Pemerintah Upayakan Vaksin Covid-19 dari 10 Sumber
INDEX

BISNIS-27 503.107 (3.64)   |   COMPOSITE 5679.25 (39.48)   |   DBX 1039.52 (6.03)   |   I-GRADE 166.189 (1.51)   |   IDX30 492.322 (4.24)   |   IDX80 129.082 (1.23)   |   IDXBUMN20 363.759 (3.05)   |   IDXG30 133.243 (1.23)   |   IDXHIDIV20 440.08 (4.72)   |   IDXQ30 143.762 (1.37)   |   IDXSMC-COM 242.127 (1.27)   |   IDXSMC-LIQ 293.644 (2.95)   |   IDXV30 123.61 (1.71)   |   INFOBANK15 979.67 (1.27)   |   Investor33 423.592 (3.04)   |   ISSI 165.745 (1.68)   |   JII 604.859 (8.29)   |   JII70 207.745 (2.62)   |   KOMPAS100 1155.02 (10)   |   LQ45 903.46 (7.58)   |   MBX 1578.72 (11.24)   |   MNC36 316.411 (2.6)   |   PEFINDO25 310.113 (2.97)   |   SMInfra18 286.549 (2.16)   |   SRI-KEHATI 362.507 (2.38)   |  

Pemerintah Upayakan Vaksin Covid-19 dari 10 Sumber

Selasa, 15 September 2020 | 15:36 WIB
Oleh : Herman / JAI

Jakarta, Beritasatu.com – Ketua Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (PC-PEN), Airlangga Hartarto menyampaikan, untuk memenuhi kebutuhan vaksin Covid-19, pemerintah akan mendapatkannya dari 10 sumber.

Yang pertama dari Sinovac bekerja sama dengan PT Biofarma. Saat ini vaksin dari Sinovac masih dalam tahap uji klinis fase 3. Bukan hanya di Indonesia, tetapi juga di Tiongkok, Brazil, Bangladesh, dan Turki.

“Akses vaksin yang diperoleh (dari Sinovac) besarnya 250-300 juta dosis. Sekarang 30 juta dosis sudah dikomitmen untuk bisa diberikan di kuartal IV-2020, sehingga nanti di kuartal I-2021 sudah bisa melakukan vaksinasi subjek kepada keberhasilan pengetesan dalam clinical trial,” kata Airlangga Hartarto, saat menyampaikan sambutannya di acara Sarasehan Virtual 100 Ekonom”, Selasa (15/9/2020).

Selanjutnya melalui kerja sama dengan G-42/Wuhan Institute Biological Products/Sinopharm, uji klinis juga sedang berlangsung di UEA, dan ditargetkan selesai pada Desember 2020. Akses vaksin dari G-42 sebanyak 60 hingga 110 juta dosis.

Sumber vaksin lainnya yaitu dari Astra Zeneca, GAVI/CEPI, CanSino Biological Inc./Beijing Institute of Biotechnology, BioNTech/Fosun Pharma/Pfizer, Moderna/NIAID (National Institute of Allergy and Infectious Diseases), Acturus Therapeutics/Duke-NUS, Genexine Korea, dan juga dari vaksin Merah Putih.

“Ada beberapa hal yang kita juga sudah kerja sama, baik dengan Astra Zeneca, kemudian dengan GAVI/CAPI. Ini adalah kegiatan multilateral, berbagai kelembagaan dan negara untuk mendapatkan vaksin sebagai public service. Melalui GAVI/CEPI ini harga vaksin diperkirakan akan lebih rendah atau sekitar US$ 3 sampai US$ 5. Sedangkan yang Sinovac dan G-42 antara US$ 10 sampai US$ 20,” ujar Airlangga Hartarto.

Sementara itu untuk pengembangan vaksin Merah Putih, dalam proses perumusan percepatan, diharapkan uji klinis fase 3 dapat diselesaikan di akhir 2021.

“Berbagai vaksin ini jenis imunisasinya berbeda. Ada yang satu kali (disuntikan), ada yang dua kali. Untuk vaksin Sinovac kelihatannya dua kali, sehingga tentu berbeda metode dan harganya,” kata Airlangga.

Sebelumnya, Airlangga Hartarto menyampaikan, pemerintah sudah menyiapkan dana untuk tahun ini sebesar Rp 3,8 triliun untuk down payment (DP) pengadaan vaksin, sedangkan di tahun depan secara multi years dianggarkan Rp 37 triliun.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

8 Pencapaian Ini Antar BEI Raih The Best Islamic Capital Market

Ada delapan pencapaian yang mengantar BEI meraih The Best Islamic Capital Market pada ajang penghargaan internasional Global Islamic Finance Awards (GIFA) 2020.

EKONOMI | 15 September 2020

Bursa Eropa Mixed Jelang Rapat the Fed

Indeks Stoxx600 naik 0,01 persen, DAX Jerman turun 0,41 persen, FTSE Inggris naik 0,08 persen, CAC Prancis turun 0,3 persen, FTSE MIB Italia turun 0,36 persen.

EKONOMI | 15 September 2020

Penjualan Ritel Tiongkok Naik, Bursa Asia Bergerak Variatif

Nikkei 225 Tokyo turun 0,44 persen, Indeks Komposit Shanghai naik 0,51 persen, Hang Seng Hong Kong naik 0,41 persen, ASX 200 Australia turun 0,08 persen.

EKONOMI | 15 September 2020

Kempupera Anggarkan Dana FLPP 2021 Senilai Rp 16,62 Triliun

Dana FLPP sebesar Rp 16,62 triliun tersebut, diperuntukkan untuk 157.500 unit rumah.

EKONOMI | 15 September 2020

Investor Asing Lepas Saham, IHSG Ditutup Terkoreksi 1,2%

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melemah 1,18 persen ke kisaran 5.100,87 pada penutupan perdagangan hari ini, Selasa (15/9/2020).

EKONOMI | 15 September 2020

Hadapi Tekanan Pandemi, Pelaku Usaha Lakukan Adaptasi Bisnis

Untuk bertahan dari tekanan akibat pandemi Covid-19, pelaku usaha telah melakukan serangkaian adaptasi, seperti pengurangan jam kerja dan diversifikasi usaha.

EKONOMI | 15 September 2020

Ini Respons Pengusaha Pakaian Bayi soal Prediksi Lonjakan Angka Kelahiran

CEO FIYELI Yohanes mengajak masyarakat untuk mengikuti program KB dan mematuhi protokol kesehatan untuk mengantisipasi lonjakan angka kelahiran.

EKONOMI | 15 September 2020

Pegadaian Perpanjang Program Gadai Tanpa Bunga

Program gadai tanpa bunga sudah dimanfaatkan oleh lebih dari 2 juta nasabah dengan total pinjaman Rp 1,39 triliun.

EKONOMI | 15 September 2020

Berinvestasi dan Berasuransi Cara Wujudkan Kebebasan Finansial

"Orang kaya belum tentu makmur, seharusnya yang kita kejar itu kebebasan finansial bukan kekayaan," ujar Budi Frensidy.

EKONOMI | 15 September 2020

BEI Kembali Raih The Best Islamic Capital Market di GIFA 2020

Bursaa Efek Indonesia kembali meraih The Best Islamic Capital Market pada ajang penghargaan internasional Global Islamic Finance Award (GIFA) 2020.

EKONOMI | 15 September 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS