Menhan India: Tentara Tiongkok dalam Jumlah Besar Masuki Perbatasan Himalaya
INDEX

BISNIS-27 503.6 (2.5)   |   COMPOSITE 5652.76 (48.27)   |   DBX 1032.04 (3.25)   |   I-GRADE 164.451 (1.87)   |   IDX30 490.95 (3.33)   |   IDX80 128.766 (0.95)   |   IDXBUMN20 358.484 (4.17)   |   IDXG30 133.521 (0.92)   |   IDXHIDIV20 437.723 (3.27)   |   IDXQ30 142.408 (1.41)   |   IDXSMC-COM 239.978 (2.77)   |   IDXSMC-LIQ 292.98 (3.3)   |   IDXV30 120.747 (2.08)   |   INFOBANK15 969.323 (8.87)   |   Investor33 424.184 (2.73)   |   ISSI 165.497 (1.49)   |   JII 607.992 (3.57)   |   JII70 207.954 (1.77)   |   KOMPAS100 1151.81 (10.08)   |   LQ45 901.663 (6.22)   |   MBX 1571.94 (14.64)   |   MNC36 316.426 (2.22)   |   PEFINDO25 300.975 (9.54)   |   SMInfra18 283.853 (1.3)   |   SRI-KEHATI 362.321 (2.15)   |  

Menhan India: Tentara Tiongkok dalam Jumlah Besar Masuki Perbatasan Himalaya

Jumat, 5 Juni 2020 | 12:38 WIB
Oleh : Jeany Aipassa / JAI

New Delhi, Beritasatu.com - Menteri Pertahanan (Menpan) India, Rajnath Singh, mengatakan tentara Tiongkok dalam jumlah besar telah memasuki Garis Kontrol Aktual (LAC) yang menjadi perbatasan dengan India, di Himalaya.

Dalam wawancara dengan CNN, Kamis (4/6/2020), Rajnath Singh mengakui ada ketegangan akibat India dan Tiongkok tetap berpegang pada klaim bahwa wilayah tersebut merupakan bagian dari kedaulatan masing-masing ngara.

"Memang benar bahwa orang-orang Tiongkok kini berada di perbatasan dan jumlah mereka sangat banyak. Mereka mengklaim itu adalah wilayah mereka. Klaim kami adalah wilayah kami. Ada ketidaksepakatan tentang itu, tapi India telah melakukan apa yang perlu dilakukan," Kata Rajnath Singh selama wawancara tersebut.

Menurut dia, pembicaraan tingkat tinggi antara kedua negara akan diadakan pada 6 Juni 2020, yang melibatkan komandan pasukan di perbatasan kedua negara.

Rajnath Singh menegaskan bahwa India akan memperjuangkan wilayahnya dan tak akan membiarkan kedaulatannya dilanggar oleh pihak manapun.

"Kami tidak ingin ada negara tunduk di depan kami, dan kami tidak akan tunduk di depan negara mana pun," ujar Rajnath Singh.

India dan Tiongkok berbagi salah satu perbatasan darat terpanjang di dunia, tepatnya di wilayah Himalaya, Kashmir. Pada 1962, kedua negara terlibat dalam perang perbatasan berdarah Himalaya, dan ketegangan terus pecah di sana secara sporadis dalam beberapa dekade sejak itu.

Bulan lalu, pertempuran lintas perbatasan yang agresif antara pasukan Tiongkok dan India mengakibatkan cedera ringan pada pasukan. Insiden ini telah diikuti dalam beberapa pekan terakhir oleh laporan-laporan ketegangan di wilayah pegunungan yang belum dikonfirmasi, dan tidak ada pihak yang secara terbuka mengakui.

Pada 1 Juni 2020, juru bicara Kementerian Luar Negeri Tiongkok, Zhao Lijian, mengatakan dalam konferensi pers bahwa situasi di perbatasan itu "stabil dan dapat dikendalikan" karena kedua pihak memilih jalur diplomatik dan dialog.

Komentar Zhao Lijian muncul sehari setelah tabloid nasionalistik yang dikelola pemerintah Cahina, Global Times, mempublikasikan sebuah artikel tentang berbagai senjata militer baru Tiongkok yang dapat digunakan untuk "konflik di kawasan tinggi," seperti perbatasan Himalaya. Sejumlah media juga melaporkan pasukan militer Tiongkok bahkan melakukan latihan di Tibet, untuk uji coba peralatan militer di ketinggian.

Sejarang Panjang

India dan Tiongkok memiliki sejarah panjang sengketa wilayah di pegunungan Himalaya sejak 1962. Pada 1993, setelah bertahun-tahun mengalami kebuntuan dan negosiasi teritorial, Tiongkok dan India akhirnya menandatangani perjanjian yang berusaha untuk menandai bentangan panjang perbatasan antara kedua negara.

Perbatasan itu dikenal sebagai LAC, tetapi lokasinya yang tepat bisa buram, dan masih ada perselisihan antara Tiongkok dan India mengenai di mana titik perbatasan satu negara berakhir dan yang lainnya dimulai.

Mantan Menteri Luar Negeri India Nirupama Rao mengatakan di akun Twitter resminya bahwa Delhi dan Beijing bahkan tidak bisa menyepakati panjang perbatasan antara kedua negara.

"Perbatasan India-Tiongkok panjangnya 3.488 kilometer. Tapi dalam definisi Tiongkok, perbatasan India-Tiongkok adalah sekitar 2.000 kilometer (1.242 mil)," kata Rao.

Ketegangan perbatasan terakhir kali memuncak pada 2017, ketika pasukan berkumpul di dan sekitar dataran tinggi Doklam yang disengketakan, sebidang tanah tipis di persimpangan antara India, Tiongkok dan Bhutan. Meskipun bukan bagian dari wilayah India, daerah itu dekat dengan "leher ayam," koridor strategis yang berfungsi sebagai arteri vital antara Delhi dan negara-negara bagian timur lautnya.

Bhutan menuduh Tiongkok membangun jalan di dalam wilayahnya, yang ditolak Beijing. India kemudian melangkah untuk mendukung klaim Bhutan, yang mengarah ke kebuntuan berbulan-bulan, yang meliputi latihan tembak langsung oleh Tentara Pembebasan Rakyat di perbatasan.



Sumber:CNN, Times of India, Suara Pembaruan


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Gara-Gara Brexit, Hampir 15.000 Warga Inggris Pindah Jadi WN Jerman

Biro Statistik Federal Jerman, melaporkan sepanjang 2019, hampir 15.000 warga negara Inggris yang pindah menjadi warga negara Jerman.

DUNIA | 5 Juni 2020

Dalam Sebulan, Kasus Covid-19 di Pakistan Naik 500%

Para pejabat kesehatan Pakistan, mengatakan jumlah kasus virus corona (Covid-19) positif meningkat hampir 500% dalam sebulan terakhir.

DUNIA | 5 Juni 2020

Menhan AS Tolak Militer Diterjunkan Atasi Demonstrasi

Menteri Pertahanan Amerika Serikat, Mark Esper, menyatakan penolakannya atas penggunaan kekuatan militer dalam menertibkan demonstrasi nasional saat ini,

DUNIA | 5 Juni 2020

Putri George Floyd: Aku Merindukannya

Bagi Gianna Floyd (6), kematian George Floyd, menjadi kesedihan yang harus dirasakannya di usia dini, karena kehilangan sosok ayah yang penyayang.

DUNIA | 5 Juni 2020

Obat Darah Tinggi Diduga Bantu Tekan Angka Kematian Covid-19

Risiko kematian yang lebih rendah dari Covid-19.

DUNIA | 5 Juni 2020

Uni Eropa Suram, ECB Proyeksi Ekonomi Terkontraksi 8,7%

Proyeksi ini lebih buruk dari perkiraan ECB sebelumnya yang dirilis Maret, yakni PDB Uni Eropa tahun 2020 masih tumbuh 0,8 persen.

DUNIA | 5 Juni 2020

Pulihkan Ekonomi, ECB Beli Obligasi Pandemi Jadi 1,35 Triliun Euro

Jumlah tersebut setelah pada Maret ECB melakukan pembelian obligasi pemerintah di atas 750 miliar euro.

DUNIA | 5 Juni 2020

Hasil Autopsi Lengkap George Flyod, Positif Covid-19

Floyd yang meninggal dunia setelah ditangkap oleh personel kepolisian bulan lalu positif terhadap virus SARS CoV-2 atau virus yang mengakibatkan Covid-19.

DUNIA | 4 Juni 2020

Dua Perusahaan Indonesia Manfaatkan Pulihnya Konsumsi di Tiongkok

Konsumsi daring pascapandemi telah mengalami pemulihan sejak Maret.

DUNIA | 4 Juni 2020

Eks Menhan Amerika: Baru Kali ini Ada Presiden Pengadu Domba

Ada satu kalimat Mattis yang kemungkinan akan membuat Trump murka.

DUNIA | 4 Juni 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS