Studi CDC: 20 Juta Warga AS Diyakini Terinfeksi Covid-19
INDEX

BISNIS-27 509.396 (-2.72)   |   COMPOSITE 5822.94 (-12.46)   |   DBX 1088.19 (9.8)   |   I-GRADE 169.852 (-1.35)   |   IDX30 498.88 (-2.76)   |   IDX80 132.065 (-0.41)   |   IDXBUMN20 376.263 (-3.13)   |   IDXG30 135.508 (-0.99)   |   IDXHIDIV20 449.517 (-1.84)   |   IDXQ30 145.713 (-1.14)   |   IDXSMC-COM 252.052 (0.88)   |   IDXSMC-LIQ 309.347 (0.24)   |   IDXV30 130.911 (1.46)   |   INFOBANK15 993.498 (-9.24)   |   Investor33 428.541 (-2.51)   |   ISSI 170.173 (-0.26)   |   JII 616.286 (-0.48)   |   JII70 212.951 (-0.33)   |   KOMPAS100 1185.6 (-4.97)   |   LQ45 921.176 (-4.93)   |   MBX 1613.76 (-6.11)   |   MNC36 320.851 (-1.83)   |   PEFINDO25 318.369 (-4.14)   |   SMInfra18 296.861 (-1.08)   |   SRI-KEHATI 366.856 (-2.5)   |  

Studi CDC: 20 Juta Warga AS Diyakini Terinfeksi Covid-19

Sabtu, 27 Juni 2020 | 08:36 WIB
Oleh : Natasia Christy Wahyuni / JAI

New York, Beritasatu.com - Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (Centers for Disease Control/CDC) Amerika Serikat (AS) menyakini sebanyak 20 juta warga Amerika telah terinfeksi virus corona (Covid-19). Jumlah tersebut mencapai 10 kali lipat dari 2,4 juta kasus Covid-19 yang terkonfirmasi di AS.

Perkiraan 20 juta warga AS yang terinfeksi Covid-19 artinya sekitar 6% dari populasi 331 juta warga AS. Angka terbaru itu berdasarkan studi CDC atas sampel darah yang dikumpulkan secara nasional.

Banyak infeksi tidak ditemukan pada awal pengujian ketika pasokan alat tes dibatasi dan pejabat federal memprioritaskan pengujian kepada orang dengan gejala.

"Itu berarti jutaan warga AS diperkirakan memiliki virus tersebut, tapi tidak menyadarinya," demikian pernyataan hasil studi CDC, yang dipublikasikan pada Kamis (25/6/2020).

Pejabat CDC tidak menyampaikan hasil lengkap dari studi terhadap sampel darah tersebut. Beberapa pakar independen menyebut metode dan lokasi pengambilan sampel adalah kunci penafsiran.

Peneliti kebijakan kesehatan dari Universitas Harvard, Dr Thomas Tsai, mengatakan 20 juta tampak masuk akal, tapi sebagian besar perkiraan ini berada dalam kisaran dan penting mengetahui luasnya.

“Sulit untuk menafsirkan hanya dari satu angka dan tanpa konteks, seperti lokasi pengambilan sampel dan apakah ini benar-benar potongan acak populasi atau wilayah dengan prevalensi rendah atau tinggi, yang bisa mempengaruhi hasilnya,” kata Thomas Tsai.

Universitas Washington telah memprediksi 180.000 kematian karena Covid-19 di AS sampai Oktober 2020, atau lebih rendah, 146.000 jika 95 persen warga Amerika memakai masker.

“Perkiraan terbaik kami saat ini bahwa untuk setiap kasus yang dilaporkan, sebenarnya ada 10 infeksi lain,” kata Direktur CDC Dr Robert Redfield.

Menurut Robert Redfield, hitungan itu karena pengujian dibatasi kepada orang dengan gejala, sedangkan kasus asimtomatik (tanpa gejala) tidak diuji. Menurutnya, 5-8 persen warga AS telah terpapar virus.

Pakar penyakit infeksi di Institut Nasional Kesehatan, Dr Anthony Fauci, mengatakan dua minggu ke depan adalah masa kritis merujuk peningkatan kasus di negara bagian seperti Florida, Texas, dan Arizona. Situasi itu karena menjelang musim gugur saat wabah memasuki gelombang kedua disertai musim flu.

Para pejabat administrasi senior menyatakan mereka tidak berusaha mengecilkan krisis kesehatan publik. Namun, mereka menilai AS berada di tempat berbeda dibandingkan infeksi sama yang terjadi pada pertengahan April saat infrastruktur pengujian lebih lemah.



Sumber:Suara Pembaruan


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

KTT ASEAN Sahkan Dua Dokumen Hadapi Perubahan Akibat Covid-19

Konferensi Tingkat Tinggi ke-36 Perhimpunan Negara-Negara di Asia Tenggara (ASEAN), pada Jumat (26/6/2020), mengesahkan dua dokumen terkait Pandemi Covid-19.

DUNIA | 27 Juni 2020

Bill Gates Sebut Penyebaran Covid-19 karena Rakyat AS Susah Diatur

"Kesenjangan perilaku di AS sangat besar. Ada yang patuh dengan protokol dan banyak juga yang mengabaikan epidemi," kata Bill Gates.

DUNIA | 27 Juni 2020

Facebook Diboikot Perusahaan-perusahaan Besar

Beberapa perusahaan yang menghentikan iklan di Facebook antara lain Unilever, Verizon, Patagonia, REI, Lending Club, The North Face.

DUNIA | 27 Juni 2020

Ini Dampak Bagi Indonesia jika Terjadi Perang di Laut China Selatan

Indonesia bepotensi mengalami dampak langsung yaitu terjadinya kerusakan dan kehancuran di Natuna akibat salah sasaran.

DUNIA | 26 Juni 2020

Ini Tiga Faktor Mengapa Laut China Selatan Jadi Rebutan

Terdapat tiga faktor yang membuat Laut China Selatan menjadi rebutan.

DUNIA | 26 Juni 2020

1.100 WNI Terinfeksi Covid-19 di Luar Negeri, Kematian Tertinggi di Arab Saudi

Hingga Jumat (26/6/2020) sebanyak 1.100 orang WNI terinfeksi Covid-19 di luar negeri.

DUNIA | 26 Juni 2020

Pemimpin KTT ASEAN Sepakat Kembangkan SDM Hadapi Perubahan Dunia

Beberapa hal yang digarisbawahi dalam dokumen tersebut antara lain komitmen mengurangi dampak Covid-19.

DUNIA | 26 Juni 2020

Jokowi Ajak Negara ASEAN Perkuat Kerja Sama

Penguatan kerja sama antara beberapa negara, utamanya dalam satu kawasan, merupakan satu hal krusial yang harus dilakukan di masa pandemi.

DUNIA | 26 Juni 2020

Afrika Selatan Mulai Uji Coba Vaksin Covid-19

Afrika Selatan mulai melakukan uji coba vaksin virus corona (Covid-19) yang dikembangkan Jenner Institute dan Universitas Oxford, Inggris.

DUNIA | 26 Juni 2020

Sikap Agresif Korut ke Korsel mulai Mereda

Sikap agresif Korea Utara (Korut) untuk melakukan aksi militer ke Korea Selatan (Korsel) mulai mereda.

DUNIA | 26 Juni 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS