Pembahasan RUU Cipta Kerja Sudah Rampung 90%
INDEX

BISNIS-27 503.107 (8.47)   |   COMPOSITE 5679.25 (80.67)   |   DBX 1039.52 (14.71)   |   I-GRADE 166.189 (3.47)   |   IDX30 492.322 (9.09)   |   IDX80 129.082 (2.66)   |   IDXBUMN20 363.759 (7.86)   |   IDXG30 133.243 (2.59)   |   IDXHIDIV20 440.08 (10.13)   |   IDXQ30 143.762 (2.86)   |   IDXSMC-COM 242.127 (2.51)   |   IDXSMC-LIQ 293.644 (5.57)   |   IDXV30 123.61 (3.35)   |   INFOBANK15 979.67 (10.23)   |   Investor33 423.592 (6.88)   |   ISSI 165.745 (2.98)   |   JII 604.859 (14.26)   |   JII70 207.745 (4.44)   |   KOMPAS100 1155.02 (20.8)   |   LQ45 903.46 (17.32)   |   MBX 1578.72 (22.44)   |   MNC36 316.411 (5.51)   |   PEFINDO25 310.113 (3.58)   |   SMInfra18 286.549 (5.46)   |   SRI-KEHATI 362.507 (5.51)   |  

Pembahasan RUU Cipta Kerja Sudah Rampung 90%

Selasa, 15 September 2020 | 16:26 WIB
Oleh : Herman / JAI

Jakarta, Beritasatu.com - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian (Menko Perekonomian), Airlangga Hartarto, mengatakan pembahasan Omnibus Law Rancangan Undang-Undang ( RUU) Cipta Kerja hingga saat ini sudah mencapai 90%.

RUU Cipta Kerja disebutnya sebagai kebijakan yang sangat strategis, ditujukan untuk memulihkan dan memperbaiki perekonomian nasional, terutama pada masa pandemi dan pasca Covid-19. Selain itu, juga untuk melengkapi Perppu Nomor 1/2020 yang telah disahkan dengan UU 2/2020.

"Saya ingin menyampaikan terkait RUU Cipta Kerja. RUU Cipta Kerja ini kita sudah melakukan pembahasan, sampai sekarang ini update-nya sudah 90% dibahas," kata Airlangga Hartarto saat memberi sambutan dalam acara Sarasehan Virtual 100 Ekonom, Selasa (15/9/2020).

Dia menjelaskan, hampir seluruh klaster strategis di dalam RUU Cipta Kerja tersebut telah dibahas, seperti sovereign wealth fund, klaster ketenagakerjaan, kepastian hukum, usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) serta Koperasi.

"Ini hampir seluruhnya sudah mendapatkan persetujuan konsensus dengan partai politik. Tinggal sekarang sedang melakukan finalisasi daripada legal drafting atau sering kita bahas bahwa harmonisasi pasal-pasal krusial dan juga melakukan sinkronisasi dan perumusan," kata Airlangga Hartarto.

Sejumlah pihak mendorong agar RUU Cipta Kerja dapat segera disahkan, termasuk Badan Koordinadi Penanaman Modal (BKPM). Pasalnya, ada beberapa poin terkait investasi yang diatur dalam RUU tersebut, seperti izin usaha yang tidak lagi berada di bawah kewenangan pemerintah daerah dan Daftar Negatif Investasi (DNI).



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Ditunggu-tunggu Investor, BKPM Berharap Omnibus Law Segera Selesai

BKPM saat ini telah diberikan kewenangan untuk menerbitkan insentif fiskal seperti Tax Allowance dan Tax Holiday.

EKONOMI | 15 September 2020

Kempupera Alokasikan Rp 18 T untuk Program Padat Karya 2021

Anggaran Program Padat Karya Tunai (PKT) meningkat dari Rp 11,3 triliun pada 2020 menjadi Rp 18 triliun pada 2021.

EKONOMI | 15 September 2020

Pegadaian Perpanjang Program Gadai Tanpa Bunga

PT Pegadaian memperpanjang program Gadai Peduli untuk masyarakat yakni dengan gadai tanpa bunga (bunga 0%) untuk pinjaman sampai Rp 1 juta sampai akhir tahun

EKONOMI | 15 September 2020

Kurs Rupiah Terapresiasi ke Rp 14.835

Kurs rupiah berada di level Rp 14.835 per dolar AS atau terapresiasi 25 poin (0,17 persen) dibandingkan perdagangan sebelumnya Rp 14.860.

EKONOMI | 15 September 2020

Pemerintah Upayakan Vaksin Covid-19 dari 10 Sumber

Ketua Komite PC-PEN, Airlangga Hartarto menyampaikan, untuk memenuhi kebutuhan vaksin Covid-19, pemerintah akan mendapatkannya dari 10 sumber.

EKONOMI | 15 September 2020

8 Pencapaian Ini Antar BEI Raih The Best Islamic Capital Market

Ada delapan pencapaian yang mengantar BEI meraih The Best Islamic Capital Market pada ajang penghargaan internasional Global Islamic Finance Awards (GIFA) 2020.

EKONOMI | 15 September 2020

Bursa Eropa Mixed Jelang Rapat the Fed

Indeks Stoxx600 naik 0,01 persen, DAX Jerman turun 0,41 persen, FTSE Inggris naik 0,08 persen, CAC Prancis turun 0,3 persen, FTSE MIB Italia turun 0,36 persen.

EKONOMI | 15 September 2020

Penjualan Ritel Tiongkok Naik, Bursa Asia Bergerak Variatif

Nikkei 225 Tokyo turun 0,44 persen, Indeks Komposit Shanghai naik 0,51 persen, Hang Seng Hong Kong naik 0,41 persen, ASX 200 Australia turun 0,08 persen.

EKONOMI | 15 September 2020

Kempupera Anggarkan Dana FLPP 2021 Senilai Rp 16,62 Triliun

Dana FLPP sebesar Rp 16,62 triliun tersebut, diperuntukkan untuk 157.500 unit rumah.

EKONOMI | 15 September 2020

Investor Asing Lepas Saham, IHSG Ditutup Terkoreksi 1,2%

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melemah 1,18 persen ke kisaran 5.100,87 pada penutupan perdagangan hari ini, Selasa (15/9/2020).

EKONOMI | 15 September 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS