Tertarik Relokasi ke KIT Batang, Perusahaan Korsel Siap Investasi US$ 330 Juta
INDEX

BISNIS-27 450.793 (-2.26)   |   COMPOSITE 5144.05 (-15.82)   |   DBX 982.653 (2.46)   |   I-GRADE 141.194 (-0.62)   |   IDX30 430.883 (-2.17)   |   IDX80 114.327 (-0.59)   |   IDXBUMN20 295.098 (-2.05)   |   IDXG30 119.385 (-0.73)   |   IDXHIDIV20 382.257 (-1.97)   |   IDXQ30 125.574 (-0.78)   |   IDXSMC-COM 221.901 (-0.43)   |   IDXSMC-LIQ 259.068 (-1.66)   |   IDXV30 107.621 (-1.14)   |   INFOBANK15 842.759 (-2.22)   |   Investor33 376.322 (-1.83)   |   ISSI 151.265 (-0.8)   |   JII 550.5 (-4.84)   |   JII70 187.95 (-1.54)   |   KOMPAS100 1026.39 (-5.14)   |   LQ45 794.213 (-3.71)   |   MBX 1420.94 (-5.57)   |   MNC36 281.737 (-1.36)   |   PEFINDO25 284.937 (-1.16)   |   SMInfra18 242.709 (-2.12)   |   SRI-KEHATI 318.969 (-1.57)   |  

Tertarik Relokasi ke KIT Batang, Perusahaan Korsel Siap Investasi US$ 330 Juta

Sabtu, 15 Agustus 2020 | 10:46 WIB
Oleh : Herman / JAI

Jakarta, Beritasatu.com - Perusahaan asal Korea Selatan (Korsel) yang tertarik merelokasi bisnis ke Kawasan Industri Terpadu (KIT) Batang, Jawa Tengah, memiliki rencana investasi sebesar US$ 330 juta atau Rp 4,922 triliun.

Menurut Direktur Promosi Sektoral Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), Imam Soejoedi, rencana investasi perusahaan yang bergerak di bidang usaha industri kaca tersebut, akan dilakukan dalam dua tahap. Secara keseluruhan, potensi penyerapan tenaga kerja Indonesia diperkirakan mencapai 1.100 orang.

Imam Soejoedi mengungkapkan, minat serius yang ditunjukkan perusahaan Korsel tersebut langsung ditanggapi Tim Satuan Tugas (Satgas) Relokasi Investasi dengan cepat. Pada 13 Agustus 2020, Tim Satgas Relokasi Investasi BKPM telah mendampingi calon investor tersebut berkunjung ke KIT Batang untuk memastikan kesiapan kawasan.

Dalam kunjungan tersebut, Tim Satgas Relokasi Investasi BKPM melibatkan konsorsium pembangunan KIT Batang, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Batang dan Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT).

"Tujuannya, agar semua pihak memiliki pemahaman yang sama atas pentingnya investasi ini segera direalisasikan,” kata Imam Soejoedi, dalam keterangan tertulisnya, di Jakarta, Jumat (14/8/2020).

Imam Soejoedi memaparkan, beberapa hal yang menjadi pertimbangan perusahaan antara lain kesiapan lahan dan ketersediaan infrastruktur pendukung, termasuk suplai gas dan listrik.

Walaupun masih dalam keterbatasan mobilisasi akibat pandemi Covid-19, BKPM tetap memberikan pendampingan secara penuh kepada perusahaan.

“Pada prinsipnya, pemerintah Indonesia akan memenuhi kebutuhan perusahaan untuk dapat segera merealisasikan rencana relokasi investasinya ke Indonesia,” ujar Imam Soejoedi.

Dia menambahkan, kalau berjalan sesuai rencana, dalam waktu dekat konsorsium pengembang KIT Batang dan perusahaan akan menandatangani kesepakatan untuk pembuatan rencana pengembangan kawasan dan utilitas pendukung utama.

"Ini harus kita dukung. Perwakilan perusahaan yang datang akan segera melaporkan hasilnya kepada kantor pusatnya di Korea Selatan," kata Imam Soejoedi.

Seperti diketahui, seiring dampak pandemi Covid-19, banyak perusahaan asing yang merelokasi bisnis mereka dari Tiongkok, dan Indonesia menjadi salah satu negara yang dilirik. Terkait dengan itu, BKPM terus menjajaki peluang relokasi investasi dari perusahaan-perusahaan asing.

Pada 30 Juni 2020, Presiden RI Joko Widodo telah mengumumkan komitmen relokasi investasi 7 perusahaan asing dengan total investasi mencapai US$ 850 juta (sekitar Rp 11,9 triliun). Perusahaan-perusahaan ini memindahkan pabriknya dari Republik Rakyat Tiongkok (RRT), Jepang, Taiwan, Thailand, Malaysia dan Korea Selatan. Di tahapan selanjutnya, ada 17 perusahaan yang dijajaki oleh BKPM dengan potensi investasi senilai US$ 37 miliar (Rp 518 triliun).



Sumber:Suara Pembaruan


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

KPR BTN Merdeka Bidik Segmen Milenial

KPR BTN Merdeka merupakan program prioritas bagi kebutuhan tinggal seluruh masyarakat.

EKONOMI | 15 Agustus 2020

2022, ASDP Targetkan Seluruh Pelabuhan Penyeberangan Terapkan Ferizy

Saat ini baru empat pelabuhan penyeberangan yang menerapkan sistem pembelian tiket online

EKONOMI | 15 Agustus 2020

Pertumbuhan Ekonomi 2020 Minus 1,1% Dinilai Wajar

Ekonom menilai revisi pertumbuhan ekonomi yang dilakukan pemerintah wajar dan masuk akal mengingat kondisi pandemi Covid-19 yang masih diliputi ketidakpastian.

EKONOMI | 15 Agustus 2020

Emas Tertekan Imbal Hasil Obligasi AS

Kontrak emas paling aktif untuk pengiriman Desember jatuh US$ 20,6 atau 1,05 persen menjadi US$ 1.949,80 per ounce.

EKONOMI | 15 Agustus 2020

Sepanjang 2020, Obligasi dan Sukuk di BEI Rp 43,37 Triliun

Surat Berharga Negara (SBN) tercatat di BEI berjumlah 96 seri dengan nilai nominal Rp 3.185,51 triliun dan US$ 400 juta.

EKONOMI | 15 Agustus 2020

Pekan Ini, Kapitalisasi Bursa Bertambah Rp 121 Triliun

IHSG naik 104 poin (2,02 persen) ke 5.247,690 dari 5.143,893 pada pekan lalu.

EKONOMI | 15 Agustus 2020

Bursa AS Bervariasi, S&P 500 Membukukan Kenaikan Pekan Ini

Investor mengamati data ekonomi dan Washington sebagai petunjuk stimulus bantuan virus corona.

EKONOMI | 15 Agustus 2020

Bursa Eropa Turun Akibat Aturan Karantina Inggris

Pan-European Stoxx 600 melemah 1,7 persen.

EKONOMI | 15 Agustus 2020

Bukit Darmo Kejar Target Okupansi Lenmarc Mall 90%

Bukit Darmo Property Tbk menargetkan tingkat okupansi mal yang dikelolanya, Lenmarc Mall, di kawasan Surabaya barat hingga 90 persen

EKONOMI | 14 Agustus 2020

Mudahkan Pelanggan Pesan Barang, PPI Kembangkan Pasar PPI

PT Perusahaan Perdagangan Indonesia (PPI) melakukan uji coba sebuah platform berbasis web yang diberi nama Pasar PPI.

EKONOMI | 14 Agustus 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS