Pemerintah Jamin PLTU Kini Ramah Lingkungan
INDEX

BISNIS-27 503.107 (8.47)   |   COMPOSITE 5679.25 (80.67)   |   DBX 1039.52 (14.71)   |   I-GRADE 166.189 (3.47)   |   IDX30 492.322 (9.09)   |   IDX80 129.082 (2.66)   |   IDXBUMN20 363.759 (7.86)   |   IDXG30 133.243 (2.59)   |   IDXHIDIV20 440.08 (10.13)   |   IDXQ30 143.762 (2.86)   |   IDXSMC-COM 242.127 (2.51)   |   IDXSMC-LIQ 293.644 (5.57)   |   IDXV30 123.61 (3.35)   |   INFOBANK15 979.67 (10.23)   |   Investor33 423.592 (6.88)   |   ISSI 165.745 (2.98)   |   JII 604.859 (14.26)   |   JII70 207.745 (4.44)   |   KOMPAS100 1155.02 (20.8)   |   LQ45 903.46 (17.32)   |   MBX 1578.72 (22.44)   |   MNC36 316.411 (5.51)   |   PEFINDO25 310.113 (3.58)   |   SMInfra18 286.549 (5.46)   |   SRI-KEHATI 362.507 (5.51)   |  

Pemerintah Jamin PLTU Kini Ramah Lingkungan

Minggu, 27 September 2020 | 16:02 WIB
Oleh : Lona Olavia / JAI

Jakarta, Beritasatu.com - Pemerintah menjamin pengadaan dan operasional Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) di Indonesia ramah lingkungan.

Direktur Pembinaan Program Ketenagalistrikan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Jisman Hutajulu, mengatakan masyarakat tidak perlu khawatir dengan pembanguna PLTU di daerahnya karena harus memenuhi perizinan yang mewajibkan udaha ramah lingkungan. Selain itu, PLTU juga mengadopsi teknologi yang lebih ramah lingkungan.

Peraturan pemerintah menegaskan terjaminnya usaha pembangkit yang ramah lingkungan. Salah satunya adalah Peraturan Menteri Kehutanan dan Lingkungan Hidup No 15 tahun 2019.

Terkait dengan itu, Jisman mengatakan, tudingan pencemaran lingkungan pada pengusahaan pembangunan PLTU adalah hal yang tak tepat. Pasalnya, pemerintah memberikan izin pengelolaan PLTU harus yang ramah lingkungan. Apalagi, Rencana Umum Ketenagalistrikan Nasional (RUKN) dengan jelas menyebutkan bahwa ke depan, PLTU harus ramah lingkungan dan efisien.

Salah satunya dengan menerapkan teknologi rendah karbon dan tingkat efisiensi tinggi atau High Efficiency and Low Emmission (HELE) sehingga tercapai biaya pokok penyediaan atau BPP yang murah.

“Dengan teknologi HELE ini maka dipastikan akan memenuhi ambang batas yang telah ditetapkan oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan,” ujar Jisman, di Jakarta, Sabtu (26/9/2020).

Dia juga menjelaskan, keberadaan PLTU berbahan bakar batubara adalah yang terefisian dan mampu menekan biaya pokok penyediaan listrik. Ujungnya adalah ketersediaan harga jual listrik PLN kepada pelanggan yang lebih murah.

Terhadap tudingan kapasitas listrik yang berlebih di Pulau Jawa, juga disebutnya adalah tak berdasar. Catatan Direktorat Jenderal Ketenagalistrikan menunjukkan pembangkit listrik regional Jawa bagian barat justru memikul beban listrik terbanyak.

Jisman menggambarkan, kondisi sistem tenaga listrik Jawa-Bali per 9 September 2020 memiliki Beban Puncak mencapai 26.253 MW dengan daya mampu pasok sebesar 31.767 MW dan reserve margin 21%.

Pembangunan PLTU kini juga merupakan bagian dari Program 35.000 MW yang bertujuan meningkatkan kapasitas listrik secara nasional, yang juga mendorong pembangkit listrik berbasis energi baru terbarukan atau EBT. [O-2]

Ketua Asosiasi Produsen Listrik Swasta Indonesia (APLSI) Arthur Simatupang mengungkapkan, banyak PLTU di Indonesia yang menggunakan teknologi canggih sama seperti di negara-negara maju.

Sebagian besar PLTU sudah menggunakan teknologi ultra supercritical boiler (USC). Teknologi USC menghasilkan pembakaran batu bara yang sempurna dengan emisi jauh lebih rendah sehingga lebih ramah lingkungan.

"Ultra supercritical boiler ini jauh lebih efisien penggunaan batubaranya untuk menghasilkan output yang sama. Penggunaan konsumsi batubaranya jauh lebih sedikit. Sehingga itu jauh lebih efisien dan ramah lingkungan," ujar Arthur.

Dia memaparkan, perancangan PLTU dan pembangkit lainnya sudah melalui proses uji dan kaji oleh berbagai pihak. Perancangannya terlebih dahulu diuji Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), menyoal aspek lingkungannya.

“Dari awal itu udah memenuhi syarat amdal. Jadi amdal yang menyetujui juga KLHK. Jadi pada waktu pembangkit melakukan pembangunan, semua dokumen harus sudah disetujui dari awal. Dari sisi emisinya, pengelolaan limbahnya, dan lain-lain," kata Arthur.



Sumber:Suara Pembaruan


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Perusahaan Korea Relokasi Investasi dari Tiongkok ke Indonesia

Satu perusahaan Korea Selatan memutuskan untuk relokasi pabrik dari Tiongkok ke Indonesia. Perusahaan tersebut adalah PT Sejin Fashion Indonesia.

EKONOMI | 27 September 2020

M Cash dan Telkomsel Kolaborasi Luncurkan DigiSaham

DigiSaham yang dapat diakses secara luas lewat WhatsApp ini diharapkan menjadi alat edukasi untuk memperkenalkan kelompok milenial dan Gen Z ke pasar modal.

EKONOMI | 27 September 2020

Kemtan Targetkan Ekspor Pertanian Tiga Kali Lipat

Januari sampai Agustus 2020, ekspor sektor pertanian Indonesia meningkat 8,82 persen, yakni mencapai Rp 258 triliun.

EKONOMI | 27 September 2020

Mandiri Syariah Dukung Pembiayaan KPR Dua Proyek Diamondland

Kerja sama dengan Mandiri Syariah merupakan bentuk komitmen layanan Diamondland Development kepada konsumen.

EKONOMI | 27 September 2020

Dorong Ekonomi, Pemerintah Genjot Pengembangan KEK Galang Batang

KEK Galang Batang diproyeksikan menjadi kawasan dengan kegiatan utama industri pengolahan bauksit dan turunannya, dengan investasi Rp 36,25 triliun.

EKONOMI | 27 September 2020

Citi Nine Gandeng BP AKR Bangun SPBU di Kawasan Hunian di Gresik

Kemitraan Citi Nine dengan BP AKR bukan hanya di Gresik, tapi di beberapa lokasi hunian yang dikembangkan di Jatim.

EKONOMI | 27 September 2020

Mendes PDTT Resmikan Desa Wisata di Bojonegoro

Mendes PDTT Abdul Halim Iskandar meresmikan Wisata Edukasi Pejambon yang terletak di Desa Pejambon, Kecamatan Kecamatan Sumberrejo, Kabupaten Bojonegor.

EKONOMI | 26 September 2020

Kemperin Wujudkan Subsitusi Impor 35% Tahun 2022

Kemperin fokus mewujudkan program substitusi impor sebesar 35% pada tahun 2022.

EKONOMI | 26 September 2020

Jasa Marga Optimistis Menang Tender Transaksi Tol Non-Tunai Nir-Sentuh

PT Jasa Marga (Persero) Tbk Subakti Syukur optimistis akan memenangi pelelangan (tender) Pengusahaan Sistem Transaksi Tol Non-tunai Nir-sentuh.

EKONOMI | 26 September 2020

Komisaris Baru PLN Dapat Dukungan Penuh

PLN memutuskan untuk mengangkat dan menetapkan Muhammad Yusuf Ateh dan Mohammad Rudy Salahuddin sebagai Komisaris PLN.

EKONOMI | 26 September 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS