OJK Fokus Jaga Stabilitas Sektor Keuangan di Semester II 2020
INDEX

BISNIS-27 434.176 (-7.64)   |   COMPOSITE 4917.96 (-75.2)   |   DBX 928.196 (-4.7)   |   I-GRADE 130.286 (-2.42)   |   IDX30 412.166 (-7.85)   |   IDX80 107.727 (-2.08)   |   IDXBUMN20 269.265 (-5.95)   |   IDXG30 115.773 (-2.53)   |   IDXHIDIV20 368.481 (-6.65)   |   IDXQ30 120.761 (-2.3)   |   IDXSMC-COM 210.292 (-3.36)   |   IDXSMC-LIQ 235.988 (-6.09)   |   IDXV30 101.893 (-2.12)   |   INFOBANK15 773.605 (-13.29)   |   Investor33 359.92 (-6.34)   |   ISSI 144.524 (-2.29)   |   JII 524.265 (-9.92)   |   JII70 177.451 (-3.41)   |   KOMPAS100 962.885 (-17.72)   |   LQ45 754.177 (-14.18)   |   MBX 1360.94 (-22.87)   |   MNC36 269.191 (-4.78)   |   PEFINDO25 256.961 (-5.33)   |   SMInfra18 232.003 (-3.35)   |   SRI-KEHATI 302.863 (-5.05)   |  

OJK Fokus Jaga Stabilitas Sektor Keuangan di Semester II 2020

Selasa, 11 Agustus 2020 | 11:30 WIB
Oleh : Herman / JAI

Jakarta, Beritasatu.com - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) akan fokus menjaga stabilitas sektor keuangan di Semester II 2020, karena memegang peranan kunci untuk mensukseskan pemulihan ekonomi nasional yang diharapkan pemerintah bisa cepat terealisasi.

“Di tengah kondisi perekonomian yang berat akibat pandemi, fokus utama kita sejak bulan Juli adalah recovery (pemulihan, Red), dan kami menyadari stabilitas sektor keuangan memegang peranan kunci untuk ensukseskan pemulihan ekonomi yang diharapkan bisa cepat dan solid,” kata Ketua Dewan Komisioner OJK, Wimboh Santoso, dalam sambutan saat memperingati HUT ke-43 diaktifkannya kembali Pasar Modal Indonesia, di Jakarta, Senin (10/8/2020).

Menurut Wimboh Santoso, memasuki semester II 2020, pasar modal sudah menunjukan tanda-tanda mulai pulih, dimana volatilitas perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) sudah mulai mereda, sehingga Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) sudah di atas level psikologis 5.000, bahkan akhir pekan lalu ditutup di posisi 5.143,89.

“Dari sisi capital outflow (dana keluar, Red) juga menurun secara gradual. Pasar obligasi mulai menguat, di mana yield turun 36,6% (year to date/ytd). Ini beberapa indikator yang menunjukkan tanda-tanda recovery di pasar modal,” ujar Wimboh Santoso.

Dia mengakui, dampak pandemi Covid-19 membuat negara-negara termasuk Indonesia dihadapkan pada ketidakpastian perekonomian, baik di sektor keuangan maupun sektor riil.

Namun OJK senantiasa berkordinasi dengan pemangku kepentingan untuk berupaya menjaga stabilitas sektor keuangan termasuk pasar modal, karena menjadi salah satu tolok ukur tingkat kepercayaan investor terhadap kondisi perekonomian suatu negara.

Terkait dengan itu, OJK mendorong Self Segulatory Organization (SRO) dan seluruh pelaku pasar modal untuk bersama-sama meningkatkan kepercayaan publik terhadap industri pasar modal Indonesia. Pasalnya, pemberitaan negatif bisa meningkatkan persepsi negatif dan mempengaruhi tingkat kepercayaan investor.

“Untuk itu transparansi dan good corporate harus kita utamakan agar masyarakat bisa lebih memahami dan melek risiko terkait investasi di Pasar Modal,” kata Wimboh Santoso.

Dia mengungkapkan, OJK juga telah menyiapkan beberapa langkah strategis untuk menjaga stabilitas sektor keuangan termasuk pasar modal, diantaranya membuat sistem pemantauan transaksi dan pihak yang terlibat secara riil time, untuk meminimalisasi manupulasi transaksi.

Selain itu, OJK juga memperkuat monitoring dan enforcement, di mana penegakan hukum dilakukan secara tegas agar integritas pasar keuangan Indonesia bisa dipercaya oleh investor.

“Oleh karena itu, investor tidak perlu takut dan ragu untuk berinvestasi di pasar modal Indonesia. Justru sekarang waktunya. Proteksi terhadap investor akan kualitas saham yang ditransaksikan di BEI, kami jamin, antara lain melalui pengembangan papan khusus di BEI yang bisa dipantau secara berkala,” ujar Wimboh Santoso.

Dia menambahkan, untuk menjaga stabilitas sektor keuangan khususnya pasar modal, ke depan diperlukan market maker untuk menjamin likuiditas perdagangan, dan menjadi stabilisator secara otomatis di pasar.

“Kami terus membuat kebijakan yang tepat untuk mewujudkan pasar modal indonesia yang kuat dan dapat mempercepat pertumbuhan ekonomi nasional, menjaga stabilitas sistem keuagan dan memberi stimulus perekonomia pada era new normal,” kata Wimboh Santoso.

Ke depan, lanjutnya, OJK dan SRO juga sedang mempertimbangkan untuk membuka lebar kesempatan untuk investastr dan juga emiten ritel yang sifatnya Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM).

“Harapannya, UMKM dapat memanfaatkan pasar modal sebagai alternatif investasi dan pembiayaan selain dari perbankan,” kata Wimboh Santoso.



Sumber:Suara Pembaruan


BAGIKAN


REKOMENDASI

BERITA LAINNYA

4 Prestasi Ini Jadikan BEI Terbaik di Bursa ASEAN Selama Pandemi Covid-19

Bursa Efek Indonesia (BEI) mampu menunjukkan kinerja positif bahkan menjadi yang terbaik diantara bursa negara-negara ASEAN selama pandemi Covid-19.

EKONOMI | 11 Agustus 2020

Fitch Pertahankan Peringkat Kredit RI

Fitch Ratings mempertahankan peringkat utang (rating) Indonesia pada posisi BBB, dengan outlook stabil.

EKONOMI | 10 Agustus 2020

Selama Pandemi, Minat Investor Bertransaksi Saham Meningkat 82,4%

Selama pandemi Covid-19, rata-rata investor ritel yang melakukan transaksi saham harian meningkat 82,4%.

EKONOMI | 11 Agustus 2020

WOM Finance Luncurkan Program Bunga Rendah Hingga 0%

WOM Finance meluncurkan program dengan bunga rendah hingga 0 persen yang berlaku selama bulan Agustus 2020.

EKONOMI | 11 Agustus 2020

Harga Emas Antam Naik Rp 2.000 ke Rp 1.056.000 Per Gram

Harga emas PT Aneka Tambang (Antam) Tbk pada perdagangan Selasa (11/8/2020) mencapai Rp 1.056.000 per gram atau naik Rp 2.000

EKONOMI | 11 Agustus 2020

Kurs Rupiah Relatif Stabil di Kisaran Rp 14.600

Kurs rupiah berada di level Rp 14.611,5 per dolar AS atau terapresiasi 36 poin (0,25 persen) dibandingkan perdagangan sebelumnya Rp 14.647,5.

EKONOMI | 11 Agustus 2020

IHSG Dibuka Menguat 0,5% Pagi Ini

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat 0,49 persen ke kisaran 5.182 pada awal perdagangan hari ini, Selasa (11/8/2020).

EKONOMI | 11 Agustus 2020

Harga Emas Kembali Menguat

Kontrak harga emas Comex terangkat 11,7 dolar AS atau 0,58 persen menjadi ditutup pada 2.039,70 dolar AS per ounce.

EKONOMI | 11 Agustus 2020

IHSG Diprediksi Menguat, Simak Rekomendasi Valbury Hari Ini

IHSG diperkirakan menguat pada perdagangan hari ini, Selasa (11/8/2020), yang didukung oleh bursa Wall Street dan pemulihan ekonomi Tiongkok.

EKONOMI | 11 Agustus 2020

Bursa Asia Menguat Ikuti Pergerakan Wall Street

Nikkei 225 Tokyo naik 1,34 persen, Indeks Komposit Shanghai naik 0,01 persen, Hang Seng Hong Kong naik 1,17 persen, S&P/ASX 200 Australia naik 0,86 persen.

EKONOMI | 11 Agustus 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS