Soal Kebijakan Covid-19, Biden Sebut Trump “Seperti Anak Kecil”

Soal Kebijakan Covid-19, Biden Sebut Trump “Seperti Anak Kecil”

Sabtu, 27 Juni 2020 | 09:17 WIB
Oleh : Jeany Aipassa / JAI

Pennsylvania, Beritasatu.com - Calon presiden (capres) Amerika Serikat (AS) dari Partai Demokrat, Joe Biden, menyebut Presiden Donald Trump bertindak “seperti anak kecil” dalam membuat kebijakan terkait penanganan pandemi virus corona (Covid-19).

Pernyataan itu, disampaikan Joe Biden, saat memberikan pidato dalam kampanye pemilihan presiden (Pilpres) AS 2020, di Lancaster, Pennsylvania, Kamis (25/6/2020). Dalam pidato selama 18 menit, Joe Biden menyoroti kebijakan Donald Trump tentang penanganan Covid-19, dan juga program jaminan kesehatan oleh pemerintah.

Membuka pidatonya, Joe Biden mengatakan bahwa di tengah krisis global terburuk akibat dampak Covid-19, Donald Trump justru akan mengajukan penghapusan cakupan perawatan kesehatan dari puluhan juta keluarga AS ke Mahkamah Agung.

Menurut Joe Biden, tindakan Donald Trump tersebut sangat kejam karena seolah membiarkan warga AS memikirkan sendiri bagaimana membayar biaya kesehatan.

Padahal di tengah pandemi Covid-19, warga AS sangat membutuhkan jaminan kesehatan, baik untuk merawat pasien yang terinfeksi, maupun perawatan bagi mereka yang sudah sembuh, karena membutuhkan perawatan kesehatan berkelanjutan untuk jaringan paru-paru dan jantung yang diserang Covid-19.

“Donald Trump perlu berhenti memedulikan penampilannya dan mulai peduli tentang apa yang orang Amerika butuhkan. Dia seperti anak kecil yang tidak percaya hal ini telah terjadi padanya lalu merengek. Dia lupa bahwa pandemi ini tidak terjadi hanya padanya. Itu terjadi pada kita semua,” ujar Joe Biden.

Joe Biden menilai, pernyataan Trump yang meminta agar tes Covid-19 diperlambat, juga berorientasi pada kepentingan politiknya, dibandingkan kebutuhan rakyat AS saat ini.

“Dia (Donald Trump, Red) berpikir bahwa mengetahui semakin banyak orang AS yang sakit akan membuatnya nampak bury. Itulah yang da khawatirkan,”ujar Joe Biden.

Pemerintahanan Donald Trump telah berjuang selama bertahun-tahun untuk merusak dan mencabut Undang-Undang Perawatan Terjangkau, yang dibuat saat pemerintahan Presiden Barack Obama.

Pada Mei 2020, pemerintahan Donald Trump berargumen di pengadilan banding federal bahwa seluruh undang-undang itu tidak konstitusional dan harus dibatalkan.



Sumber:Suara Pembaruan


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

WNI yang Meninggal Akibat Covid-19 Paling Banyak di Arab Saudi

Kementerian Luar Negeri RI melaporkan jumlah kasus WNI di luar negeri yang meninggal akibat virus corona (Covid-19) paling banyak berada di India.

DUNIA | 27 Juni 2020

WHO: 220 Bakal Vaksin Covid-19 Sedang Dikembangkan di Dunia

WHO menyatakan ada 220 bakal vaksin virus ccorona (C0vid-19) yang sedang dikembangkan di seluruh dunia.

DUNIA | 27 Juni 2020

Studi CDC: 20 Juta Warga AS Diyakini Terinfeksi Covid-19

Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (Centers for Disease Control/CDC) Amerika Serikat (AS) menyakini sebanyak 20 juta warga Amerika telah terinfeksi viru

DUNIA | 27 Juni 2020

KTT ASEAN Sahkan Dua Dokumen Hadapi Perubahan Akibat Covid-19

Konferensi Tingkat Tinggi ke-36 Perhimpunan Negara-Negara di Asia Tenggara (ASEAN), pada Jumat (26/6/2020), mengesahkan dua dokumen terkait Pandemi Covid-19.

DUNIA | 27 Juni 2020

Bill Gates Sebut Penyebaran Covid-19 karena Rakyat AS Susah Diatur

"Kesenjangan perilaku di AS sangat besar. Ada yang patuh dengan protokol dan banyak juga yang mengabaikan epidemi," kata Bill Gates.

DUNIA | 27 Juni 2020

Facebook Diboikot Perusahaan-perusahaan Besar

Beberapa perusahaan yang menghentikan iklan di Facebook antara lain Unilever, Verizon, Patagonia, REI, Lending Club, The North Face.

DUNIA | 27 Juni 2020

Ini Dampak Bagi Indonesia jika Terjadi Perang di Laut China Selatan

Indonesia bepotensi mengalami dampak langsung yaitu terjadinya kerusakan dan kehancuran di Natuna akibat salah sasaran.

DUNIA | 26 Juni 2020

Ini Tiga Faktor Mengapa Laut China Selatan Jadi Rebutan

Terdapat tiga faktor yang membuat Laut China Selatan menjadi rebutan.

DUNIA | 26 Juni 2020

1.100 WNI Terinfeksi Covid-19 di Luar Negeri, Kematian Tertinggi di Arab Saudi

Hingga Jumat (26/6/2020) sebanyak 1.100 orang WNI terinfeksi Covid-19 di luar negeri.

DUNIA | 26 Juni 2020

Pemimpin KTT ASEAN Sepakat Kembangkan SDM Hadapi Perubahan Dunia

Beberapa hal yang digarisbawahi dalam dokumen tersebut antara lain komitmen mengurangi dampak Covid-19.

DUNIA | 26 Juni 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS