritis terhadap pemerintahan Donald Trump, sehingga seringkali mendapat sindiran dari presiden yang diusung Partai Republik tersebut. Bahkan Donald Trump sempat bersitegang dengan wartawan New York Times yang bertugas di Gedung Putih.



Sumber:New York Times, VoA, Suara Pembaruan


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Di Tengah Pandemi Covid-19, Bangladesh Izinkan Salat Id di 300.000 Masjid

Pemerintah Bangladesh mengizinkan pelaksanaan salat Id berjemaah di sekitar 300.000 masjid yang tersebar, di tengah pandemi virus corona (Covid-19).

DUNIA | 26 Mei 2020

Kekurangan APD, Tenaga Medis di Spanyol Gelar Unjuk Rasa

Kalangan tenaga medis menyatakan, mereka merasa kelelahan dan mengeluhkan kekurangan staf serta kurangnya peralatan pelindung.

DUNIA | 26 Mei 2020

Positif Covid-19, Seorang WNI Perawat Meninggal Dunia di Kuwait

Nanang Suyono (42) yang berprofesi sebagai perawat di Kuwait mengembuskan napas terakhir pada Senin (25/5/2020) dini hari waktu setempat.

DUNIA | 25 Mei 2020

33 Perusahaan Masuk Daftar Hitam, Tiongkok Kecam Keras AS

Tiongkok sendiri enggan membuat “daftar hitam” versi mereka karena masih ingin memberi “ruang bernapas” bagi hubungan dua negara.

DUNIA | 25 Mei 2020

Jepang Akhiri Keadaan Darurat Covid-19

PM Jepang Shinzo Abe mengakhiri keadaan darurat virus corona (Covid-19) untuk mengakhiri pengekangan aktivitas ekonomi di Tokyo dan empat prefektur lainnya.

DUNIA | 25 Mei 2020

Muslim Kamerun Protes Larangan Salat Id Akibat Wabah Covid-19

Umat Muslim Kamerun memprotes larangan salat Id dalam rangka perayaan Idul Fitri yang jatuh pada Minggu (24/5/2020).

DUNIA | 25 Mei 2020

Hindari Dampak Covid-19, Saudi Berlakukan Jam Malam Jelang Idulfitri

Otoritas Arab Saudi memberlakukan jam malam menjelang perayaan Idulfitri guna mengantisipasi dampak penyebaran virus corona (Covid-19).

DUNIA | 25 Mei 2020

Jelang Idulfitri, Komunitas Sikh India Sanitasi Masjid Jama

Menjelang Idulfitri, beberapa anggota komunitas United Sikhs melakukan aksi sanitasi Masjid Jama, di New Delhi, India, pada Minggu (24/5/2020).

DUNIA | 25 Mei 2020

Status Darurat Covid-19 Tokyo Segera Dicabut

Jepang akan mencabut status darurat di Tokyo dan menyiapkan paket stimulus baru senilai 100 triliun yen atau sekitar Rp 13.600 triliun.

DUNIA | 25 Mei 2020

Mulai 1 Juni, Afsel Akan Longgarkan Lockdown

Presiden Cyril Ramaphosa mengumumkan rencana pelonggaran lockdown (penguncian) di Afrika Selatan (Afsel) mulai 1 Juni 2020.

DUNIA | 25 Mei 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS