Akhir September 2020, Penyaluran Anggaran PEN Ditargetkan Capai Rp 100 Triliun
INDEX

BISNIS-27 446.563 (0.9)   |   COMPOSITE 5038.4 (20.82)   |   DBX 922.546 (11.18)   |   I-GRADE 135.148 (0.22)   |   IDX30 424.72 (2.48)   |   IDX80 110.692 (0.82)   |   IDXBUMN20 282.764 (1.87)   |   IDXG30 117.102 (1.3)   |   IDXHIDIV20 380.385 (2.52)   |   IDXQ30 124.37 (0.98)   |   IDXSMC-COM 213.267 (2.27)   |   IDXSMC-LIQ 240.075 (3.67)   |   IDXV30 104.022 (1.02)   |   INFOBANK15 809.007 (-5.39)   |   Investor33 370.782 (0.4)   |   ISSI 146.581 (1.48)   |   JII 534.734 (4.37)   |   JII70 181.171 (1.51)   |   KOMPAS100 994.168 (2.43)   |   LQ45 775.543 (4.77)   |   MBX 1400.42 (4.19)   |   MNC36 279.01 (-0.17)   |   PEFINDO25 262.474 (3.1)   |   SMInfra18 238.826 (3.53)   |   SRI-KEHATI 314.013 (-0.58)   |  

Akhir September 2020, Penyaluran Anggaran PEN Ditargetkan Capai Rp 100 Triliun

Rabu, 16 September 2020 | 16:35 WIB
Oleh : Herman / JAI

Jakarta, Beritasatu.com – Untuk memberikan dorongan atau daya ungkit bagi perekonomian guna mengatasi dampak pandemi COvid-19, pemerintah menargetkan penyaluran dana Program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) pada akhir September 2020 mencapai Rp 100 triliun, khususnya untuk bidang ekonomi.

Ketua Satuan Tugas (Satgas) Pemulihan dan Transformasi Ekonomi Nasional, Budi Gunadi Sadikin, mengatakan sejak Komite Penanganan Covid-19 dan PEN dibentuk pada akhir Juli 2020, realisasi penyerapan anggaran PEN telah mencapai Rp 87,5 triliun per 14 September 2020.

Namun untuk menjaga dan mendukung pertumbuhan ekonomi Indonesia di triwulan III 2020, pemerintah akan menyalurkan anggaran PEN hingga mencapai Rp Rp 100 triliun, dari yang sudah terealisasi sebesar Rp 87,5 triliun.

"Berdasarkan masukan dari beberapa ahli ekonomi, kami akan mencoba untuk terus meningkatkan angka penyaluran ini sampai akhir September 2020 menjadi Rp 100 triliun,” kata Budi Gunadi, dalam konferensi pers secara virtual, Rabu (16/9/2020).

Dia menjelaskan, selama 7 minggu bertugas, Komite Penanganan Covid-19 dan PEN sudah bisa menyalurkan total Rp 100 triliun, yakni Rp 87,5 triliun untuk bidang ekonomi dan sisanya sebesar Rp 12,5 triliun untuk bidang kesehatan.

Saat ditanya apa alasan pemerintah meningkatkan penyaluran dana PEN hingga Rp 100 triliun pada akhir September 2020, Budi Gunadi Sadikin mengatakan, hal itu didasarkan pada masukan ekonom mengenai dampak multiplier.

“Saya bukan ahli ekonomi, tetapi saya diberitahu teman-teman ekonomi, kalau misalnya pemerintah menyalurkan uang Rp 100 triliun, kira-kira dampak ke GDP-nya dikalikan angka fiskal multiplier yang besarnya sekarang 2,1 lipat, jadi dampaknya akan sekitar Rp 200 triliun,"ujar Budi Gunadi Sadikin.

Itu sebabnya lanjut dia, Satgas Pemulihan dan Transformasi Ekonomi Nasional bekerja keras agar penyaluran dana program PEN di triwulan III-2020 bisa mencapai Rp 100 triliun, sehingga mudah-mudahan bisa memberi dampak ke GDP sekitar Rp 200 triliun. Hitung-hitungan kasarnya seperti itu.

"Tetapi memang banyak variabel lain yang kita tidak tahu, apakah turunnya lebih dalam, atau kemudian ada sektor-sektor lain yang juga tidak produktif,” kata Budi Gunadi Sadikin.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI

BERITA LAINNYA

Dipastikan Aman, Kemasan Galon AMDK Sudah Penuhi Syarat Edar

Produk Air dalam Kemasan (AMDK) aman untuk dikonsumsi selama produk akhir telah melalui proses pengujian parameter SNI.

EKONOMI | 16 September 2020

Anggaran Stimulus Ekonomi Telah Tersalurkan Rp 87,5 Triliun

Program prioritas Satgas Ekonomi adalah program perlindungan sosial, program UMKM, program sektoral k/l dan pemda, serta program pembiayaan korporasi.

EKONOMI | 16 September 2020

Transaksi Digital Meningkat, Perbankan Bisa Manfaatkan Private Cloud

Opsi private cloud untuk memenuhi kebutuhan server perbankan bisa menjadi solusi guna mengantisipasi transaksi digital banking.

EKONOMI | 16 September 2020

Sepanjang 2020, Astra Menguasai 51% Penjualan Mobil Nasional

Sepanjang Januari hingga Agustus 2020, Astra tercatat menguasai lebih dari separuh atau 51% market share dengan total penjualan sebanyak 166.418 unit.

EKONOMI | 16 September 2020

Perlahan Recovery, Penjualan Mobil pada Agustus Naik 47%

Penjualan mobil dalam tiga bulan terakhir menunjukkan tren meningkat, setelah sempat terpukul akibat pandemi Covid-19.

EKONOMI | 16 September 2020

Kurs Rupiah Stabil di Kisaran Rp 14.800-an

Kurs rupiah berada di level Rp 14.825 per dolar AS atau terapresiasi 10 poin (0,07 persen) dibandingkan perdagangan sebelumnya Rp 14.835.

EKONOMI | 16 September 2020

Dipengaruhi Spekulasi Hasil RDG BI, IHSG Terkoreksi ke level 5.058,482

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) terkoreksi 42,383 poin atau 0,83% ke level 5.058,482 pada penutupan perdagangan Rabu (16/9/202

EKONOMI | 16 September 2020

Bursa Eropa Menguat Tipis di Awal Perdagangan

Indeks Stoxx600 naik 0,27 persen, DAX Jerman naik 0,14 persen, FTSE Inggris turun 0,07 persen, CAC Prancis naik 0,17 persen, FTSE MIB Italia naik 0,22 persen.

EKONOMI | 16 September 2020

IHSG Ditutup Melemah 0,8%

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melemah 0,83 persen ke kisaran 5.058,48 pada penutupan perdagangan hari ini, Rabu (16/9/2020).

EKONOMI | 16 September 2020

Pembangunan Istora Papua Capai 98 Persen

PTPP segera tuntaskan pembangunan Istora Papua dalam rangka menyambut perhelatan Pekan Olah Raga Nasional (PON) XX 2020.

EKONOMI | 16 September 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS