Dalam Sebulan, Kasus Covid-19 di Pakistan Naik 500%
INDEX

BISNIS-27 437.928 (-1.43)   |   COMPOSITE 4945.79 (-4.57)   |   DBX 931.257 (3.43)   |   I-GRADE 131.318 (-0.36)   |   IDX30 415.488 (-1.44)   |   IDX80 108.562 (-0.21)   |   IDXBUMN20 273.68 (0.23)   |   IDXG30 115.596 (-0.04)   |   IDXHIDIV20 371.558 (-1.77)   |   IDXQ30 121.636 (-0.48)   |   IDXSMC-COM 210.245 (0.44)   |   IDXSMC-LIQ 235.867 (0.51)   |   IDXV30 102.795 (-0.25)   |   INFOBANK15 787.375 (-5.42)   |   Investor33 363.773 (-1.43)   |   ISSI 144.695 (0.4)   |   JII 523.846 (0.8)   |   JII70 177.783 (0.61)   |   KOMPAS100 971.12 (-1.32)   |   LQ45 760.321 (-1.8)   |   MBX 1369.12 (-2.2)   |   MNC36 271.592 (-0.74)   |   PEFINDO25 259.811 (2.18)   |   SMInfra18 233.526 (-0.13)   |   SRI-KEHATI 306.747 (-1.36)   |  

Dalam Sebulan, Kasus Covid-19 di Pakistan Naik 500%

Jumat, 5 Juni 2020 | 12:17 WIB
Oleh : Jeany Aipassa / JAI

Islamabad, Beritastau.com - Para pejabat kesehatan Pakistan, mengatakan jumlah kasus virus corona (Covid-19) positif meningkat hampir 500% dalam sebulan terakhir. Provinsi Punjab yang terpadat di Pakistan mengalami dampak terparah dari pandemi Covid-19.

Dalam pernyataan resmi pada Rabu (3/6/2020), pejabat kesehatan mengungkapkan pandemi Covid telah menginfeksi lebih dari 80.000 orang dan membunuh 1.700 diantaranya, termasuk lima anggota parlemen nasional dan provinsi.

Padahal per 30 April 2020, jumlah kasus Covid-19 positif di negara itu tercatat sebanyak 16.400 orang dengan hanya sekitar 300 kasus kematian.

Bahkan pada Rabu (3/6/2020), Pakistan mencatat 67 kematian dan 4.131 pasien baru dalam 24 jam terakhir, yang sekaligus menjadi peningkatan infeksi tertinggi Covid-19 dalam satu hari, dan kedua terbesar setelah Rusia di mana lebih dari 8.500 pasien dinyatakan positif terinfeksi Covid-19.

Sebuah survei sampel resmi telah menyimpulkan bahwa sekitar 700.000 orang mungkin telah terinfeksi di ibukota provinsi, Lahore, kota terbesar kedua di negara itu. Temuan menunjukkan "tidak ada tempat kerja, pasar, dan daerah perumahan yang bebas dari penyebaran virus Covid-19.

Menteri Kesehatan Provinsi Lahore, Yasmin Rashid, mengatakan kepada wartawan bahwa penelitian itu dilakukan oleh tim ahli lokal dan internasional dengan tujuan membantu pemerintah menilai bagaimana penyakit ini akan tumbuh dalam beberapa minggu mendatang.

"Sampel yang dikumpulkan memiliki tingkat infektivitas sekitar 5,8%. Ini adalah angka ekstrapolasi yang kami gunakan untuk memerangi penyakit, tetapi mereka telah membantu kami meningkatkan ukuran kami (terhadap Covid-19, red),” kata Yasmin Rashid.

Meskipun Pakistan menyaksikan peningkatan signifikan kasus Covid-19, namun Perdana Menteri Imran Khan telah menolak seruan untuk memberlakukan kuncian total untuk membendung penyebaran penyakit.

Imran Khan berasalan, langkah seperti itu akan membahayakan kehidupan jutaan keluarga yang dilanda kemiskinan, sebagian besar dari upah harian dan buruh.

Pakistan telah melonggarkan aturan penguncian, dan mengizinkan alat transportasi publik kembali beroperasi. Tak ada kewajiban menggunakan masker dan menjaga jarak sosial. Hal itu dimanfaatkan warga Pakistan yang menggunakan transportasi publik hingga berdesak-desakan.



Sumber:BBC, Suara Pembaruan


BAGIKAN


REKOMENDASI

BERITA LAINNYA

Menhan AS Tolak Militer Diterjunkan Atasi Demonstrasi

Menteri Pertahanan Amerika Serikat, Mark Esper, menyatakan penolakannya atas penggunaan kekuatan militer dalam menertibkan demonstrasi nasional saat ini,

DUNIA | 5 Juni 2020

Putri George Floyd: Aku Merindukannya

Bagi Gianna Floyd (6), kematian George Floyd, menjadi kesedihan yang harus dirasakannya di usia dini, karena kehilangan sosok ayah yang penyayang.

DUNIA | 5 Juni 2020

Obat Darah Tinggi Diduga Bantu Tekan Angka Kematian Covid-19

Risiko kematian yang lebih rendah dari Covid-19.

DUNIA | 5 Juni 2020

Uni Eropa Suram, ECB Proyeksi Ekonomi Terkontraksi 8,7%

Proyeksi ini lebih buruk dari perkiraan ECB sebelumnya yang dirilis Maret, yakni PDB Uni Eropa tahun 2020 masih tumbuh 0,8 persen.

DUNIA | 5 Juni 2020

Pulihkan Ekonomi, ECB Beli Obligasi Pandemi Jadi 1,35 Triliun Euro

Jumlah tersebut setelah pada Maret ECB melakukan pembelian obligasi pemerintah di atas 750 miliar euro.

DUNIA | 5 Juni 2020

Hasil Autopsi Lengkap George Flyod, Positif Covid-19

Floyd yang meninggal dunia setelah ditangkap oleh personel kepolisian bulan lalu positif terhadap virus SARS CoV-2 atau virus yang mengakibatkan Covid-19.

DUNIA | 4 Juni 2020

Dua Perusahaan Indonesia Manfaatkan Pulihnya Konsumsi di Tiongkok

Konsumsi daring pascapandemi telah mengalami pemulihan sejak Maret.

DUNIA | 4 Juni 2020

Eks Menhan Amerika: Baru Kali ini Ada Presiden Pengadu Domba

Ada satu kalimat Mattis yang kemungkinan akan membuat Trump murka.

DUNIA | 4 Juni 2020

Maskapai Tiongkok Dilarang Terbang ke AS

Amerika Serikat melarang maskapai penumpang Tiongkok terbang ke AS mulai 16 Juni nanti.

DUNIA | 4 Juni 2020

Pangeran Charles: Covid-19 Adalah Peluang untuk Mengatur Kembali Ekonomi

Pangeran Charles mendesak tindakan nyata untuk mendorong bioekonomi yang seimbang dengan alam.

DUNIA | 4 Juni 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS