Tiongkok Tak Berniat Intervensi Pilpres AS
INDEX

BISNIS-27 450.793 (-2.26)   |   COMPOSITE 5144.05 (-15.82)   |   DBX 982.653 (2.46)   |   I-GRADE 141.194 (-0.62)   |   IDX30 430.883 (-2.17)   |   IDX80 114.327 (-0.59)   |   IDXBUMN20 295.098 (-2.05)   |   IDXG30 119.385 (-0.73)   |   IDXHIDIV20 382.257 (-1.97)   |   IDXQ30 125.574 (-0.78)   |   IDXSMC-COM 221.901 (-0.43)   |   IDXSMC-LIQ 259.068 (-1.66)   |   IDXV30 107.621 (-1.14)   |   INFOBANK15 842.759 (-2.22)   |   Investor33 376.322 (-1.83)   |   ISSI 151.265 (-0.8)   |   JII 550.5 (-4.84)   |   JII70 187.95 (-1.54)   |   KOMPAS100 1026.39 (-5.14)   |   LQ45 794.213 (-3.71)   |   MBX 1420.94 (-5.57)   |   MNC36 281.737 (-1.36)   |   PEFINDO25 284.937 (-1.16)   |   SMInfra18 242.709 (-2.12)   |   SRI-KEHATI 318.969 (-1.57)   |  

Tiongkok Tak Berniat Intervensi Pilpres AS

Jumat, 19 Juni 2020 | 15:34 WIB
Oleh : Jeany Aipassa / JAI

Beijing, Beritasatu.com - Kementerian Luar Negeri (Kemlu) Tiongkok menyatakan tak memiliki niat untuk ikut campur atau melakukan intervensi terhadap Pemilihan Presiden (Pilpres) Amerika Serikat (AS) 2020.

“Kami tak berniat ikut campur dalam Pilpres AS. Tiongkok selalu berpegang pada prinsip non-intervensi,” kata Juru Bicara Pemerintah Tiongkok, Zhao Lijian, seperti dikutip South China Morning Post, Kamis (18/6/2020).

Pernyataan itu, disampaikan Zhao Lijian menanggapi pemberitaan tentang buku "The Room Where It Happened: A White House Memoir" karya John Bolton, mantan Penasihat Keamanan Nasional AS, yang diluncurkan pada Rabu (17/7/2020).

Beberapa isu sensitif dalam buku tersebut, kemudian diulas Wall Street Journal, New York Times, dan Washington Post, pada Rabu (17/6/2020).

Dalam buku itu, John Bolton menulis Presiden AS, Donald Trump, meminta bantuan Presiden Tiongkok, Xi Jinping, untuk membantunya memenangkan Pilpres AS 2020.

John Bolton menggambarkan bahwa permintaan itu diajukan Donald Trump saat berbicara dengan Presiden Tiongkok, Xi Jinping, terkait perang dagang antarkedua negara. Namun secara mengejutkan, Donald Trump kemudian menyinggung tentang Pilpres AS 2020

“Trump kemudiaan secara menakjubkan, mengalihkan pembicaraan ke isu pemilihan presiden AS mendatang, menyinggung kemampuan ekonomi Tiongkok, dan memohon bantuan kepada Xi untuk memastikan dia menang (di Pilpres AS 2020, Red),” tulis John Bolton di bukunya.

John Bolton menyatakan, Donald Trump melakukan kesalahan besar karena secara eksplisit mencari bantuan Presiden Tiongkok, Xi Jinping, agar dirinya dapat menang kembali dalam Pilpres AS 2020.

Sebagai imbalan atas permintaannya, Donald Trump menjanjikan akan menghentikan penyelidikan kriminal yang melibatkan pihak Tiongkok dan memberikan bantuan pribadi kepada Xi Jinping selaku pemimpin diktator yang disukainya.

John Bolton adalah mantan Penasihan Keamanan Nasional Gedung Putih, yang telah dipecat Trump pada September 2019, karena kerap berbeda pendapat terkait kebijakan keamanan khususnya untuk luar negeri.

Selain membahas tentang pembicaraan Donald Trump dengan Xi Jinping, buku John Bolton juga mengulas soal kebijakan luar negeri Donald Trump terhadap sejumlah negara, antara lain Venezuela, Ukraina dan Korea Utara.



Sumber:Suara Pembaruan


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Pascaserangan Korut, Juru Runding Nuklir Korsel Berkunjung ke Gedung Putih

Juru runcing nuklir Korea Selatan (Korsel), Lee Do-hoon, dilaporkan berkunjung ke Gedung Putih, Washington, Amerika Serikat (AS), pada Kamis (18/6/2020).

DUNIA | 19 Juni 2020

Unggah Video Editan, Donald Trump Kembali Diperingatkan Twitter

Presiden Amerika Serikat Donald Trump kembali mendapatkan peringatan dari Twitter karena mengunggah video editan tentang rasisme di AS.

DUNIA | 19 Juni 2020

India, Meksiko, Norwegia, dan Irlandia Menangi Kursi DK PBB

Majelis Umum Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB), Rabu (17/6), memilih empat anggota tidak tetap baru di Dewan Keamanan PBB periode 2021-2022.

DUNIA | 19 Juni 2020

Menlu Amerika Sebut Bolton Pengkhianat

Pompeo disebut Bolton pernah diam-diam menghujat Presiden Trump.

DUNIA | 19 Juni 2020

Tiongkok Bebaskan 10 Tentara India Pasca-Pertempuran di Himalaya

Pembebasan ini dilakukan setelah dilakukan sejumlah putaran pembicaraan kedua pihak dalam upaya meredakan ketegangan menyusul pertempuran sengit awal pekan ini.

DUNIA | 19 Juni 2020

Pakar Kesehatan Tiongkok Sebut Covid-19 di Beijing Terkendali

Kemungkinan akan ditemukan kasus baru dalam beberapa hari mendatang, selama proses pengujian, namun bukan transmisi baru.

DUNIA | 19 Juni 2020

Di Dewan HAM, Indonesia Desak Tindakan Tegas atas Kekerasan Rasial

Dalam "urgent debate" di Dewan HAM PBB, Indonesia mendesak adanya tindakan tegas atas kekerasan rasial.

DUNIA | 18 Juni 2020

3.000 Anak Alami Pelecehan Seksual di Gereja Katolik Prancis

Lebih dari 3.000 anak telah mengalami pelecehan seksual di Gereja Katolik Prancis sejak 1950.

DUNIA | 18 Juni 2020

Korut Beberkan Alasan Meledakkan Kantor Penghubung antar-Korea

Media pemerintah Korea Utara, Rabu (17/6/2020), membeberkan alasan penyerangan kantor penghubung antar-Korea, di Kaesong, yang berbatasan dengan Korea Selatan.

DUNIA | 18 Juni 2020

Peretas Tiongkok Diduga Targetkan Tim Kampanye Biden

Peretas yang disponsori Tiongkok diduga menargetkan tim kampanye calon presiden Amerika Serikat (AS) dari Partai Demokrat, Joe Biden.

DUNIA | 18 Juni 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS