Maskapai Khawatir PSBB Berdampak ke Industri Penerbangan
INDEX

BISNIS-27 511.575 (-1.4)   |   COMPOSITE 5759.92 (23.42)   |   DBX 1054.23 (9.81)   |   I-GRADE 169.662 (-0.8)   |   IDX30 501.412 (-1.48)   |   IDX80 131.739 (0.17)   |   IDXBUMN20 371.622 (2.16)   |   IDXG30 135.832 (0.63)   |   IDXHIDIV20 450.213 (0.05)   |   IDXQ30 146.619 (-0.52)   |   IDXSMC-COM 244.641 (3.77)   |   IDXSMC-LIQ 299.216 (4.65)   |   IDXV30 126.958 (1.03)   |   INFOBANK15 989.895 (-6.43)   |   Investor33 430.473 (-1.37)   |   ISSI 168.725 (1.07)   |   JII 619.114 (0.96)   |   JII70 212.184 (1.01)   |   KOMPAS100 1175.82 (1.47)   |   LQ45 920.779 (-0.67)   |   MBX 1601.16 (5.3)   |   MNC36 321.923 (-0.8)   |   PEFINDO25 313.689 (3.18)   |   SMInfra18 292.004 (3.49)   |   SRI-KEHATI 368.014 (-1.81)   |  

Maskapai Khawatir PSBB Berdampak ke Industri Penerbangan

Jumat, 11 September 2020 | 17:19 WIB
Oleh : Lona Olavia / JAI

Jakarta, Beritasatu.com - Keputusan pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta yang kembali memberlakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) mulai 14 September 2020, dikhawatirkan berdampak pada industri penerbangan yang baru kembali bangkit.

Presiden Direktur Lion Air Group, Edward Sirait, mengatakan jika kebijakan Pemprov DKI direspon oleh daerah lain, kemungkinan akan terjadi penutupak akses masuk bagi penerbangan dari Jakarta ke wilayah lain, sehigga bisa mempengaruhi operasional maskapai penerbangan.

Terkait dengan itu, Edwad Sirait meminta Pemprov DKI dapat menjabarkan rincian dari penerapan PSBB yang disebut Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, akan dilakukan secara total terkait pandemi Covid-19.

Pria yang akrab disapa Edo itu, mengaku belum mendapat informasi terkait adanya penutupan penerbangan sebagai imbas dari pengetatan PSBB oleh Pemprov DKI Jakarta mulai pekan depan.

“Sampai saat ini belum mendapat informasi, tapi kami menganalisis dari PSBB yang dulu. Jadi yang kita lihat kebijakan-kebijakan antar daerahnya akan saling mempengaruhi enggak, itu kan faktor orang akan melakukan perjalanan atau mengurungkan niatnya. Kita tetap menanti rinciannya (aturan PSBB baru, Red)," ujar Edo, dalam webinar dengan tema Travelling di Era Adaptasi Kebiasaan Baru, di Jakarta, Kamis (10/9/2020).

Edo mengungkapkan, jika permintaan mengalami penurunan maka maskapai akan melakukan pengurangan rute yang terdampak. Pihaknya pun berharap pengetatan PSBB di Jakarta tak akan mempengaruhi penerbangan ke daerah lain.

“ Ya mudah-mudahan tidak ada dampaknya. Hanya saja mungkin pengetatan protokol-protokol kesehatan yang dijalankan,” kata Edo.

Dia mengatakan, industri penerbangan dan pariwisata menjadi salah satu sektor yang terdampak pandemi Covid-19. Untuk itu, pemulihan sektor ini harus dilakukan semua pihak. Bukan hanya maskapai penerbangan, tetapi juga pemerintah dan masyarakat yang perlu bersabar dalam memulihkan ekonomi di tengah pandemi Covid-19.

“Kami berharap semua pemangku kepentingan ikut menjaga, kita jaga termasuk dunia penerbangan nasional. Saya takut hubungan antar wilayah terganggu jika penerbangan kembali diputus akibat Pandemi Covid-19,” ujar Edo.



Sumber:Suara Pembaruan


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

AP I dan Incheon Jalin Kerja Sama Koridor Sehat

Angkasa Pura I dan IIAC sepakat menetapkan Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali sebagai proyek percontohan (pilot project) penerapan Pedoman SCI.

EKONOMI | 11 September 2020

Bantu Penanganan Covid-19, SMBC Group Donasi Rp 1,3 M ke PDUI

Sumitomo Mitsui Banking Corporation Group (SMBC Group) melalui PT Bank BTPN Tbk (BTPN) mendonasikan Rp 1,3 miliar kepada Perhimpunan Dokter Umum Indonesia.

EKONOMI | 11 September 2020

Ditopang Saham Blue Chip, IHSG Kembali ke Level 5.000

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada perdagangan hari ini, kembali menyentuh level psikologis 5.000.

EKONOMI | 11 September 2020

BI Dorong UMKM Baru Jadi Kekuatan Ekonomi Nasional

Komitmen BI dalam mendukung transformasi UMKM antara lain melalui program onboarding yang dilakukan secara terintegrasi dari hulu ke hilir.

EKONOMI | 11 September 2020

Terdepresiasi, Rupiah Ditutup di Rp 14.860

Kurs rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan sore hari ini, Jumat (11/9/2020), melemah ke kisaran Rp 14.860.

EKONOMI | 11 September 2020

Perlu Kebijakan Antisipasi Sektor Pasar Keuangan

Said juga berharap BI tetap menjaga kewaspadaan untuk menjaga stabilitas kurs dan inflasi serta tetap mendukung stabilitas di pasar SBN.

EKONOMI | 11 September 2020

Smelter Dinilai Belum Patuhi Harga Patokan Mineral

Penambang nikel menyayangkan sikap pihak smelter selaku pembeli karena harga nikel tidak sesuai arahan pemerintah.

EKONOMI | 11 September 2020

Bursa Eropa Mixed di Awal Perdagangan

Indeks Stoxx600 datar, DAX Jerman turun 0,27 persen, FTSE Inggris naik 0,17 persen, CAC Prancis naik 0,09 persen, FTSE MIB Italia turun 0,33 persen.

EKONOMI | 11 September 2020

Mayoritas Bursa Asia Ditutup Menguat

Nikkei 225 Tokyo naik 0,74 persen, Indeks Komposit Shanghai naik 0,79 persen, Hang Seng Hong Kong naik 0,78 persen, ASX 200 Australia turun 0,83 persen.

EKONOMI | 11 September 2020

Penataan KSPN Labuan Bajo Rampung Desember 2020

Penyelesaian pembangunan fisik infrastruktur KSPN Labuan Bajo ditargetkan rampung Desember 2020.

EKONOMI | 11 September 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS