Realokasi Anggaran PC-PEN Diyakini Akan Terserap 100%
INDEX

BISNIS-27 448.146 (0.31)   |   COMPOSITE 5091.82 (20.37)   |   DBX 966.643 (7.34)   |   I-GRADE 139.941 (-0.23)   |   IDX30 428.154 (0.15)   |   IDX80 113.358 (0.41)   |   IDXBUMN20 291.199 (0.73)   |   IDXG30 119.599 (-0.42)   |   IDXHIDIV20 379.423 (-0.2)   |   IDXQ30 124.629 (0.03)   |   IDXSMC-COM 218.961 (1.24)   |   IDXSMC-LIQ 257.997 (1.39)   |   IDXV30 107.251 (0.23)   |   INFOBANK15 832.7 (-1.05)   |   Investor33 373.408 (0.72)   |   ISSI 150.953 (0.22)   |   JII 549.986 (0.88)   |   JII70 187.543 (0.51)   |   KOMPAS100 1019.5 (2.84)   |   LQ45 788.563 (1.25)   |   MBX 1407.83 (4.87)   |   MNC36 279.661 (0.67)   |   PEFINDO25 277.129 (5.34)   |   SMInfra18 242.149 (-0.57)   |   SRI-KEHATI 316.134 (0.38)   |  

Realokasi Anggaran PC-PEN Diyakini Akan Terserap 100%

Rabu, 23 September 2020 | 15:53 WIB
Oleh : Herman / JAI

Jakarta, Beritasatu.com – Pemerintah meyakini upaya realokasi akan membuat anggaran Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (PC-PEN) sebesar Rp 695,23 triliun terserap 100%. Hingga 16 September 2020, realisasi anggaran PC-PEN tercatat mencapai Rp 254,4 triliun atau 36,6%.

Menurut Staf Khusus Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Reza Y. Siregar, keyakinan tersebut didasarkan oleh tren penyerapan anggaran yang terus meningkat belakangan ini, dan juga tindakan cepat untuk mengalokasikan anggaran pada program yang ada maupun yang baru.

“Serapan dana PC-PEN terus bergulir dengan cepat, sekarang ini sudah hampir 40%. Kita berkeyakinan ini akan mencapai 100%. Karena memang kalau kelihatannya ada program yang lambat, dananya akan langsung kita pindahkan atau kita alokasikan ke program lain,” kata Reza Y. Siregar dalam diskusi publik secara virtual yang digelar Komite PC-PEN, Rabu (23/9/2020).

Untuk potensi penyerapan sampai akhir 2020 dari masing-masing bidang, pemerintah memprediksi untuk bidang kesehatan dari anggaran Rp 87,5 triliun realisasinya bisa mencapai Rp 84,02 triliun (96%). Sedangkan untuk bidang Perlindungan Sosial ada kenaikan dari anggaran Rp 203,9 triliun diperkirakan realisasinya Rp 242,01 triliun (119%).

Kemudian untuk Sektoral K/L & Pemda dari anggaran Rp 106,11 triliun diperkirakan realisasinya Rp 71,54 triliun (67%), dukungan untuk UMKM dari Rp 123,46 triliun diperkirakan realisasinya akan meningkat jadi Rp 128,05 triliun (104%), lalu untuk Pembiayaan Korporasi dari Rp 53,57 triliun diperkirakan sebesar Rp 49,05 triliun (92%). Sehingga bila ditotal akan tetap mencapai Rp 695,23 triliun atau100%.

Reza menyampaikan, untuk program Perlindungan Sosial yang mengalami peningkatan realisasi, tidak terlepas dari beberapa program baru dengan memanfaatkan anggaran program lain yang berpotensi tidak terserap, antara lain program subsidi gaji bagi pekerja peserta BPJS Ketenagakerjaan, subsidi gaji guru honorer, subsidi kuota internet, hingga perpanjangan diskon listrik. Sedangkan tambahan program untuk dukungan bagi UMKM adalah Banpres Produktif Usaha Mikro.

Ditambahkan Reza, upaya pengadaan vaksin Covid-19 saat ini juga terus berjalan. Salah satunya pengembangan vaksin dalam negeri yang dilakukan oleh konsorsium Vaksin Covid-19 Nasional. Pada saat ini sedang dilakukan perencanaan percepatan penyediaan vaksin yang diharapkan dapat dicapai pada tahun 2021.

Pengembangan vaksin juga dilakukan melalui kerja sama dengan luar negeri. Untuk memenuhi kebutuhan vaksin, Menko Perekonomian Airlangga Hartarto di kesempatan sebelumnya mengatakan bahwa pemerintah akan mendapatkannya dari beberapa sumber, yaitu Sinovac, G-42/Wuhan Institute Biological Products/Sinopharm, Astra Zeneca, GAVI/CEPI, CanSino Biological Inc./Beijing Institute of Biotechnology, BioNTech/Fosun Pharma/Pfizer, Moderna/NIAID (National Institute of Allergy and Infectious Diseases), Acturus Therapeutics/Duke-NUS, dan Genexine Korea.

Untuk tahun ini, pemerintah menyiapkan dana sebesar Rp 3,8 triliun sebagai down payment (DP) pengadaan vaksin, sedangkan di tahun depan secara multi years dianggarkan Rp 37 triliun.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Barata Indonesia Pastikan Bangun PLB di Gresik

Barata Indonesia merupakan BUMN pertama di Gresik yang mengantongi izin pendirian kawasan PLB.

EKONOMI | 23 September 2020

Asing Lepas Saham Plat Merah, IHSG Melemah 0,33%

Aksi lepas saham-saham plat merah yang dilakukan investor asing membuat Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia ditutup melemah 0,33%.

EKONOMI | 23 September 2020

Pemerintah Perluas Penyaluran KUR Bagi UMKM Mitra Platform Digital

Pemerintah memperluas penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) bagi pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) mitra platform digital.

EKONOMI | 23 September 2020

Iwan Setiawan Lukminto Jadi Ketua Umum Asosiasi Emiten Indonesia

Iwan Setiawan Lukminto saat ini menjabat direktur utama PT Sri Rejeki Isman Tbk.

EKONOMI | 23 September 2020

Buku Ginandjar Kartasasmita “Reinventing Indonesia, Menata Ulang Bangsa" Diluncurkan

Buku Ginandjar bermanfaat sebagai pelajaran pengalaman untuk menghadapi penanganan krisis akibat pandemi Covid-19.

EKONOMI | 23 September 2020

Kurs Rupiah Terdepresiasi ke Kisaran Rp 14.800

Kurs rupiah berada di level Rp 14.790 per dolar AS atau terdepresiasi 40 poin (0,27 persen) dibandingkan perdagangan sebelumnya Rp 14.750.

EKONOMI | 23 September 2020

Jokowi Minta Master Plan Food Estate Segera Diselesaikan

Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta jangan sampai tanaman di Food Estate ternyata tidak sesuai kebutuhan.

EKONOMI | 23 September 2020

Menteri ATR Diminta Tuntaskan Masalah Pembebasan Lahan Food Estate

Pembangunan Food Estate untuk daerah irigasi di Kalimantan Tengah seluas 148.000 hektare, daerah nonirigasi seluas 622.000 hektare.

EKONOMI | 23 September 2020

Jokowi Minta Pembangunan Food Estate Diprioritaskan di 3 Kabupaten

Food Estae akan dibangun di Kabupaten Kapuas dan Pulang Pisau di Kalimantan Tengah dan Kabupaten Humbang Hasundutan di Sumatera Utara.

EKONOMI | 23 September 2020

Sesi I, IHSG Berbalik Melemah 0,66%

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berbalik melemah 0,66 persen ke kisaran 4.901,65 pada akhir sesi pertama perdagangan hari ini, Rabu (23/9/2020).

EKONOMI | 23 September 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS