Semester II 2020, Pemerintah Intensifkan Program PEN untuk Dunia Usaha
INDEX

BISNIS-27 447.461 (-6.35)   |   COMPOSITE 5059.22 (-59.86)   |   DBX 933.73 (-7.01)   |   I-GRADE 135.366 (-2.1)   |   IDX30 427.201 (-7.13)   |   IDX80 111.513 (-1.85)   |   IDXBUMN20 284.629 (-6.37)   |   IDXG30 118.405 (-1.6)   |   IDXHIDIV20 382.903 (-6.43)   |   IDXQ30 125.347 (-2.16)   |   IDXSMC-COM 215.54 (-2.56)   |   IDXSMC-LIQ 243.745 (-4.83)   |   IDXV30 105.043 (-1.69)   |   INFOBANK15 803.622 (-8.33)   |   Investor33 371.182 (-4.92)   |   ISSI 148.056 (-1.95)   |   JII 539.107 (-10.07)   |   JII70 182.679 (-3.16)   |   KOMPAS100 996.599 (-14.96)   |   LQ45 780.316 (-12.34)   |   MBX 1404.61 (-17.5)   |   MNC36 278.843 (-3.77)   |   PEFINDO25 265.576 (-5.11)   |   SMInfra18 242.356 (-5.25)   |   SRI-KEHATI 313.434 (-3.93)   |  

Semester II 2020, Pemerintah Intensifkan Program PEN untuk Dunia Usaha

Kamis, 30 Juli 2020 | 12:22 WIB
Oleh : Herman / JAI

Jakarta, Beritasatu.com - Pemerintah akan mengintensifkan program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) untuk mendukung dunia usaha pada semester II 2020. Hal itu, dimaksudkan agar dunia usaha dapat kembali beroperasi dan berinvestasi untuk menggerakan perekonomian.

Menurut Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, dukungan pemerintah kepada dunia usaha melalui program PEN dimaksudkan untuk mencegah Indonesia mengalami resesi yang dalam.

Beberapa program PEN untuk mendukung dunia usaha telah disiapkan untuk direalisasikan pada semester II 2020, antara lain subsidi listrik untuk industri dan pariwisata, serta Program Penjaminan Modal Kerja (PPMK) Korporasi yang diluncurkan pada Rabu (29/7/2020).

"Di Semester II 2020, belanja pemerintah didorong sebagai salah satu penggerak perekonomian, agar kita bisa memperbaiki pertumbuhan ekonomi. Di akhir tahun, kita berharap pertumbuhan ekonomi bisa keluar dari zona negatif," kata Airlangga Hartarto, saat memberi sambutan di acara penandatanganan perjanjian kerja sama program Program Penjaminan Modal Kerja (PPMK) Korporasi, di Jakarta, Rabu (29/7).

Pernyataan senada juga disampaikan Menteri Keuangan, Sri Mulyani. Menurutnya, pemerintah tengah fokus mengakselerasi belanja-belanja pemerintah untuk penanganan Covid-19 dan PEN.

Sri Mulyani mengatakan, meskipun belanja penanganan Covid-19 dan PEN dan belanja-belanja pemerintah lainnya terus digenjot, tidak mungkin ekonomi Indonesia bisa bangkit kembali tanpa dukungan korporasi atau sektor swasta.

Untuk itu, pemerintah kembali memberikan dukungan kepada pelaku usaha, dengan memprioritaskan pada korporasi padat karya, berupa penjaminan kredit dengan plafon di atas Rp 10 miliar hingga Rp 1 triliun.

"Melalui penjaminan kredit ini, harapannya perbankan tidak lagi ragu untuk menyalurkan kreditnya, dan dunia usaha juga dapat mengajukan kredit modal kerja untuk menghidupkan bisnis yang tertekan akibat dampak pandemi Covid-19," kata Sri Mulyani.

Seperti diketahui, pemerintah telah meningkatkan anggaran penanganan Covid-19 dan PEN menjadi Rp 695,20 triliun, namun realisasinya masih minim. Selain itu, ada anggaran belanja kementerian/lembaga yang mencapai lebih dari Rp 836 trilun. Jika ditotal dengan belanja-belanja pemerintah lainnya, anggaran belanja yang harus dihabiskan di Semester II 2020 mencapai Rp 2.739 triliun.

Untuk itu, Sri Mulyani mengatakan, pemerintah akan fokus menggunakan anggaran belanja untuk memulihkan perekonomian dengan meningkatkan daya beli masyarakat dan mendorong dunia usaha, pada semester II 2020.

“Dari sisi demand, kita gunakan seluruh instrument untuk memulihkan daya beli masyarakat. Selain yang Rp 695,20 triliun, plus belanja-belanja pemerintah lainnya, jadi total kita harus membelanjakan Rp 2.739 triliun sampai dengan akhir tahun ini,” kata Sri Mulyani.



Sumber:Suara Pembaruan


BAGIKAN


REKOMENDASI

BERITA LAINNYA

Kurs Rupiah Melemah ke Rp 14.610

Kurs rupiah berada di level Rp 14.610 per dolar AS atau terdepresiasi 67,5 poin (0,46 persen) dibandingkan perdagangan sebelumnya Rp 14.542,5.

EKONOMI | 30 Juli 2020

Sesi I, IHSG Menguat 0,25%

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat 0,25 persen ke kisaran 5.123,81 pada akhir sesi pertama perdagangan hari ini, Kamis (30/7/2020).

EKONOMI | 30 Juli 2020

Garuda Indonesia Kembali Raih Predikat Maskapai Terbaik di Indonesia

Predikat maskapai terbaik di Indonesia ini merupakan capaian keempat kalinya yang diraih secara berturut-turut sejak tahun 2017.

EKONOMI | 30 Juli 2020

Marketing Sales Lippo Karawaci Naik 26%, Laba Tumbuh 34%

Bisnis properti terus menunjukkan tanda-tanda perbaikan di mana marketing sales pada semester 1, 2020 meningkat 26% YoY menjadi Rp1,05 triliun.

EKONOMI | 30 Juli 2020

Ini Golongan Pelanggan yang Mendapat Stimulus Covid-19 dari PLN

Stimulus Tarif Tenaga Listrik berupa pembebasan rekening mininum bagi pelanggan Sosial, Bisnis, dan Industri dengan daya dimulai dari 1300 VA ke atas.

EKONOMI | 30 Juli 2020

Kurs Rupiah Terdepresiasi ke Rp 14.600-an

Kurs rupiah berada di level Rp 14.613 per dolar AS atau terdepresiasi 70,5 poin (0,48 persen) dibandingkan perdagangan sebelumnya Rp 14.542,5.

EKONOMI | 30 Juli 2020

Ditopang Dana PEN, Kredit Perbankan Diyakini Bisa Tumbuh 4%-5%

Per 22 Juli 2020 sudah tersalurkan kredit Rp 43,5 triliun kepada 518.797 nasabah, atau 145% dari total dana PEN dari pemerintah di Bank BUMN.

EKONOMI | 30 Juli 2020

Rekomendasi Saham Hari Ini: Antam, Astra Agro, dan AKR

NH Korindo Sekuritas Indonesia merekomendasikan ANTM, sementara UOB Kay Hian merekomendasikan AALI dan AKRA.

EKONOMI | 30 Juli 2020

IHSG Dibuka Positif, Pasar Tunggu Kepastian PSBB Transisi

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat 0,12 persen ke kisaran 5.117,4 pada awal perdagangan hari ini, Kamis (30/7/2020).

EKONOMI | 30 Juli 2020

Sempat Bangkrut, Perusahaan Ini Bangkit Kembali Berkat Covid-19

Saham Eastman Kodak melesat pada perdagangan Rabu (29/7/2020) setelah Pemerintah AS memberikan kontrak untuk membuat bahan baku obat generik Covid-19.

EKONOMI | 30 Juli 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS