Lebih dari 100 Orang di India Tewas Tersambar Petir
INDEX

BISNIS-27 448.146 (0.31)   |   COMPOSITE 5091.82 (20.37)   |   DBX 966.643 (7.34)   |   I-GRADE 139.941 (-0.23)   |   IDX30 428.154 (0.15)   |   IDX80 113.358 (0.41)   |   IDXBUMN20 291.199 (0.73)   |   IDXG30 119.599 (-0.42)   |   IDXHIDIV20 379.423 (-0.2)   |   IDXQ30 124.629 (0.03)   |   IDXSMC-COM 218.961 (1.24)   |   IDXSMC-LIQ 257.997 (1.39)   |   IDXV30 107.251 (0.23)   |   INFOBANK15 832.7 (-1.05)   |   Investor33 373.408 (0.72)   |   ISSI 150.953 (0.22)   |   JII 549.986 (0.88)   |   JII70 187.543 (0.51)   |   KOMPAS100 1019.5 (2.84)   |   LQ45 788.563 (1.25)   |   MBX 1407.83 (4.87)   |   MNC36 279.661 (0.67)   |   PEFINDO25 277.129 (5.34)   |   SMInfra18 242.149 (-0.57)   |   SRI-KEHATI 316.134 (0.38)   |  

Lebih dari 100 Orang di India Tewas Tersambar Petir

Sabtu, 27 Juni 2020 | 09:40 WIB
Oleh : Jeany Aipassa / JAI

New Delhi, Beritasatu.com - Lebih dari 100 orang di India bagian utara tewas akibat tersambar petir yang terjadi puluhan kali saat hujan lebat melanda wilayah Bihar dan Uttar Pradesh, dalam dua hari terakhir.

Tim manajemen bencana di negara bagian Bihar mengatakan 83 orang tewas tersambar petir, dan 20 lainnya masih dalam perawatan di rumah sakit.

Menteri Manajemen Bencana di Negara Bagian Bihar, Lakshmeshwar Rai, mengatakan indiden tersebut adalah yang paling tinggi menelan korban dalam catatan sejarah negara dalam beberapa tahun terakhir.

Setidaknya 20 orang lagi dilaporkan tewas di wilayah Uttar Pradesh, negara bagian yang bertetangga dengan Bihar.

Di Uttar Pradesh, sebagian besar warga yang tewas akibat disambar petir berada di distrik Deoria, yang dekat dengan perbatasan Nepal dan kota suci Prayagraj.

Pihak berwenang telah memperingatkan warga untuk waspada dan tetap tinggal di dalam rumah, karena para ahli meteorologi memperkirakan cuaca yang buruk.

Perdana Menteri India, Narendra Modi, mengatakan upaya bantuan sedang berlangsung dan menyatakan belasungkawa kepada keluarga para korban.

Lebih dari 2.300 orang terbunuh akibat sambaran petir di India pada 2018, dan setidaknya 2.000 orang tewas akibat tersambar petir setiap tahun sejak 2005.

Pada 2018, negara bagian Andhra Pradesh di India bagian selatan mencatat 36.749 sambaran petir hanya dalam 13 jam. Salah satu alasan yang menyebutkan tingginya angka kematian adalah banyaknya orang yang bekerja di luar ruangan di India, meskipun saat cuaca hujan.



Sumber:Suara Pembaruan


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Tiongkok Tingkatkan Pembangunan di Perbatasan Himalaya

Tiongkok terus meningkatkan pembangunan di dekat Garis Kontrol Aktual (Line of Actual Control/LAC), di wilayah Ladakh, Himalaya, yang berbatasa dengan India.

DUNIA | 27 Juni 2020

Soal Kebijakan Covid-19, Biden Sebut Trump “Seperti Anak Kecil”

Joe Biden menyebut Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, bertindak “seperti anak kecil” dalam membuat kebijakan terkait penanganan pandemi Covid-19.

DUNIA | 27 Juni 2020

WNI yang Meninggal Akibat Covid-19 Paling Banyak di Arab Saudi

Kementerian Luar Negeri RI melaporkan jumlah kasus WNI di luar negeri yang meninggal akibat virus corona (Covid-19) paling banyak berada di India.

DUNIA | 27 Juni 2020

WHO: 220 Bakal Vaksin Covid-19 Sedang Dikembangkan di Dunia

WHO menyatakan ada 220 bakal vaksin virus ccorona (C0vid-19) yang sedang dikembangkan di seluruh dunia.

DUNIA | 27 Juni 2020

Studi CDC: 20 Juta Warga AS Diyakini Terinfeksi Covid-19

Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (Centers for Disease Control/CDC) Amerika Serikat (AS) menyakini sebanyak 20 juta warga Amerika telah terinfeksi viru

DUNIA | 27 Juni 2020

KTT ASEAN Sahkan Dua Dokumen Hadapi Perubahan Akibat Covid-19

Konferensi Tingkat Tinggi ke-36 Perhimpunan Negara-Negara di Asia Tenggara (ASEAN), pada Jumat (26/6/2020), mengesahkan dua dokumen terkait Pandemi Covid-19.

DUNIA | 27 Juni 2020

Bill Gates Sebut Penyebaran Covid-19 karena Rakyat AS Susah Diatur

"Kesenjangan perilaku di AS sangat besar. Ada yang patuh dengan protokol dan banyak juga yang mengabaikan epidemi," kata Bill Gates.

DUNIA | 27 Juni 2020

Facebook Diboikot Perusahaan-perusahaan Besar

Beberapa perusahaan yang menghentikan iklan di Facebook antara lain Unilever, Verizon, Patagonia, REI, Lending Club, The North Face.

DUNIA | 27 Juni 2020

Ini Dampak Bagi Indonesia jika Terjadi Perang di Laut China Selatan

Indonesia bepotensi mengalami dampak langsung yaitu terjadinya kerusakan dan kehancuran di Natuna akibat salah sasaran.

DUNIA | 26 Juni 2020

Ini Tiga Faktor Mengapa Laut China Selatan Jadi Rebutan

Terdapat tiga faktor yang membuat Laut China Selatan menjadi rebutan.

DUNIA | 26 Juni 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS