Kim Jong-un Tangguhkan Aksi Militer ke Korsel
INDEX

BISNIS-27 446.563 (0.9)   |   COMPOSITE 5038.4 (20.82)   |   DBX 922.546 (11.18)   |   I-GRADE 135.148 (0.22)   |   IDX30 424.72 (2.48)   |   IDX80 110.692 (0.82)   |   IDXBUMN20 282.764 (1.87)   |   IDXG30 117.102 (1.3)   |   IDXHIDIV20 380.385 (2.52)   |   IDXQ30 124.37 (0.98)   |   IDXSMC-COM 213.267 (2.27)   |   IDXSMC-LIQ 240.075 (3.67)   |   IDXV30 104.022 (1.02)   |   INFOBANK15 809.007 (-5.39)   |   Investor33 370.782 (0.4)   |   ISSI 146.581 (1.48)   |   JII 534.734 (4.37)   |   JII70 181.171 (1.51)   |   KOMPAS100 994.168 (2.43)   |   LQ45 775.543 (4.77)   |   MBX 1400.42 (4.19)   |   MNC36 279.01 (-0.17)   |   PEFINDO25 262.474 (3.1)   |   SMInfra18 238.826 (3.53)   |   SRI-KEHATI 314.013 (-0.58)   |  

Kim Jong-un Tangguhkan Aksi Militer ke Korsel

Rabu, 24 Juni 2020 | 15:14 WIB
Oleh : Jeany Aipassa / JAI

Pyongyang, Beritasatu.com - Pemimpin Korea Utara (Korut), Kim Jong-un, menangguhkan rencana aksi militer terhadap Korea Selatan (Korsel). Sebelumnya, Korut dilaporkan akan kembali melancarkan aksi militer terhadap Korsel pada Kamis (25/6/2020) yang sekaligus menandai 70 tahun dimulainya perang Korea.

Penangguhan itu, diumumkan setelah pertemuan Komisi Militer Pusat partai secara virtual, yang dipimpin Kim Jong-un, di Pyongyang, Selasa (23/6/2020).

Menurut kantor berita resmi Korea, KCNA, Pertemuan konferensi video pada hari Selasa juga membahas dokumen-dokumen yang menguraikan langkah-langkah untuk semakin memperkuat pencegahan perang antarnegara.

"Anggota komite mempertimbangkan situasi yang berlaku sebelum memutuskan untuk menunda rencana (serangan ke Korsel, red)," demikian laporan KCNA, Rabu (24/6/2020).

Ketegangan politik antara kedua Korea meningkat setelah Pyongyang memprotes keras tindakan warga yang membelot ke Korsel yang melakukan propaganda anti-Pyongyang dengan menerbangkan balon ke perbatasan kedua negara.

Korut juga memprotes Korsel yang tunduk pada ketentuan sanksi ekonomi dari Amerika Serikat (AS) yang telah membuat perekonomian Korut tertekan.

Pekan lalu, Korut meledakkan kantor penghubung antar-Korea dan menyatakan diakhirinya dialog dengan Korsel. Korut juga mengumumkan akan melakukan aksi propaganda balasan dan serangan militer lanjutan.

Staf Jenderal Tentara Rakyat Korea menyatakan telah mempelajari "rencana aksi" yang mencakup pengiriman pasukan ke kawasan pariwisata dan ekonomi bersama, menduduki kembali pos-pos penjaga perbatasan yang telah ditinggalkan di bawah pakta antar-Korea, serta mengambil langkah-langkah untuk mengubah garis depan menjadi benteng. Pada Selasa (23/6/2020), Militer Korut terlihat memasang pengeras suara di dekat Zona Demiliterisasi Korea (DMZ).

Menanggapi langkah Korut, Yoh Sang-key, jurubicara Kementerian Unifikasi Korsel, mengatakan Seoul dengan cermat meninjau setiap pergerakan Korut, termasuk hasil pertemuan konferensi video yang dilakukan Kim Jong-un dengan Komisi Militer Pusat.

Korut dan Korsel akan menandai 70 tahun Perang Korea, pada Kamis (25/6). Perang saudara antarKorea berakhir pada 1953 dengan gencatan senjata, namun tanpa kesepakatan damai.



Sumber:Al Jazeera


BAGIKAN


REKOMENDASI

BERITA LAINNYA

Polling Pilpres AS 2020: Biden Raih 287 Electoral Votes

Jajak pendapat (polling) Pemilihan Presiden Amerika Serikat 2020 terbaru menunjukkan calon presiden dari Partai Demokrat, Joe Biden,meraih 287 electoral votes.

DUNIA | 24 Juni 2020

Tiongkok Sebut Peter Navarro Berbohong Soal Kesepakatan Perdagangan

Pemerintah Tiongkok menyebut penasihat perdagangan Gedung Putih, Peter Navarro, berbohong soal status kesepakatan perdagangan antarkedua negara.

DUNIA | 24 Juni 2020

Menlu Serukan Investigasi Kematian Prajurit TNI di Kongo

Menteri Luar Negeri (Menlu) RI, Retno Marsudi, menyerukan otoritas Kongo untuk melakukan investigasi atas kematian prajurit TNI, Serma Rama Wahyudi, di Kongo.

DUNIA | 24 Juni 2020

Singapura Akan Gelar Pemilu di Tengah Pandemi

Rakyat Singapura akan melaksanakan pemilihan umum pada 10 Juli 2020, di tengah pandemi Covid-19.

DUNIA | 24 Juni 2020

WHO: Percepat Produksi Dexamethasone

Organisasi Kesehatan Dunia (World Health Organization/WHO), Senin (22/6), menyerukan peningkatan produksi dexamethasone.

DUNIA | 24 Juni 2020

Pakar Italia: Covid-19 Sudah Melemah

Virus corona baru atau Covid-19 kemungkinan sudah melemah dan virus itu dapat musnah meskipun tanpa vaksin.

DUNIA | 24 Juni 2020

Dr Fauci: Kurva Covid-19 Naik Lagi, Usia Muda Semakin Rawan

Penasihat kesehatan Gedung Putih Dr Anthony Fauci mengingatkan bahwa kurva Covid-19 naik lagi ke level puncak dalam beberapa hari terakhir.

DUNIA | 24 Juni 2020

Buka Penguncian 4 Juli, PM Inggris Umumkan Jarak Sosial Minimal 1 Meter

Perdana Menteri Inggris, Boris Johnson, Selasa (23/6), mengumumkan pembatasan jarak sosial di fase kenormalan baru adalah "1-meter-plus", bukan 2 meter.

DUNIA | 23 Juni 2020

Vietnam dan Thailand ingin Memimpin Kebangkitan Pariwisata ASEAN

Vietnam dan Thailand ingin memimpin kebangkitan pariwisata negara-negara di Asia Tenggara (ASEAN), setelah memasuki fase kenormalan baru.

DUNIA | 23 Juni 2020

Pengamat: Kemerosotan Ekonomi Paksa Korut Provokasi Korsel

Pengamat menilai kemerosotan ekonomi menjadi alasan utama Korea Utara meledakan kantor penghubung antar-Korea di Kaesong untuk memprovokasi Korea Selatan.

DUNIA | 23 Juni 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS