OJK Dalami Sanksi Maksimal untuk PT Jouska
INDEX

BISNIS-27 428.182 (-2.86)   |   COMPOSITE 4879.1 (-9.06)   |   DBX 933.193 (7.61)   |   I-GRADE 128.434 (-0.58)   |   IDX30 404.523 (-3.21)   |   IDX80 106.174 (-0.61)   |   IDXBUMN20 268.239 (-2.84)   |   IDXG30 113.341 (-0.34)   |   IDXHIDIV20 361.328 (-3.85)   |   IDXQ30 118.527 (-0.83)   |   IDXSMC-COM 209.874 (0.28)   |   IDXSMC-LIQ 234.117 (0.48)   |   IDXV30 100.803 (-0.57)   |   INFOBANK15 767.134 (-9.65)   |   Investor33 355.071 (-2.81)   |   ISSI 143.565 (0.25)   |   JII 517.566 (1.34)   |   JII70 175.828 (0.4)   |   KOMPAS100 953.068 (-3.09)   |   LQ45 742.375 (-5.22)   |   MBX 1347.52 (-4.53)   |   MNC36 265.633 (-1.2)   |   PEFINDO25 258.006 (2.03)   |   SMInfra18 230.699 (-0.73)   |   SRI-KEHATI 299.246 (-2.35)   |  

OJK Dalami Sanksi Maksimal untuk PT Jouska

Selasa, 28 Juli 2020 | 11:49 WIB
Oleh : Lona Olavia / JAI

Jakarta, Beritasatu.com - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) masih mendalami kemungkinan pemberian sanksi maksimal kepada PT Jouska Finansial Indonesia. OJK juga tetap terbuka menerima laporan klien yang merasa dirugikan.

Menurut Ketua Satgas Waspada Investasi (SWI) OJK, Tongam Lumban Tobing, meskipun telah menjatuhkan sanksi penutupan usaha tanpa batas waktu kepada PT Jouska, pihaknya tetap mendalami kemungkinan sanksi maksimal atas pelanggaran yanh dilakukan perusahaan tersebut.

Salah satu permasalahan yang menjadi pertimbangan OJK untuk menjatuhkan sanksi maksimal, terkait dengan jumlah kerugian yang dialami klien PT Jouska. Untuk itu, OJK siap menerima laporan klien yang merasa dirugikan dan menindaklanjutinya.

“Sampai saat ini jumlah kerugian belum diketahui, makanya masih perlu pendalaman. Kami terbuka dan mendalami semua informasi yang ada untuk sanksinya,” kata Tongam Lumban Tobing, di Jakarta, Senin (27/7).

Saat ini, lanjutnya, sanksi yang telah dijatuhkan OJK kepada PT Jouska terkait dengan pelanggaran izin usaha. Pasalnya, perusahaan menjalankan kegiatan penasehat investasi dan manajer investasi, padahal tidak memiliki izin sesuai peraturan perundang-undangan.

Namun ke depan, jika laporan mengenai kerugian yang diderita nasabah terbukti, begitu juga jika ditemukan pelanggaran lainnya, maka tidak tertutup kemungkinan OJK akan menjatuhkan sanksi yang lebih berat.

Atas sanksi yang dijatuhkan OJK, terhitung sejak 24 Juli 2020, PT Jouska telah menghentikan seluruh kegiatan operasional bisnis konsultan keuangannya.

“Intinya, perusahaan bisa beroperasi apabila sudah ada izin yang sesuai dengan bidang usahanya. Pengurusan izin Jouska tentu mempertimbangkan berbagai aspek, termasuk pelanggaran yang telah dilakukan. Kami masih terus melakukan investigasi mengenai kegiatan Jouska ini,” ujar Togam Lumban Tobing.

Sebelumnya, CEO dan Founder PT Jouska, Aakar Abyasa Fidzuno, mengatakan akan melengkapi seluruh persyaratan administrasi sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku di Indonesia. Dia juga menerima sanksi OJK yang menghentikan sementara operasional perusahaan tanpa batas waktu.

Kooperatif
Terkait dengan beredarnya pemberitaan terkait keluhan dari eks klien PT Jouska yang disampaikan ke media, maka sebagai tindakan kooperatif dan suportif yang disertai dengan dukungan dari SWI, Aakar Abyasa Fidzuno mengaku, akan terus berkomunikasi dengan setiap klien dan akan menyelesaikan masalah denga itikad baik.

Aakar Abyasa Fidzuno mengungkapkan, sejak pemberitaan di hari pertama, yakni pada 21 Juli 2020, PT Jouska secara aktif telah menanggapi setiap keluhan yang disampaikan baik melalui media, media sosial, maupun secara langsung.

“Kami telah menindaklanjuti empat keluhan yang dilaporkan melalui Satgas Waspada Investasi OJK, dan bersedia untuk memenuhi segala prosedur dan peraturan yang berlaku. Kami juga telah mengirimkan surat undangan resmi kepada klien dan atau eks-klien yang telah menyampaikan keluhannya tersebut untuk berdiskusi yang berfokus pada solusi,” ujarnya.

Aakar Abyasa Fidzuno menjelaskan, guna meminimalisir perdebatan publik yang tidak kondusif sekaligus menindaklanjuti sanksi OJK, maka segala platform komunikasi online dan taupun offline milik Jouska akan ditutup untuk sementara, tidak terbatas pada website, sosial media, aplikasi, dan ataupun acara virtual lainnya hingga batas waktu yang belum ditentukan.

“Jouska terbuka untuk setiap keluhan terkait layanan yang ingin disampaikan oleh klien dimana informasi mengenai keluhan dapat disampaikan melalui form online https://formkeluhanjouska.paperform.co dengan batas penyampaian laporan hingga 31 Juli 2020,” kata Aakar.

Seperti diketahui, selain menghentikan PT Jouska Finansial Indonesia yang melakukan kegiatan penasehat investasi dan atau agen perantara perdagangan efek tanpa izin, SWI juga menghentikan kegiatan PT Mahesa Strategis Indonesia dan PT Amarta Investa Indonesia yang diduga melakukan kegiatan penasehat investasi, manajer investasi atau perusahaan sekuritas yang juga ilegal.

SWI OJK melakukan pemblokiran situs, web, aplikasi dan medsos ketiga perusahaan tersebut melalui Kemenkominfo. OJK juga meminta PT Jouska bertanggung jawab menyelesaikan semua permasalahan yang terjadi dengan nasabah secara terbuka dan mengundang nasabah untuk diskusi menyelesaikan masalah tersebut.




BAGIKAN


REKOMENDASI

BERITA LAINNYA

Sesi I, IHSG Terkoreksi 0,15% ke 5.108

ndeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melemah 0,15 persen ke kisaran 5.108,9 pada akhir sesi pertama perdagangan hari ini, Selasa (28/7/2020).

EKONOMI | 28 Juli 2020

Merger Bank BUMN Syariah Bisa Saingi Dubai Islamic Bank

Merger bank syariah BUMN akan membuat Indonesia memiliki entitas bank syariah sebesar Dubai Islamic Bank di Uni Emirat Arab.

EKONOMI | 28 Juli 2020

Aspirasi Pengusaha Diterima, Sektor Industri dan Pariwisata Dapat Subsidi Listrik

Aspirasi pengusaha untuk memperoleh subsidi listrik karena bisnis yang terdampak pandemi Covid-19 diterima pemerintah.

EKONOMI | 28 Juli 2020

Jokowi Optimistis Pemulihan Ekonomi Indonesia Tercepat Setelah Tiongkok di 2021

Indonesia juga diproyeksikan masuk ke kelompok dengan pemulihan ekonomi tercepat setelah Tiongkok.

EKONOMI | 28 Juli 2020

Ini Empat Sektor Potensial untuk Bisnis dan Investasi di Era Normal Baru

Ekonom menilai ada empat sektor potensial untuk bisnis dan investasi di era kehidupan normal baru yang dapat dicermati pelaku usaha dan investor.

EKONOMI | 28 Juli 2020

Antisipasi Krisis Akibat Covid-19, Ini 4 Tips Mengatur Keuangan

Pandemi Covid-19 yang berdampak pada meningkatnya risiko krisis kesehatan dan ekonomi harus disikapi masyarakat dengan bijak, termasuk dalam mengatur keuangan.

EKONOMI | 28 Juli 2020

Kurs Rupiah Menguat ke Rp 14.510

Kurs rupiah berada di level Rp 14.510 per dolar AS atau terapresiasi 25 poin (0,17 persen) dibandingkan perdagangan sebelumnya Rp 14.535.

EKONOMI | 28 Juli 2020

Pandemi Covid-19, Asosiasi Profesional Layanan Keuangan Internasional Bahas Industri Layanan Keuangan

Konferensi daring ini akan meningkatkan pengetahuan dan kemampuan para anggota MDRT untuk terus memberi nasihat dan layanan terbaik pada para nasabah.

EKONOMI | 28 Juli 2020

Stimulus AS Diprediksi Dorong IHSG Menguat

Saham-saham yang direkomendasikan Valbury hari ini adalah ASII, BMRI, BBTN, TLKM, UNTR, dan PGAS.

EKONOMI | 28 Juli 2020

IHSG Relatif Stabil di Kisaran 5.115

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melemah 0,02 persen ke kisaran 5.115,75 pada awal perdagangan hari ini, Selasa (28/7/2020).

EKONOMI | 28 Juli 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS